
Bola.net - Francesco Totti adalah legenda AS Roma, Italia, dan Serie A. Teknik 'cucchiaio', yang secara harfiah berarti 'sendok', merupakan salah satu hal yang sangat melekat pada dirinya.
Totti hanya pernah memperkuat satu klub sepanjang karier profesionalnya, yakni AS Roma periode 1992-2017. Bersama Italia periode 1998-2006, dia juga menjadi salah satu tulang punggung Gli Azzurri saat jadi juara dunia di Jerman 2006.
Bersama Roma, mantan kapten legendaris Giallorossi ini mencetak total 307 gol dalam 786 penampilan. Di level tim nasional, dia mencetak sembilan gol dalam 58 penampilan untuk Italia.
Ketika masih aktif bermain, Totti dikenal sebagai pespak bola dengan teknik dan skill menawan. Dia juga sangat identik dengan gol-gol indah.
Salah satu trademark seorang Totti adalah gol-gol indah yang dia cetak dengan teknik 'cucchiaio', atau 'pallonetto', alias tendangan 'chip' untuk mengelabui kiper lawan. Totti dan 'cucchiaio' ibarat dua hal yang tidak terpisahkan.
Berikut beberapa gol yang pernah dicetaknya dengan teknik tersebut.
Empoli vs AS Roma, 2003
#OnThisDay: nel 2003, lo splendido cucchiaio di @Totti ad Empoli... 👑🥄#ASRoma pic.twitter.com/zTcyvkV5PV
— AS Roma (@OfficialASRoma) December 20, 2018
AS Roma vs Parma, 1998
🗓️ 29 marzo 1998
— AS Roma (@OfficialASRoma) March 29, 2019
🥄 di sinistro contro il Parma... 🥰
👑 @Totti #ASRoma pic.twitter.com/sGoQHHshYg
Italia vs Belanda, Adu Penalti Semifinal Euro 2000
Francesco. Totti. 🥄#AccaddeOggi: @Totti fa il cucchiaio, l'Italia supera l'Olanda a #EURO2000 🇮🇹#UEFAEURO | @Vivo_Azzurro pic.twitter.com/1u3eYJZ7RE
— La UEFA (@UEFAcom_it) June 29, 2021
Inter Milan vs AS Roma, 2005
🔙 #OnThisDay 14 years ago...@Totti with the chip! 🥄 #ASRomapic.twitter.com/pjVDLL0lQl
— AS Roma English (@ASRomaEN) October 26, 2019
San Siro Jadi Saksi

Gol di atas tercipta ketika Roma menang 3-2 di kandang Inter Milan pada 25 Oktober 2005. Gol itu adalah salah satu gol terindah dalam kariernya.
Merebut bola di lapangan tengah, Totti lalu melewati satu dan dua pemain Inter Milan. Barisan pertahanan Nerazzurri hanya mencoba menutup ruang gerak dan ruang tembaknya. Itu menjadi awal dari bencana buat mereka.
Totti mendapatkan ruang yang sempurna dan waktu yang cukup untuk melepas tikaman mematikan dengan cara yang elegan. Dia juga tahu di mana kiper Julio Cesar berada.
Dilepaskanlah 'chip' indah itu, sementara para pemain Inter Milan hanya bisa melihat bola meluncur indah ke gawang mereka meski kiper sudah berusaha mati-matian untuk mencegah. San Siro pun menjadi saksi kelahiran gol indahnya.
5 Cucchiaio Terbaik Karya Francesco Totti dengan Seragam Roma
On the anniversary of his unforgettable penalty chip against the Netherlands in 2000, here's 5⃣ of @Totti's best chips for #ASRoma... 🥄👑🙌 pic.twitter.com/91zuSHUGVk
— AS Roma English (@ASRomaEN) June 29, 2018
Totti sudah lama pensiun, tapi gol-gol indah yang pernah lahir dari kaki sang maestro akan kekal selamanya.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Brasil dan Kemenangan-kemenangan Paling Telak di Final Piala Dunia
- Debut Lionel Messi di Piala Dunia: 1 Gol, 1 Assist, Kemenangan 6-0 untuk Argentina
- Paul Pogba, Lionel Messi, dan Para Rekrutan Bebas Transfer Termahal di Dunia
- Dybala, Origi, Ziyech, dan Leao! Betapa Ngerinya Prediksi Starting XI AC Milan Musim Ini
- Piala Dunia dan Tragedi sang Juara Bertahan
- Guillermo Ochoa, Mimpi Buruk Brasil Selain Semifinal Horor vs Jerman di Piala Dunia 2014
- Juninho Pernambucano: Pjanic Adalah Muridnya, Pirlo Juga 'Berguru' Kepadanya
- Debut Dahsyat Miroslav Klose di Piala Dunia: Hat-trick dan Kemenangan Telak
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Francesco Totti dan 'Cucchiaio', Dua Hal yang Tidak Terpisahkan
Liga Italia 16 Juli 2022, 10:07
-
Usai Jual Kalidou Koulibaly, Napoli Percaya Diri Dapatkan Paulo Dybala
Liga Italia 14 Juli 2022, 18:10
-
Cabut dari MU, Juan Mata Bakal Reuni dengan Jose Mourinho?
Liga Italia 14 Juli 2022, 18:09
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter Milan vs Bologna: Lautaro Martinez
Liga Italia 5 Januari 2026, 05:25
-
Man of the Match Man City vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 5 Januari 2026, 04:24
-
Man of the Match Fulham vs Liverpool: Harry Wilson
Liga Inggris 5 Januari 2026, 03:54
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Betis: Gonzalo Garcia
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 00:24
-
Man of the Match Leeds United vs Manchester United: Matheus Cunha
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:44
-
Hasil Leeds vs Man Utd: Saling Serang di Elland Road Berakhir Imbang 1-1
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Arema FC: Kalah Lagi, Tren Negatif Singo Edan Berlanjut
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 21:05
-
Declan Rice Bela Viktor Gyokeres: Arsenal Tak Akan di Puncak Tanpa Dia
Liga Inggris 4 Januari 2026, 20:26
-
Tempat Menonton Man City vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 4 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR