
Bola.net - AS Roma mewujudkan comeback impresif untuk mengalahkan SPAL 3-1 pada pekan ke-16 Serie A 2019/20 di Stadio Olimpico, Senin (16/12/2019) dini hari WIB.
Roma kebobolan terlebih dahulu lewat gol penalti Andrea Petagna di ujung babak pertama. Tertinggal 0-1 di babak pertama, Roma membalas dengan tiga gol di babak kedua lewat Lorenzo Pellegrini, Diego Perotti, dan Henrihk Mkhitaryan.
Kemenangan ini penting bagi Roma untuk menjaga persaingan di empat besar. Saat ini pasukan Paulo Fonseca itu menduduki peringkat ke-4 dengan 32 poin dari 16 pertandingan.
Pertandingan baru dimulai, kedua tim langsung menggebrak. Roma menjajal lewat Digeo Perotti di menit ke-2, SPAL membalas lewat Alberto Paloschi di menit ke-3. Tampaknya laga bakal berjalan seru.
Main di kandang, Roma mencoba mendominasi. Edin Dzeko tampaknya diplos sebagai titik utama serangan Roma, dengan Zaniolo dan Perotti sebagai pendukung.
SPAL tidak tinggal diam. Mereka terus berusaha membongkar pertahanan Roma lewat kedua sisi sayap. Serangan SPAL lebih sporadis.
Biar begitu, tidak banyak peluang tercipta hingga 30 menit pertandingan berjalan. Pertandingan cenderung terkunci di lini tengah, para penyerang jarang mendapatkan suplai bola.
Roma masih lebi hdominan, terus mencoba membongkar pertahanan lawan. Umpan-umpan silang kurang presisi, akhirnya gelandang-gelandang Roma mencoba melepas tembakan dari luar kotak penalti.
Asyik menyerang, Roma justru kebobolan terlebih dahulu. Menit ke-41, Thiago Cionek dijatuhkan di kotak penalti, Kolarov dianggap melanggar.
Protes pemain Roma tidak diindahkan wasit, hadiah penalti tetap diberikan. Andrea Petagna maju sebagai eksekutor dan menuntaskan tugasnya dengan baik, sepakannya kencang dan mendatar ke sisi kiri. Gol! Roma 1-0 SPAL di menit ke-44.
Gol penalti ini sekaligu mengakhiri babak pertama. Turun minum, Roma 1-0 SPAL.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Roma tampak ingin bermain lebih agresif. SPAL dipaksa bertahan lebih dalam, Roma jelas mencoba mendominasi. Serangan sayap masih jadi senjata Roma.
Terbukti, usaha Roma akhirnya terbayar lunas. Menit ke-53, Pellegrini mendapatkan bola sodoran Kolarov di luar kotak penalti. Dengan dingin, Pellegrini melepas tembakan melengkung dari luar kotak penalti, mengarah tepat ke sudut kiri bawah gawang lawan. Gol! Roma 1-1 SPAL, pertandingan dimulai.
Skor seimbang membuat Roma kian semangat. Serangan-serangan mereka lebih gesit, lebih agresif. Dzeko masih jadi poros serangan, Zaniolo paling merepotkan dengan kegesitannya.
Terus berjuang, usaha Roma akhirnya berbuah manis. Dzeko dijatuhkan di kotak penalti, Vicari dihukum kartu kuning. Kali ini, Perotti maju sebagai algojo.
Tanpa ampun, sepakan Perotti keras mengecoh Berisha, tepat ke sudut kanan bawah. Gol! Roma 2-1 SPAL, comeback manis I Giallorossi di menit ke-66.
Roma unggul, tapi belum benar-benar menuntaskan pertandingan. SPAL masih mengancam lewat serangan balik, meski tidak sehebat di babak pertama.
Pertandingan akhirnya dikunci Roma di menit ke-83. Mkhitaryan yang baru masuk di menit ke-79 bisa langsung menambah keunggulan timnya. Bermula dari gebrakan cepat, Florenzi lolos dari jebakan offside dan melepas umpan silang dari sayap kanan.
Mkhitaryan berada tepat di depan gawang dan hanya perlu menyambut bola. Sentuhannya buruk, tapi sudah cukup mendorong bola ke gawang kosong. Gol! Roma 3-1 SPAL.
Gol Mkhitaryan sekaligus jadi peluang terakhir di sisa pertandingan. SPAL mencoba melawan, tapi Roma sudah berada di atas angin. Wasit meniup peluit panjang, skor 3-1 untuk kemenangan AS Roma.
AS Roma: Pau López; A. Kolarov, F. Fazio, M. Çetin, A. Florenzi; J. Veretout, A. Diawara; D. Perotti (79' Henrikh Mkhitaryan), L. Pellegrini, N. Zaniolo; E. D?eko (89' Nikola Kalinic).
SPAL: E. Berisha; Felipe (73'Georgi Tunjov), F. Vicari, N. Tomović; Igor, M. Valoti (86' Marko Jankovic), S. Missiroli, A. Murgia, T. Cionek; A. Paloschi (85' Sergio Floccari), A. Petagna.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match AS Roma vs SPAL: Lorenzo Pellegrini
Liga Italia 16 Desember 2019, 02:13
-
Hasil Pertandingan AS Roma vs SPAL: Skor 3-1
Liga Italia 16 Desember 2019, 01:57
-
Smalling Tidak Disarankan Kembali ke Manchester United, Kenapa?
Liga Italia 14 Desember 2019, 09:14
-
AS Roma Konfirmasi Ingin Permanenkan Chris Smalling
Liga Italia 13 Desember 2019, 21:00
-
Data dan Fakta Serie A: AS Roma vs SPAL
Liga Italia 13 Desember 2019, 19:10
LATEST UPDATE
-
PSIM vs PSM Makassar: Menanti Ledakan Savio Sheva di Stadion Sultan Agung
Bola Indonesia 10 April 2026, 11:35
-
Layakkah Harry Maguire Masih Termasuk Jajaran Bek Terbaik Dunia?
Liga Inggris 10 April 2026, 11:34
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:33
-
Prediksi West Ham vs Wolves 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:26
-
Prediksi Milan vs Udinese 11 April 2026
Liga Italia 10 April 2026, 11:22
-
Cerita Weston McKennie: Memuji Spalletti, Mengagumi Cristiano Ronaldo
Liga Italia 10 April 2026, 11:07
-
Prediksi Arsenal vs Bournemouth 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 10:56
-
Kabar Gembira MU! Arsenal Siap Lepas Wonderkidnya ke Old Trafford
Liga Inggris 10 April 2026, 10:45
-
Juventus Siap Tikung Atletico Madrid Demi Amankan Jasa Ederson?
Liga Italia 10 April 2026, 10:44
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25

























KOMENTAR