
Bola.net - AC Milan akan menjamu Cagliari di San Siro pada laga penutup Serie A akhir pekan ini, Senin (25/5/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini jadi salah satu yang paling menentukan dalam perebutan tiket Liga Champions, dengan Rossoneri wajib menang untuk menjaga posisi empat besar.
Persaingan di papan atas masih sangat ketat. Empat tim terlibat dalam perebutan dua tiket tersisa, membuat setiap gol di pekan terakhir bisa berdampak besar pada klasemen akhir.
Milan dan AS Roma saat ini berada sedikit di depan, unggul dua poin dari Juventus dan Como. Situasi ini membuat hasil imbang saja belum tentu aman bagi Rossoneri, karena aturan head-to-head bisa langsung berperan sebelum selisih gol dihitung.
Meski begitu, Milan masih punya keuntungan dari rekor pertemuan melawan pesaing langsung mereka musim ini. Bahkan kekalahan pun belum tentu langsung menggagalkan peluang mereka, tergantung hasil di laga lain.
Dominasi Sejarah Rossoneri

Secara historis, Milan sangat dominan saat menghadapi Cagliari di San Siro. Mereka menang 18 kali dari 21 pertemuan kandang terakhir, dengan tiga laga lainnya berakhir imbang.
Cagliari sendiri punya catatan yang jauh lebih buruk di markas Milan. Kemenangan tandang terakhir mereka di San Siro terjadi pada Juni 1997, sudah hampir tiga dekade lalu.
Performa tandang musim ini juga tidak membantu tim tamu. Skuad Fabio Pisacane hanya meraih dua poin dari enam laga tandang sejak Januari, dan bahkan gagal mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir di luar kandang.
Cagliari memang sudah memastikan diri bertahan di Serie A setelah menang 2-1 atas Torino pekan lalu. Namun performa itu belum cukup untuk menutupi inkonsistensi mereka saat bermain jauh dari Sardinia.
Misi Finis Runner-up

Selain tiket Liga Champions, Milan masih punya target lain di laga ini: posisi runner-up Serie A. Peluang itu terbuka jika mereka menang dan Napoli terpeleset di pertandingan lain.
Meski musim sempat naik turun, Milan tetap difavoritkan dalam laga ini. Faktor kebutuhan poin dan kualitas skuad membuat mereka berada di posisi yang lebih diunggulkan.
Rossoneri diperkirakan akan tampil agresif sejak awal. Prediksi realistis mengarah pada kemenangan tipis 2-1 untuk tim tuan rumah, cukup untuk mengamankan tiket Liga Champions.
Duet Christopher Nkunku dan Santiago Gimenez kemungkinan kembali jadi tumpuan di lini depan. Kondisi ini muncul karena performa Rafael Leao dan Christian Pulisic yang belum sepenuhnya stabil.
Di sisi lain, Cagliari masih memiliki ancaman lewat Sebastiano Esposito. Striker muda itu menjadi salah satu pemain yang harus benar-benar diwaspadai lini belakang Milan.
Amunisi Kembali dan Perkiraan Susunan Pemain
Kabar baik datang untuk Milan jelang laga penentuan ini. Rafael Leao, Alexis Saelemaekers, dan Pervis Estupinan sudah bisa kembali dimainkan setelah sebelumnya absen karena akumulasi kartu.
Luka Modric juga dilaporkan sudah pulih dari cedera wajah dan siap tampil. Kehadirannya membuat Massimiliano Allegri kini punya hampir seluruh skuad dalam kondisi siap tempur di laga terakhir musim ini.
Cagliari sendiri mendapat tambahan tenaga dengan kembalinya Ze Pedro dari skorsing. Namun mereka masih kehilangan beberapa pemain penting seperti Mattia Felici, Riyad Idrissi, serta Leonardo Pavoletti karena cedera.
Di sisi lain, kondisi Luca Mazzitelli masih diragukan untuk tampil. Situasi ini membuat pilihan pemain Pisacane cukup terbatas menjelang laga besar di San Siro.
- AC Milan (3-5-2): Maignan; Tomori, Gabbia, Pavlovic; Saelemaekers, Fofana, Modric, Rabiot, Bartesaghi; Nkunku, Leao.
- Cagliari (3-5-2): Caprile; Ze Pedro, Mina, Dossena; Palestra, Adopo, Gaetano, Folorunsho, Obert; Esposito, Mendy.
Prediksi Skor: 2-0
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Hellas Verona vs AS Roma 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 16:58
-
Prediksi Cremonese vs Como 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 16:50
-
Prediksi AC Milan vs Cagliari 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:23
-
Prediksi Torino vs Juventus 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:21
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR