AC Milan harus melupakan mimpi untuk meraih tiga poin saat bertandang ke markas Sassuolo, Stadio Citta del Tricolore, Minggu (17/5) malam. Rossoneri dipaksa menyerah dengan skor 2-3 pada laga yang diwarnai dua kartu merah itu.
Sassuolo yang bertindak sebagai tuan rumah langsung menggebrak begitu pertandingan dimulai. Beberapa upaya dari Domenico Berardi dan Simone Zaza mampu merepotkan pertahanan AC Milan.
Hingga pada menit ke-13, Berardi mampu membawa tuan rumah unggul. Diawali lewat sebuah penetrasi dari sisi kiri pertahanan Rossoneri, Berardi melepaskan tendangan spekulatif dari luar kotak penalti yang mengarah tepat kepada kiper AC Milan, Diego Lopez. Namun nama terakhir justru gagal menangkap bola dengan sempurna dan membuat bola meluncur ke gawang.
Gol tersebut sempat diprotes para pemain Milan karena menilai bola belum melewati garis gawang. Namun wasit tetap memutuskan bahwa itu adalah gol untuk Sassuolo.
Usai gol tersebut, tuan rumah semakin gencar memberikan tekanan ke pertahanan Milan. Hingga akhirnya pada menit ke-30 gawang Lopez kembali bobol. Lagi-lagi Berardi menjadi momok. Kali ini tendangan first time Berardi hasil umpan dari Tissiroli gagal dibendung oleh mantan kiper Real Madrid itu.
Tertinggal dua gol tak menyurutkan mental pemain Rossoneri. Hanya berselang dua menit dari gol kedua Berardi, Giacomo Bonaventura mampu memperkecil kedudukan setelah tendangan akuratnya dari dalam kotak penalti gagal dibendung kiper Sassuolo, Andrea Consigli. Gol itu menjadi gol terakhir di babak pertama.
Usai tertinggal di babak pertama, AC Milan langsung memberikan kejutan di awal babak kedua. Enam menit usai babak kedua dimulai, Milan mampu menyamakan kedudukan lewat tandukan Alex usai memanfaatkan umpan tendangan sudut Suso.
Mampu menyamakan kedudukan, Milan semakin bernafsu untuk menggempur pertahanan tuan rumah. Sementara Sassuolo lebih sering melakukan serangan balik lewat kecepatan Berardi dan Nicola Sansone dari kedua sayap.
Namun petaka datang pada menit ke-57. AC Milan yang tengah menemukan ritme permainan harus bermain dengan 10 pemain setelah Bonaventura mendapatkan kartu kuning kedua karena dinilai melakukan handball.
Unggul jumlah pemain, Sassuolo pun kembali menguasai permainan. Pada menit ke-71, tuan rumah memiliki kesempatan untuk kembali unggul. Mendapatkan umpan dari Simone Zaza, Berardi lolos dari kawalan bek Milan dan tinggal berhadapan dengan Diego Lopez. Sayang, penyelesaian akhir Berardi sukses digagalkan Lopez dengan gemilang.
Namun enam menit berselang, Berardi tak menyia-nyiakan peluang. Diawali serangan dari sisi kanan pertahanan Milan, Floro Flores mengirim umpan ke dalam kotak penalti yang diterima Zaza. Gagal mengontrol bola dengan baik, bola justru jatuh ke kaki Berardi yang dengan sempurna menaklukkan Diego Lopez untuk ketiga kalinya.
Di sisa pertandingan, AC Milan mencoba untuk menyamakan kedudukan. Keisuke Honda ditarik keluar dan digantikan Stephan El Shaarawy. Masuknya El Shaarawy tak mampu mengubah jalannya pertandingan. Sebaliknya, Sassuolo justru sempat mencetak gol melalui Simone Zaza yang sayangnya dianulir karena dinilai telah offside.
Di masa injury time, derita AC Milan semakin bertambah. Kali ini giliran Suso yang mendapatkan kartu merah langsung usai melakukan pelanggaran keras kepada salah seorang pemain Sassuolo. Skor 3-2 untuk kemenangan tuan rumah Sassuolo pun tak berubah. Dengan menyisakan dua laga tersisa, poin Milan tidak mungkin lagi bisa mengejar Sampdoria yang saat ini berada di posisi keenam klasemen sementara Serie A.
Susunan Pemain :
Sassuolo : Andrea Consigli; Paolo Cannavaro, Francesco Acerbi, Federico Peluso, Leonardo Fontanesi; Simone Tissiroli, Davide Biondini, Saphir Taider; Nicola Sansone (Antonio Floro Flores 70'), Simone Zaza, Domenico Berardi.
AC Milan : Diego Lopez; Alex, Gabriel Paletta, Daniele Bonera, Ignazio Abate (Suso 46'); Nigel de Jong, Andrea Poli, Marco van Ginkel; Giacomo Bonaventura, Mattia Destro (Giampaolo Pazzini 68'), Keisuke Honda (Stephan El Shaarawy 78'). (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Swansea City vs Manchester City : Skor 2-4
Liga Inggris 17 Mei 2015, 21:24
-
Hasil Sassuolo vs AC Milan: Skor 3-2
Liga Italia 17 Mei 2015, 19:27
-
Hasil Liverpool vs Crystal Palace: Skor 1-3
Liga Inggris 17 Mei 2015, 01:24
-
Hasil Inter Milan vs Juventus: Skor 1-2
Liga Italia 17 Mei 2015, 00:58
-
Hasil Dnipro vs Napoli: Skor 1-0 (Agregat 2-1)
Liga Eropa UEFA 15 Mei 2015, 04:12
LATEST UPDATE
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
-
Arsenal Tidak Malu-Malu: Tampil Full Menyerang Demi Amankan Puncak Klasemen
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:47
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR