
Laga derby antara Inter Milan versus AC Milan di giornata 31 Serie A di San Siro, Senin (20/04) berakhir imbang dengan skor 0-0.
Kedua tim saling jual beli serangan. Namun Inter bermain dengan lebih dominan. Mereka juga menciptakan lebih banyak peluang. Mereka juga bisa mencetak dua gol namun dianulir wasit. Laga ini pun berakhir tanpa ada satu gol pun yang tercipta.
Berstatus sebagai tuan rumah, Inter langsung tampil menggebrak. Mereka pun langsung mendominasi jalannya laga. Milan sendiri berusaha meredam permainan Nerrazurri dengan lebih banyak memainkan bola di lini belakang.
Peluang pertama akhirnya didapat oleh Inter di menit ke-11. Hernanes mencoba menjajal kemampuan Lopez dari jarak sekitar 35 yard. Namun, bola masih bisa ditepis dengan gemilang oleh kiper asal Spanyol tersebut.
Seiring berjalannya laga, pasukan Filippo Inzaghi itu mulai bisa sedikit keluar dari tekanan dan menyerang balik Inter. Kebanyakan serangan mereka dimulai dari sisi kanan yang ditempati oleh Suso. Ia pun sempat merepotkan Handanovic di menit ke-18 dan 20 dengan sepakannya yang keras.
Di menit ke-29, Milan sempat mencetak gol melalui sepakan Alex. Namun, gol bek asal Brasil itu tak disahkan wasit lantaran ia dinilai sudah terjebak offside terlebih dahulu.
Inter kemudian berusaha lebih keras untuk mendobrak pertahanan Milan. Laga pun berlangsung cukup panas. Sayangnya, mereka tak kunjung mendapatkan gol yang mereka cari-cari.
Hingga babak pertama berakhir, kedua tim bermain imbang 0-0.
Kedua tim kembali tancap gas di babak kedua. Keduanya jual beli serangan, namun bola juga terlalu mudah lepas dari penguasaan kedua tim tersebut. Namun, Inter akhirnya mampu mencetak gol lebih dulu di laga ini pada menit ke-50.
Palacio berhasil menuntaskan umpan dari Icardi. Namun gol itu dianulir karena pemain asal Argentina itu sudah berada dalam posisi offside terlebih dahulu.
Inter terus menekan dan membuat Milan cukup kewalahan. Sempat pula muncul kontroversi di laga ini setelah Antonelli melakukan handsball di menit ke-63 setelah berusaha menutup ruang tembak Hernanes. Namun, wasit tak melihat pelanggaran itu.
Nerrazurri kembali mencetak gol pada menit ke-72. Kali ini melalui bunuh diri Philippe Mexes. Roberto Mancini bahkan sudah nampak tersenyum lebar. Namun, senyumnya dan senyum para Interisti langsung hilang dalam sekejap setelah wasit kembali menganulir gol tersebut. Pasalnya, Rodrigo Palacio dinilai melakukan pelanggaran terlebih dahulu.
Inter kembali memperoleh peluang di menit ke-78 dan 79. Namun kedua peluang itu sama-sama mampu digagalkan oleh Diego Lopez. Eks kiper Real Madrid itu benar-benar dipaksa bekerja keras di laga ini.
Inter mendapatkan peluang terakhirnya pada menit ke-90. Mauro Icardi mampu melepas sepakan keras setelah mendapat umpan dari Shaqiri. Namun, sepakannya tak menemui sasaran.
Tak lama kemudian, laga pun berakhir. Laga Derby della Madonnina edisi ke-162 ini pun tuntas tanpa ada satu gol pun yang tercipta.
Dengan hasil imbang tersebut, keduanya tak beranjak dari posisi masing-masing. Inter tetap berada di peringkat 10 klasemen dengan poin 42. Sementara itu Milan berada di posisi sembilan dengan poin 43.
Susunan Pemain:
Milan (4-3-3): Lopez; Abate, Alex (Paletta 70'), Mexes, Antonelli; Poli (Cerci 81'), De Jong, Van Ginkel; Suso (Destro 73'), Menez, Bonaventura.
Inter (4-3-1-2): Handanovic; D’Ambrosio, Ranocchia, Vidic, Juan Jesus; Gnoukouri (Obi 67'), Medel, Kovacic (Shaqiri 77'); Hernanes; Palacio, Icardi.
Statistik Pertandingan Inter Milan - AC Milan:
Penguasaan bola: 55% - 45%
Shots (on goal): 17 (3) - 7 (3)
Corner: 9 - 3
Pelanggaran: 16 - 10
Offside: 3 - 4
Kartu kuning: 4 - 2
Kartu merah: 0 - 0. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil pertandingan Serie A: Inter Milan 0 vs 0 AC Milan
Liga Italia 20 April 2015, 03:45
-
Babak Pertama, Inter dan Milan Imbang Tanpa Gol
Liga Italia 20 April 2015, 02:38
-
Hasil Pertandingan: Aston Villa 2 vs 1 Liverpool
Liga Inggris 19 April 2015, 22:55
-
Hasil Pertandingan: Roma 1 vs 1 Atalanta
Liga Italia 19 April 2015, 21:51
-
Hasil Pertandingan: City 2 vs 0 West Ham
Liga Inggris 19 April 2015, 21:25
LATEST UPDATE
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
-
Arsenal vs Liverpool: Ibarat Misi Mustahil untuk The Reds
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:28
-
Satu Sentuhan Darren Fletcher, Kesalahan Fatal Amorim di MU Langsung Terbongkar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:16
-
Prediksi Susunan Pemain Milan vs Genoa: Allegri Turunkan Kekuatan Terbaik?
Liga Italia 8 Januari 2026, 17:12
-
Raphinha Lempar Peringatan ke Real Madrid dan Atletico: Barcelona Siap!
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:59
-
Arsenal vs Liverpool: Saka Kembali Starter, Ini Prediksi Line-up The Gunners
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:57
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:40
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:37
-
Pemain yang Bikin Chelsea Kelabakan, Harry Wilson Punya Sentuhan Magis!
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:27
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR