
Bola.net - Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, ungkapkan alasan di balik hasil imbang ketika menjamu Cremonese. Pelatih berusia 57 tahun menyebutkan bahwa Milan kehilangan fokus dan tertinggal dalam perebutan posisi empat besar.
Skuad asuhan Pioli menjalani laga tandang di San Siro kontra Cremonese pada laga lanjutan pekan ke-33 Serie A 2022/2023 hari Kamis (04/05/2023) dini hari WIB. Turun dengan lapis kedua menghadapi tim calon degradasi, Il Diavolo malah gagal raih kemenangan setelah ditahan imbang 1-1.
Pioli berniat merotasi skuad guna menjalani partai besar menghadapi Lazio di Serie A Sabtu nanti dan semifinal Liga Champions melawan Inter Milan Rabu mendatang. Namun lagi-lagi, kualitas tim kedua mereka tak secemerlang tim pertamanya.
Divock Origi dan Charles De Katelaere gagal memberikan dampak, sementara Brahim Diaz menyia-nyiakan beberapa peluang. Malahan, Cremonese membuka keunggulan terlebih dahulu lewat aksi brilian David Okereke pada menit 77 yang menjatuhkan Malick Thiaw dan Pierre Kalulu sebelum melesatkan tendangan ke gawang Mike Maignan.
Menjelang laga usai, Milan mendapatkan tendangan bebas dan berhasil dieksekusi oleh Junior Messias pada menit 90+3 serta menyelamatkan Rossoneri dari jurang kekalahan.
Akan tetapi, raihan satu poin bukanlah yang dicari Pioli. Sang pelatih tak dapat menutupi kekecewaannya seusai laga. Ia menyampaikan beberapa pernyataan terkait hal tersebut. Ingin tahu komentar lengkap Pioli? Simak penjelasannya di bawah, ya, Bolaneters.
Kesulitan Meraih Posisi Empat Besar
Kepada DAZN, Pioli mengungkapkan kekesalannya setelah gagal mengamankan tiga poin berharga guna merebut posisi empat besar klasemen Serie A musim ini. Ia sadar bahwa perlu tampil maksimal di sisa lima laga terakhir guna dapat bermain di kompetisi Liga Champions musim depan.
"Jelas kami kecewa, itu sudah jelas, karena kami ingin menang dan tahu jika kami tidak mengubah gaya permainan, kami akan kesulitan untuk masuk ke empat besar," buka Pioli.
"Sekarang kami perlu mengambil tiga hari ke depan dan mengisi ulang semua baterai, karena kami bisa melakukan jauh lebih baik dari ini, terutama di babak kedua," ucap Pioli tegas.
Hilang Fokus Jadi Masalah Utama

Pelatih berdarah Italia tersebut juga mengungkapkan faktor kekalahan timnya. Milan merasa telah memberi ancaman di babak pertama, namun para penggawa Rossoneri gagal memaksimalkan peluang tersebut. Puncaknya ketika Origi dan kolega kehilangan fokus atas pertandingan yang malah berbuah gol bagi Cremonese.
"Pada babak pertama, kami mempraktikkan semua yang telah kami persiapkan dan mampu menciptakan ancaman, contohnya gol Alexis Saelemaekers yang telah diputuskan offside."
"Kami mengendalikan permainan, memiliki posisi yang tepat, menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol, namun jika Anda tidak mampu memecah kebuntuan dalam laga seperti ini, maka laga akan semakin sulit."
"Masalah besar bagi saya adalah kami kehilangan fokus, semua orang mulai mencoba untuk menyelesaikan pertandingan sebagai individu dan kami kehilangan rencana," tambah Pioli.
Makin Sulit Tembus Empat Besar

Dengan hasil seri melawan Cremonese, Milan gagal mengamankan posisi empat besar klasemen dan harus berpuas bertengger di peringkat enam dengan torehan 58 poin. Pioli tentu menyayangkan hal tersebut karena pertandingan ini sepatutnya dipegang penuh oleh I Rossoneri.
"Apa yang tidak dapat kami lakukan saat ini adalah memenangkan pertandingan yang seharusnya kami menangkan. Kami tidak hanya tidak beruntung, kami pasti kekurangan sesuatu dalam hal determinasi atau kualitas, dan ini berarti kami membuang banyak poin,” tutupnya kecewa.
Sumber: Football Italia, Sofascore, Serie A
Penulis: Vieri Firdausy Akhlaq (peserta Magang Merdeka 2023)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Sedang Terhuyung-huyung!
Liga Italia 4 Mei 2023, 13:35
-
David Okereke, Tamu yang Membobol gawang Inter Milan dan AC Milan
Liga Italia 4 Mei 2023, 12:58
-
Hilang Fokus, Harapan AC Milan Masuk Empat Besar Pupus
Liga Italia 4 Mei 2023, 12:45
-
Gol Junior Messias Selamatkan AC Milan dari Kekalahan
Open Play 4 Mei 2023, 11:38
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR