
Bola.net - Malam penuh emosi menyelimuti pertandingan Inter Milan saat menghadapi AS Roma di San Siro. Laga Serie A yang dimenangi Inter 5-2 ini menjadi momen penting bagi dua pemain Timnas Italia, Alessandro Bastoni dan Nicolo Barella, yang baru saja melalui pengalaman pahit.
Ini merupakan pertandingan pertama mereka sejak Italia tersingkir dari play-off Piala Dunia. Kekalahan dramatis lewat adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina meninggalkan luka mendalam bagi para pemain.
Situasi tersebut terasa semakin berat bagi Bastoni yang menjadi salah satu pusat perhatian setelah laga tersebut. Kartu merah yang ia terima di Zenica dinilai berpengaruh besar terhadap kegagalan Italia melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.
Dukungan Hangat untuk Bastoni

Tekanan terhadap Bastoni tidak hanya datang dari hasil pertandingan internasional. Ia juga mendapat kritik tajam setelah mengakui aksi simulasi yang berdampak pada kartu merah pemain Pierre Kalulu saat melawan Juventus.
Kondisi itu memicu spekulasi mengenai masa depannya di Italia. Bahkan muncul kabar bahwa ia mempertimbangkan pindah ke Barcelona demi menjauh dari tekanan.
Namun, suasana berbeda justru ia rasakan di kandang sendiri. Saat ditarik keluar dalam kemenangan 5-2 Inter atas Roma, Bastoni mendapatkan standing ovation dari para pendukung.
Reaksi tersebut menjadi bukti kuat bahwa fans Inter tetap mendukungnya. Dukungan ini memberi dorongan moral yang signifikan bagi bek berusia 26 tahun tersebut.
Standing Ovation for Bastoni. Forever Ours❤️ pic.twitter.com/rIP4q2P472
— Salle (@SalleIMFC) April 5, 2026
Momen Haru Barella di San Siro

Selain Bastoni, Barella juga mengalami malam yang tak kalah emosional. Gelandang Inter itu mencetak satu gol dan menunjukkan ekspresi haru saat merayakan di hadapan suporter.
Ia terlihat menahan air mata ketika memberikan salam ke tribune. Momen tersebut berlanjut saat Barella berlari ke pinggir lapangan untuk memeluk pelatih Cristian Chivu dan Bastoni.
After celebrating his goal with all teammates on the field, Barella ran to the bench to look for Bastoni specifically for a huge hug. pic.twitter.com/4dAcptLCOA
— FedeNerazzurra ⭐️⭐️ (@FedeNerazzurra) April 5, 2026
Gestur itu mencerminkan solidaritas kuat di dalam skuad Inter. Setelah kegagalan bersama tim nasional, mereka menemukan kembali kepercayaan diri di level klub.
Kemenangan besar ini bukan sekadar hasil di papan skor. Bagi Inter, malam tersebut menjadi ruang pemulihan emosional bagi para pemain yang baru saja menghadapi tekanan luar biasa.
Sumber: Football Italia
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apa Rahasia Inter Milan Bisa Hancurkan Roma 5-2?
Liga Italia 6 April 2026, 05:34
-
AS Roma Kena Mental di Markas Inter Milan
Liga Italia 6 April 2026, 05:28
-
Man of the Match Inter vs Roma: Marcus Thuram
Liga Italia 6 April 2026, 04:26
LATEST UPDATE
-
Marc Klok Absen di Laga Penentuan Juara Persib Bandung
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 09:13
-
Aston Villa Juara, Pangeran William Menggila!
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 09:00
-
Bangganya Unai Emery Sampai Tak Berhenti Tersenyum
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 08:21
-
Daftar WAGs Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Mei 2026, 06:06
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR