Apa Rahasia Inter Milan Bisa Hancurkan Roma 5-2?

Apa Rahasia Inter Milan Bisa Hancurkan Roma 5-2?
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu memberikan arahan kepada pemainnya saat melawan AS Roma, 6 April 2026 di laga Serie A. (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Inter Milan sukses membungkam Roma dengan skor telak 5-2 di Giuseppe Meazza, Senin (6/4/2026) dini hari tadi. Kemenangan luar biasa ini menjadi momen kebangkitan krusial bagi skuad asuhan Cristian Chivu.

Laju tim tuan rumah sempat tersendat tajam jelang jeda internasional. Pasukan Nerazzurri secara mengejutkan hanya mampu meraup dua poin dari tiga pertandingan terakhir. Kemenangan gemilang akhir pekan ini seolah menjadi panggung pembuktian nyata bagi mentalitas mereka.

Lautaro Martinez langsung memborong dua gol cantik usai pulih dari cedera. Kehadiran striker asal Argentina itu memberikan dampak instan yang luar biasa pada ketajaman lini serang. Ia sebelumnya harus absen panjang akibat masalah pada betisnya sejak pertengahan Februari.

Tiga gol tambahan Inter dicetak oleh Hakan Calhanoglu, Marcus Thuram, dan Nicolo Barella. Gelandang asal Turki itu bahkan sukses melesakkan tendangan spektakuler dari jarak jauh. Hasil fantastis ini sontak membuat para pendukung setia Inter Milan bersorak gembira.

1 dari 3 halaman

Perubahan Mentalitas di Babak Kedua

Selebrasi dua penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez dan Marcus Thuram saat melawan AS Roma, 6 April 2026 di lanjutan Liga Italia. (c) AP Photo/Luca Bruno

Selebrasi dua penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez dan Marcus Thuram saat melawan AS Roma, 6 April 2026 di lanjutan Liga Italia. (c) AP Photo/Luca Bruno

Tuan rumah sejatinya sempat mendapat perlawanan yang amat sengit dari para pemain tim tamu. Gian Piero Gasperini menyebut skuad Roma tampil solid dan terus menekan Inter pada paruh pertama.

Momen krusial terjadi tepat saat pertandingan memasuki awal babak kedua. Gol ketiga Nerazzurri sukses memicu perayaan yang sangat meriah di bangku cadangan. Semangat juang skuad Inter mendadak melonjak drastis dan mampu mengambil alih kendali permainan sepenuhnya.

"Itu adalah apa yang kami minta saat turun minum, untuk memiliki pendekatan yang tepat langsung setelah jeda, guna menyelesaikan pertandingan dan mencetak lebih banyak gol," ujar Cristian Chivu kepada DAZN Italia.

"Malam ini, kami keluar untuk babk kedua dengan semangat yang tepat, mencoba mendominasi dan mematikan jalannya pertandingan," tambah Chivu.

2 dari 3 halaman

Taktik Meredam Roma

Pemain Inter Milan Nicolo Barella (kanan) mencetak gol pada laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Roma di Milan, Italia, Minggu, 5 April 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Pemain Inter Milan Nicolo Barella (kanan) mencetak gol pada laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Roma di Milan, Italia, Minggu, 5 April 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Upaya menekan Roma di area pertahanan mereka sendiri bukanlah sebuah tugas yang mudah. Lawan kerap berpindah posisi untuk menyerang pertahanan lewat pergerakan cepat dari kedua sektor sayap.

Hakan Calhanoglu terpaksa bermain lebih dalam demi menghentikan pergerakan Pisilli. Pemain tim tamu itu terlihat sangat nyaman dalam mengontrol ritme permainan di lini tengah. Skuad Inter Milan juga sangat mewaspadai aliran bola matang yang mengarah langsung kepada Malen.

"Kami menunjukkan lebih banyak keberanian di babak kedua dan menembus garis pertahanan mereka, menggerakkan bola lebih cepat, dan mendorong playmaker kami ke peran yang lebih maju," ungkap Cristian Chivu.

"Ketika Anda memberi pemain Roma waktu dan ruang, mereka sangat pintar mencari celah dan melayani striker mereka. Kami menaikkan tempo, melakukan lebih banyak sprint untuk berebut bola, dan ini menjadi babak kedua yang sangat bagus," puji mantan bek tangguh tersebut.

3 dari 3 halaman

Dukungan untuk Bastoni

Pemain Inter Milan Alessandro Bastoni berpelukan dengan pelatih Cristian Chivu saat ia meninggalkan lapangan pada laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Roma, 5 April 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Pemain Inter Milan Alessandro Bastoni berpelukan dengan pelatih Cristian Chivu saat ia meninggalkan lapangan pada laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Roma, 5 April 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Momen emosional tersaji indah menjelang berakhirnya pertandingan krusial di stadion San Siro. Alessandro Bastoni menerima tepuk tangan meriah dari puluhan ribu penonton saat ditarik keluar lapangan.

Sang bek tengah rupanya baru saja melewati masa traumatis usai membela Timnas Italia. Ia diusir keluar lapangan saat timnya tumbang dari Bosnia di laga playoff Piala Dunia. Situasi kian memburuk setelah rumor menyebut Bastoni ingin hengkang ke Barcelona.

"Saya tidak punya tongkat ajaib untuk memperbaiki semua yang salah, tetapi apa yang bisa saya katakan adalah bahwa kita semua bertanggung jawab atas apa yang terjadi di sepak bola," tutur Cristian Chivu merespons situasi tersebut.

"Kita semua bersalah, jadi kita harus mengubah pendekatan terhadap olahraga luar biasa ini yang memicu kecintaan dari anak-anak, para penggemar yang menyemangati tim mereka, dan bukan mereka yang hanya mengharapkan keburukan pada orang lain," tegas Chivu.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL