Jelang Milan vs Napoli: Conte Ogah Ladeni Perang Urat Syaraf Allegri, Malah Sebut Timnya Sedang Sial

Bola.net - Pelatih Napoli, Antonio Conte, memberikan respons cerdas terhadap "perang urat syaraf" yang dilancarkan kubu lawan jelang laga akbar melawan AC Milan. Ia dengan tegas menolak label favorit yang disematkan kepada timnya.
Seperti yang diketahui, pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, sebelumnya secara terbuka menyebut Napoli sebagai kandidat terkuat peraih Scudetto musim ini. Pernyataan itu dilihat sebagai upaya untuk melempar tekanan ke pundak Partenopei.
Menanggapi hal tersebut, Conte tidak terpancing sama sekali. Ia justru balik menyatakan bahwa tim-tim seperti Milan, Inter, dan Juventus adalah favorit yang sesungguhnya karena sejarah dan kekuatan finansial mereka.
Tidak hanya itu, Conte juga mengungkapkan bahwa timnya sedang berada dalam pekan yang "tidak beruntung". Pasalnya, ia harus kehilangan dua bek tengah andalannya akibat cedera jelang laga krusial ini.
Ogah Diberi Label Favorit

Antonio Conte dengan sangat cerdik menepis manuver mind games yang dilancarkan oleh Massimiliano Allegri. Ia sama sekali tidak mau Napoli, yang berstatus juara bertahan, diberi label sebagai favorit utama musim ini.
Menurutnya, menempelkan label favorit pada tim manapun di awal musim adalah sebuah permainan media. Ia bahkan teringat betapa gilanya saat orang-orang menjagokan timnya musim lalu, padahal mereka baru saja finis di peringkat sepuluh.
"Secara pribadi, saya pikir itu gila ketika orang-orang menyebut kami favorit mengingat kami finis di peringkat 10, di luar kompetisi Eropa, pada musim sebelumnya," balas Conte.
"Saya tidak memberi label favorit pada siapapun. Adapun siapa yang favorit atau tidak, saya serahkan permainan itu pada media. Kami hanya perlu tetap fokus," tegasnya.
Tim-tim Raksasa yang Sebenarnya
Alih-alih menerima pujian dari Allegri, Antonio Conte justru melempar kembali status favorit tersebut. Ia secara spesifik menunjuk tiga tim raksasa tradisional Italia sebagai kandidat yang lebih layak menyandang status itu.
Menurutnya, tim seperti AC Milan, Inter Milan, dan Juventus akan selalu menjadi kekuatan utama di Serie A. Sejarah, tradisi, kekuatan finansial, dan level gaji pemain menjadi alasan yang sangat logis di baliknya.
"Saya hanya tahu, dan saya ulangi, bahwa Milan, Inter, dan Juve, karena sejarah, tradisi, gaji, dan nilai finansial mereka, selalu menulis bab-bab penting dalam sejarah sepak bola," jelas Conte.
"Mereka adalah tim-tim yang kuat," imbuhnya.
Pekan yang Tidak Beruntung Bagi Napoli
Di balik rekor sempurna timnya yang menyapu bersih empat laga awal, Conte mengungkapkan bahwa persiapan jelang laga melawan Milan jauh dari kata ideal. Ia bahkan tanpa ragu menyebut ini adalah pekan yang tidak beruntung bagi Napoli.
Pasalnya, Partenopei dihantam badai cedera serius di lini pertahanan mereka. Dua bek tengah andalan, Alessandro Buongiorno dan Amir Rrahmani, dipastikan harus absen saat bertandang ke San Siro.
"Ini bukanlah pekan yang beruntung; beberapa pemain absen, kami juga punya beberapa masalah lain," kata Conte via TMW.
"Tetapi seperti yang Anda tahu, masalah selalu datang selama satu musim dan seringkali bahkan datang bersamaan. Tapi kami harus pandai mencari solusi dan mencoba melakukan yang terbaik," ujarnya.
Laga Akbar di San Siro
Meskipun sedang dalam kondisi yang sedikit pincang, Antonio Conte memastikan timnya tidak akan gentar. Ia justru melihat laga melawan AC Milan sebagai sebuah panggung pembuktian yang hebat bagi para pemainnya.
Ia menunjukkan rasa hormat yang tinggi kepada tim-tim besar seperti Milan. Namun, ia juga menegaskan bahwa Napoli akan datang ke San Siro untuk memainkan gaya permainan menyerang mereka sendiri.
"Ketika Anda bermain melawan tim seperti Milan, Inter, atau Juventus, itu selalu merupakan pertandingan besar. Kita berbicara tentang klub dengan sejarah, tradisi, dan rekor pencapaian yang penting," lanjutnya.
"Pertandingan akan selalu sulit, tetapi juga sebuah panggung yang hebat di San Siro untuk para pemain. Kami akan pergi ke sana untuk memainkan permainan kami," kata Conte.
Masih Terlalu Dini Bicarakan Scudetto
Sebagai penutup, Conte menyimpulkan bahwa segala perbincangan mengenai perebutan gelar Scudetto saat ini masih terlalu dini. Menurutnya, musim kompetisi masih sangat panjang dan apapun masih bisa terjadi.
Ia memprediksi bahwa persaingan di papan atas Serie A musim ini akan berjalan dengan sangat seimbang. Gambaran peta kekuatan yang sesungguhnya baru akan terlihat setidaknya setelah setengah musim kompetisi berjalan.
"Ini baru pekan kelima; ada satu musim penuh untuk dimainkan oleh semua orang," tutup Conte.
"Saya melihat keseimbangan yang hebat, dan kita perlu menunggu setidaknya sampai akhir satu putaran untuk memahami gambaran yang sebenarnya," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pujian Bersyarat Antonio Conte untuk Kevin De Bruyne: Sudah Bagus, tapi Belum Cukup!
Liga Italia 28 September 2025, 08:20
-
Pelatih Milan Sebut Napoli Favorit Scudetto dan Akui Conte Pelatih Hebat, Psywar?
Liga Italia 28 September 2025, 08:18
-
AC Milan vs Napoli: Duel Panas di San Siro
Liga Italia 28 September 2025, 06:34
-
Jelang Milan vs Napoli, Gianluigi Buffon Kuliti Habis Perbedaan Mendasar Conte dan Allegri
Liga Inggris 28 September 2025, 03:31
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:49
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR