
Bola.net - AC Milan kembali menelan kekalahan di pentas Serie A. Bertandang ke markas Napoli pada Senin, 31 Maret 2025, tim asuhan Sergio Conceicao tumbang dengan skor 1-2.
Dua gol cepat dari Matteo Politano dan Romelu Lukaku di babak pertama menenggelamkan Milan. Luka Jovic sempat memperkecil ketertinggalan di menit ke-84, tetapi itu tak cukup menghindarkan Rossoneri dari kekalahan.
Di balik hasil buruk ini, ada satu keputusan yang memicu tanda tanya besar. Mengapa Joao Felix yang dimainkan sejak awal, bukan Rafael Leao?
Pilihan yang Mengundang Tanya

Para penggemar Milan berharap melihat Leao sebagai starter di laga krusial ini. Namun, Conceicao justru mempercayakan posisi itu kepada Joao Felix.
Felix memang memiliki bakat, tetapi penampilannya di Milan sejauh ini jauh dari ekspektasi. Kecuali momen-momen singkat seperti di laga debutnya di Coppa Italia dan pertandingan melawan Lecce, kontribusinya hampir tidak terlihat.
Saat melawan Napoli, Felix kembali tampil mengecewakan. Dia bahkan bertahan lebih lama di lapangan daripada Samuel Chukwueze, yang setidaknya mampu memberikan sedikit dampak positif.
Milan yang Tidak Konsisten, Felix yang Tak Berdaya

Keputusan Conceicao semakin sulit dipahami jika melihat performa Felix secara keseluruhan. Eks pemain Benfica ini seperti tak bisa menemukan ritme permainan yang sesuai dengan Milan.
Chukwueze, meskipun tak terlalu menonjol, masih mampu mengancam dengan kecepatan dan dribel individunya. Felix, sebaliknya, lebih sering terlihat hilang dari permainan.
Situasi ini mencerminkan musim Milan yang penuh ketidakpastian. Inkonsistensi bukan hanya terjadi di level tim, tetapi juga dalam pemilihan pemain.
Felix bukan Bagian Proyek Jangka Panjang Milan

Satu pertanyaan lain yang patut diajukan adalah, mengapa mempertahankan Felix di lapangan ketika dia bukan bagian dari proyek jangka panjang Milan?
Menurut agennya, Jorge Mendes, Felix kemungkinan akan berlabuh di Turki musim depan. Galatasaray digadang-gadang sebagai calon destinasi barunya.
Jika benar demikian, maka keputusan Conceicao untuk lebih mengandalkan Felix ketimbang Leao semakin sulit dimengerti. Apakah ini strategi jangka panjang, atau sekadar upaya sia-sia?
Keputusan di laga ini mungkin hanya satu bagian kecil dari musim Milan. Namun, ini adalah gambaran besar dari masalah yang lebih mendalam. Milan masih mencari identitasnya di bawah Conceicao.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Lewandowski, Mata Pisau Barcelona yang Menyayat Girona
- Irama Permainan Barcelona Mengalun Indah dan Membuai Girona
- Rapor Pemain Barcelona saat Gulung Girona: Lewandowski Aktif dalam Skema Serangan
- Debut Igor Tudor di Juventus: Formasi Baru, Energi Baru, Semangat Baru
- Antara Cinta dan Ambisi: Mengapa Dulu Tonali Memilih AC Milan, Bukan Juventus?
- Bersinar di Lapangan, Redup di Kursi Pelatih: Van Nistelrooy dan Mantan-mantan MU yang Gagal sebagai Peramu Taktik
- Eid Mubarak dari Cristiano Ronaldo: Salam Kemenangan di Hari Raya Idul Fitri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan dan 100 Juta Euro yang Terbuang: Investasi Besar, Hasil Mengecewakan
Liga Italia 31 Maret 2025, 20:59
-
AC Milan: Goyah di Belakang, Tak Berkembang di Tengah, Tumpul di Depan
Liga Italia 31 Maret 2025, 19:25
-
AC Milan Karam di Napoli, Kini Bertaruh di Derby
Liga Italia 31 Maret 2025, 18:27
-
Joao Felix di AC Milan: Ibarat Menaruh Harapan pada Bayangan
Liga Italia 31 Maret 2025, 17:54
LATEST UPDATE
-
Persik vs Persib: Bojan Hodak Pede Bisa Menang, Beckham Putra Tak Gentar
Bola Indonesia 5 Januari 2026, 13:15
-
6 Rekor Valentino Rossi yang Berpotensi Dipatahkan Marc Marquez di MotoGP 2026
Otomotif 5 Januari 2026, 13:10
-
Gonzalo Garcia dan Seni Kesederhanaan
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10


















KOMENTAR