John Stones dan Surat Tilang yang Terlewat

John Stones dan Surat Tilang yang Terlewat
Pemain Inter Milan, John Stones, setelah pertandingan Serie A melawan Monza di Milan, Italia, Sabtu (22/8/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - John Stones harus menyelesaikan urusan hukum di Inggris setelah dinyatakan bersalah atas pelanggaran batas kecepatan. Bek Inter Milan itu terkena denda pengadilan setelah gagal menindaklanjuti surat kepolisian ketika sedang menjalani tugas bersama Timnas Inggris.

Stones sebelumnya tertangkap kamera mengemudikan Range Rover dengan kecepatan 43 mil per jam di zona 30 mil per jam dekat rumahnya di Cheshire pada Mei. Ia mengakui dirinya sebagai pengemudi ketika pertama kali dihubungi Cheshire Police, tetapi tidak merespons surat berikutnya yang menawarkan penyelesaian melalui denda tetap.

Kasus tersebut kemudian berlanjut ke Single Justice Procedure. Magistrat memberikan empat poin penalti kepada Stones serta denda £666 (Rp15,71 juta). Ia juga diwajibkan membayar biaya pengadilan £120 (Rp2,83 juta) dan biaya tambahan bagi korban £266 (Rp6,28 juta) sehingga total kewajiban finansialnya mencapai £1.052 (Rp24,82 juta).

1 dari 4 halaman

Surat Tilang Terlewat saat Piala Dunia

Stones menjelaskan kepada Warrington Magistrates Court bahwa ia tidak berada di rumah ketika surat kedua tiba. Bek berusia 32 tahun itu lebih dahulu mengirimkan informasi mengenai dirinya pada 28 Mei sebelum bergabung dengan Timnas Inggris.

Ia kemudian berada bersama Inggris hingga 19 Juli untuk tampil di Piala Dunia 2026. Setelah turnamen berakhir, Stones pergi berlibur sebelum kemudian menyelesaikan kepindahannya ke Milan.

Dalam suratnya kepada pengadilan, Stones menerima pelanggaran tersebut dan menjelaskan bahwa tidak ada orang di rumahnya selama hampir empat bulan. Surat kepolisian akhirnya ditemukan secara tidak sengaja setelah periode tersebut.

2 dari 4 halaman

Kepindahan ke Inter Perpanjang Masalah

Rangkaian aktivitas pada musim panas membuat Stones semakin jauh dari rumahnya di Cheshire. Setelah tugas internasional dan liburan, ia pindah ke kota Milan untuk memulai babak baru bersama Inter.

Situasi tersebut membuat surat yang dikirim ke kediamannya tidak segera diketahui. Ketika akhirnya perkara diproses, Stones sudah tidak lagi tinggal di Inggris sehingga ia juga menjelaskan kepada pengadilan bahwa dirinya tidak dapat hadir secara langsung.

Kepindahan Stones ke Inter Milan sendiri terjadi pada musim panas 2026 setelah ia meninggalkan Manchester City.

3 dari 4 halaman

Stones Kini Bisa Fokus di Inter

Setelah proses hukum selesai, Stones dapat kembali memusatkan perhatian pada karier sepak bolanya di Italia. Ia menjadi bagian dari skuad Inter setelah menjalani musim panas yang padat bersama Timnas Inggris dan proses kepindahan klub.

Perkara ini tidak berkaitan dengan aktivitasnya di lapangan, tetapi berawal dari surat tilang yang tidak tertangani selama ia berada di luar negeri. Kini, kewajiban hukum tersebut telah diselesaikan.

Sumber: GOAL

4 dari 4 halaman

Klasemen


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL