
Bola.net - Beberapa dugaan menyatakan kalau Juventus kerap kesulitan melawan tim dengan label 'medioker'. Dugaan tersebut kian menguat setelah Juventus meraih kemenangan tipis atas Genoa di ajang Coppa Italia, Kamis (14/1/2021).
Pada pertandingan yang berlangsung di Allianz Stadium itu, Juventus sempat unggul dua gol lebih dulu lewat aksi Dejan Kulusevski dan Alvaro Morata. Sayangnya, Genoa mampu menyamakan kedudukan jelang laga berakhir.
Karena skor imbang, pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak extra time. Juventus harus menunggu sampai menit ke-104 untuk mendapatkan gol ketiganya lewat pemain dari skuad U-23, Hamza Rafia.
Padahal Genoa, yang berada di posisi ke-17 dalam klasemen sementara Serie A, juga tidak memainkan skuad penuhnya. Alhasil laga ini semakin meyakinkan publik kalau Juventus kerap kesulitan melawan tim yang lebih lemah.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Bantahan Andrea Pirlo
Fakta ini kian diperkuat dengan hasil yang diperoleh Juventus saat menghadapi klub besar seperti AC Milan dan Barcelona. Enam gol telah disarangkan ke gawang masing-masing tim yang disebutkan di atas, dan hanya kebobolan sekali.
Namun Pirlo nampak tidak sepakat dengan anggapan itu. Menilik laga kontra Genoa, ia merasa kalau anak asuhnya tampil lebih dominan dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kesulitan.
"Saya tidak berpikir kalau kami kesulitan, karena kami bisa mengontrol sebagian besar permainan," ujar Pelatih berusia 41 tahun tersebut kepada DAZN usai pertandingan.
Kurang Konsentrasi
Jikalau publik beranggapan demikian, Pirlo mafhum. Sebab ia menurunkan sejumlah pemain muda yang minim pengalaman pada pertandingan kali ini.
Ya, Juventus menurunkan pemain seperti Radu Dragusin, Wesley, Manolo Portanova, hingga Hamza Rafia yang sebelum ini sering berpartisipasi bersama tim U-23 di Serie C. Rafia bahkan baru tampil bersama U-23 akhir pekan kemarin.
"Ada banyak pemain muda yang mendapatkan pengalaman perdananya di level ini, kesalahan bisa terjadi. Kami kerap kurang konsentrasi, terutama saat unggul, jadi kami harus membenahi aspek manajemen permainan," tutup Pirlo.
Pirlo merotasi skuadnya sebagai bentuk persiapan bertemu Inter Milan di ajang Serie A. Pertandingan tersebut bakalan dilangsungkan pada Senin (18/1/2021) mendatang di markas Nerazzurri, Giuseppe Meazza.
(Football Italia)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan vs Juventus, Penting tapi tak Jadi Penentu Scudetto
Liga Italia 14 Januari 2021, 22:29
-
10 Pemain Dengan Gaji Tertinggi di Serie A, Ronaldo Tak Ada Lawan
Editorial 14 Januari 2021, 18:59
-
Inter Milan vs Juventus: Nyonya Tua Sulit Menang di Stadio Giuseppe Meazza
Liga Italia 14 Januari 2021, 15:04
-
Mengenal Hamza Rafia, Penentu Kemenangan Juventus dari Serie C
Liga Italia 14 Januari 2021, 10:22
-
Juventus Sering Kerepotan Lawan Tim Medioker, Andrea Pirlo: Nggak, Tuh!
Liga Italia 14 Januari 2021, 09:48
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs PSIM: Gol Penalti Alex Martins Jadi Penentu!
Bola Indonesia 3 April 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR