Bola.net - - Juventus menjadi tim paling kompetitif di Liga Italia musim 2018/2019. Hingga pekan ke-26, Juventus belum terkalahkan dan meraih poin sempurna dari 23 pertandingan dan seri dari 3 pertandingan.
Juventus memimpin klasemen Liga Italia dengan poin 72, selisih 16 angka dari peringkat kedua Napoli yang mengumpulkan 56 poin. Besarnya selisih poin itu terjadi, setelah Senin (4/3) dini hari tadi Cristiano Ronaldo dkk berhasil menumbangkan Napoli dengan skor 1-2.
Kemenangan tersebut pun membuat Juventus semakin di atas angin untuk mempertahankan gelar juara Liga Italia 8 kali berturut-turut dan meraih titel juara Liga Italia ke-35 di musim 2018/2019. Tanpa perlu menunggu pekan terakhir kompetisi, kemungkinan besar Juventus sudah bisa juara.
Kira-kira pekan ke berapa Juventus meraih juara? Pekan ke-33, ke-32 atau ke-31?
Jika 7 pertandingan ke depan (hingga pekan ke-33) berjalan lancar bagi Juventus dan meraih poin penuh, maka tambahan 21 poin akan membuat Juventus memiliki 93 poin. Dengan poin ini, Juventus sudah cukup meraih gelar. Meskipun Napoli dalam 12 pertandingan meraih kemenangan, mentok poin akhir Napoli hanya 92, masih kalah dengan Juventus yang di posisi pertama.
Juventus bisa saja lebih cepat menjadi juara di pekan ke-32 dengan catatan Napoli terpeleset atau gagal meraih poin penuh. Allegri bahkan menyebut timnya butuh 5,5 kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara.
"Kami bisa bilang bahwa kami lima setengah kemenangan lagi dari gelar juara. Sekarang kami akan istirahat dan kemudian mempersiapkan diri untuk laga berikutnya," ujarnya di situs resmi Juventus.
Artinya, pada awal atau pertengahan April Juventus sudah bisa merayakan trofi Juara Liga Italia ke-35. Jika Juventus terus bermain apik, bukan tidak mungkin menutup musim 2018/2019 dengan raihan 100 poin.
Jika Juventus bisa merayakan gelar Juara Liga Italia pada bulan April depan, maka di Indonesia ada sebuah startup yang sejak akhir Februari lalu bahkan sudah merayakan keberhasilan perubahan statusnya sebagai startup decacorn pertama di Asia Tenggara.
Memiliki nilai valuasi 11 miliar dolar AS, perusahaan ride hailing, Grab berhasil masuk menjadi startup level decacorn. Decacorn sendiri adalah sebutan untuk sebuah startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari 10 miliar dolar AS atau setara 140 triliun lebih. Decacorn juga dikenal dengan startup 10x unicorn.
Dalam laporan CB Insight hingga Januari 2019, sudah ada lebih dari 300 unicorn di seluruh dunia. Namun baru ada 15 perusahaan yang menyandang status sebagai decacorn. Startup yang masuk level Decacorn ini tersebar di dunia. Grab adalah Decacorn pertama di Asia Tenggara.
Pencapaian luar biasa Grab sebagai decacorn ini pun tak lepas dari para pengguna setia, mitra pengemudi, dan rekan merchant yang sama-sama bergerak maju demi kehidupan yang lebih baik. Grab adalah decacorn (super unicorn) yang punya kualitas pelayanan baik, harga terjangkau dan penggunaan waktu yang efisien.
Sejak didirikan pada tahun 2012 sebagai layanan transportasi online, Grab kini telah hadir di 8 negara di seluruh Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Bukan hanya menawarkan jasa perjalanan, Grab kini menjadi Everyday SuperApp yang memperluas bisnisnya ke pengiriman makanan, dokumen atau paket barang, hingga hiburan. Merayakan status decacorn ini, Grab memberikan memberikan diskon 70% untuk pengguna setia aplikasi Grab di semua layanan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tiga Olahraga Anti-Mainstream yang Patut Anda Coba
Olahraga Lain-Lain 3 Maret 2019, 12:00
-
Total Perjalanan yang Ditempuh Pengemudi Grab Selama Asian Games
Bolatainment 3 Maret 2019, 10:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR