
Bola.net - Perselisihan antara Juventus dan K-League makin meruncing setelah otoritas liga sepakbola Korea Selatan itu menyebut Bianconeri penipu dan meminta penjelasan apa alasan tak memainkan Cristiano Ronaldo.
Pada masa pra musim ini, Juventus menggelar tur pra musim ke Asia. Salah satunya ke Korea Selatan.
Di sana mereka menggelar laga persabahatan melawan K-League All-Stars. Laga itu dihelat di Seoul World Cup Stadium, 26 Juli lalu.
Pertandingan itu berakhir dengan skor 3-3. Namun sayangnya Ronaldo tidak ikut dimainkan.
Pemain asal Potugal itu cuma duduk manis di bangku cadangan. Padahal ada kewajiban dalam kontraknya yang menyebut CR7 harus bermain setidaknya selama 45 menit.
Ronaldo tak dimainkan karena mengalami kelelahan otot akibat bermain melawan Inter Milan dua hari sebelumnya. Fans sepakbola Korea Selatan pun merasa kecewa. Mereka merasa ditipu oleh pihak panitia penyelanggara.
Pihak penyelenggara sendiri juga tak bisa berbuat apa-apa. Mereka juga merasa dibohongi oleh pihak Juventus.
Jawaban Juve
Presiden Juve, Andrea Agnelli, merespon kasus tersebut. Ia membantah bahwa Juve melakukan pelanggaran kontrak.
"Setiap pemain yang hadir di Korea bermain dalam pertandingan itu, kecuali satu: Cristiano Ronaldo, yang memang menurut saran staf medis kami harus beristirahat karena kelelahan otot setelah laga di Nanjing [melawan Inter Milan], laga itu hanya 48 jam sebelum laga di Seoul," tegas Agnelli dikutip dari Sky Sports.
"Sebab itu, saya jelas membantah tudingan anda tentang sikap tidak bertanggung jawab, tentang arogan, tentang tidak menghargai fans, yang selalu kami hargai."
"Tidak ada satu pun pihak Juventus yang ingin mempermalukan K-League, Asosiasi Sepak Bola Korea, atau Konfederasi Sepak Bola Asia."
Pernyataan K-League
Pihak K-League merilis pernyataan keras terhadap Juventus. Mereka menyebut Bianconeri penipu.
Mereka menyebut bahwa pihak Juve sebetulnya tahu bahwa Ronaldo harusnya main di laga itu. K-League pun merasa marah dan kini menuntu Bianconeri meminta maaf dan memberitahu apa alasan sebenarnya CR7 tak bermain.
“K-League tidak bisa berkata selain merasa kecewa dan ditipu oleh Juventus karena tidak tahu malu. Juventus mengatakan dalam jawabannya bahwa ketidakhadiran Ronaldo adalah karena kelelahan otot dari pertandingan sebelumnya yang memaksanya untuk beristirahat. Jika Ronaldo tidak dapat bermain, itu akan menjadi penipuan terang-terangan untuk memasukkan Ronaldo sebagai pemain pengganti pada daftar awal."
“Juga, menurut rekaman telepon antara promotor dan seorang pejabat dari Juventus yang dirilis di media, semua orang dari Juventus termasuk Ronaldo sendiri dan manajer Sarri tahu dengan jelas bahwa Ronaldo seharusnya bermain."
“Namun, sejauh ini Juventus menghindari tanggung jawab atas ketidakhadiran Ronaldo tanpa penjelasan. Pernyataan lain dari Juventus juga dipenuhi dengan ketidakbenaran dan penipuan."
“K-League dengan jelas mendaftarkan kemarahan dan kekecewaan kami yang mendalam pada perilaku dan perilaku Juventus yang tidak bertanggung jawab, dan kami sangat mendesak Juventus untuk menawarkan permintaan maaf yang tulus dan menjelaskan alasan ketidakhadiran Ronaldo.”
Pernyataan lain yang dimaksud adalah alasan pihak Juventus yang terlambat datang ke stadion. Bianconeri mengklaim mereka terlambat karena adanya delay dalam penerbangan mereka dan kemacetan lalu lintas.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
K-League Tuntut Juve Minta Maaf dan Jelaskan Alasan Absennya Ronaldo
Liga Italia 1 Agustus 2019, 22:21
-
Digosipkan ke MU, Paulo Dybala Kembali Berlatih di Juventus
Liga Italia 1 Agustus 2019, 21:00
-
Satu Syarat agar Paulo Dybala Gabung Manchester United
Liga Inggris 1 Agustus 2019, 20:00
-
Terbang ke Inggris, Fabio Paratici Tuntaskan Barter Dybala-Lukaku?
Liga Inggris 1 Agustus 2019, 16:40
-
Arsenal Bungkus Dua Pemain Juventus Ini?
Liga Inggris 1 Agustus 2019, 16:20
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR