Bola.net - - Kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma, menitikkan air mata kala timnya dibantai oleh Juventus pada final Coppa Italia hari Kamis (10/5) kemarin. Di mata mantan kiper Juventus, Steffano Tacconi, tangisan tersebut merupakan tanda kelemahan sang pemain.
Milan gagal menghentikan supremasi Juventus di ajang domestik dengan kekalahan yang cukup telak 0-4. Empat gol yang bersarang di gawang Donnarumma diciptakan oleh Mehdi Benatia, Douglas Costa, serta salah satu pemainnya sendiri, Nikola Kalinic.
Dalam laga itu sendiri, Donnaruma terlihat melakukan kesalahan dengan gagal menghalau tendangan keras dari Douglas Costa. Selain itu, pemain berumur 19 tahun itu juga gagal mengamankan bola dengan baik sehingga mampu dicolong oleh Benatia.
Pada akhir pertandingan, Donnarumma terlihat menitikkan air mata. Hal tersebut membuat Tacconi angkat bicara dan mengungkapkan bahwa pemain muda tersebut tak boleh menangis, karena dianggap menunjukkan sisi lemahnya.
"Anda tak boleh meninggalkan lapangan dengan menangis, itu adalah tanda kelemahan. Anda seharusnya keluar dengan kepala tegak," ujar Tacconi kepada ANSA.
"Dalam pertandingan tertentu, satu kesalahan cukup untuk menghancurkan semuanya," pungkasnya.
Ini bukan pertama kalinya Donnarumma menelan kekalahan atas Juventus di laga final Coppa Italia. Dua tahun lalu, tepatnya 2016, Donnarumma juga turut menjaga gawang Milan dan kebobolan satu gol dari Alvaro Morata pada babak perpanjangan waktu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Sodorkan 15 Juta Euro untuk Dapatkan Morata
Liga Italia 11 Mei 2018, 19:09
-
Donnarumma Blunder Karena Terlalu Percaya Diri
Liga Italia 11 Mei 2018, 16:20
-
Kalah Dari Juventus, Donnarumma Dilarang Menangis
Liga Italia 11 Mei 2018, 15:19
-
Pjanic: Juventus Adalah Contoh Untuk Semuanya
Liga Italia 11 Mei 2018, 09:15
LATEST UPDATE
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR