Bola.net - - Pada hari Kamis (10/5) kemarin, Juventus sukses merengkuh titel Coppa Italia yang keempat usai mengalahkan rival abadinya, AC Milan. Bagi sang gelandang, Miralem Pjanic, Bianconeri merupakan tim yang seharusnya menjadi contoh untuk semuanya.
Dalam laga tersebut, skuat asuhan Massimiliano Allegri hampir tak mengalami perlawanan berarti dan menang dengan skor telak 4-0. Dua gol Juventus bahkan diciptakan oleh bek, Mehdi Benatia, lalu sisanya dicetak oleh Douglas Costa dan Nikola Kalinic yang menyarangkan bola ke gawang sendiri.
Kemenangan ini membuat Juventus berhasil melengkapi koleksi gelar Coppa Italia yang keempat berturut-turut mereka. Bahkan pada tahun 2016 yang lalu, Bianconeri juga mengalahkan lawan yang sama, Milan, dengan skor tipis 1-0.
Bagi Pjanic, kesuksesan timnya dalam kompetisi domestik di Italia merupakan sebuah contoh untuk tim-tim lainnya. Meskipun, diakuinya, gelar-gelar yang didapatkan bersama Juventus tidak diraih dengan mudah.
"Sebuah tim yang memenangkan tujuh titel scudetto dan empat trofi Coppa Italia berturut-turut adalah contoh untuk semuanya," ujar Pjanic seperti yang dikutip dari situs resmi Juventus.
"Kami menginginkan kemenangan, dan itu tidak mudah. Milan adalah tim yang bagus tapi kami menunjukkan bahwa kami sedikit lebih baik," lanjut pemain asal Bosnia tersebut.
"Mungkin anda tidak menyadari apa yang kami lakukan. Anda pikir ini mudah, tapi kami mengorbankan banyak hal untuk semua tujuan, dan akan sama pada tahun depan," pungkasnya.
Tak hanya Coppa Italia, Juventus juga memiliki peluang besar untuk merengkuh titel scudetto pada akhir pekan nanti. Dengan keunggulan enam poin atas Napoli dan dua laga sisa, Paulo Dybala dkk hanya butuh hasil seri melawan Roma hari Senin (14/5) dini hari nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Sodorkan 15 Juta Euro untuk Dapatkan Morata
Liga Italia 11 Mei 2018, 19:09
-
Donnarumma Blunder Karena Terlalu Percaya Diri
Liga Italia 11 Mei 2018, 16:20
-
Kalah Dari Juventus, Donnarumma Dilarang Menangis
Liga Italia 11 Mei 2018, 15:19
-
Pjanic: Juventus Adalah Contoh Untuk Semuanya
Liga Italia 11 Mei 2018, 09:15
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR