
Bola.net - Christian Eriksen mengaku ia sudah sering melatih tendangan bebas yang ia pertontonkan di laga lawan AC Milan dan mengungkapkan ia tak akan mengambil free kick itu tanpa dorongan Marcelo Brozovic.
Duel derby Della Madonnna antara Inter Milan vs AC Milan tersaji di Giuseppe Meazza, Senin (10/02/2020) dini hari WIB. Eriksen, sayangnya, tidak dijadikan starter di laga itu oleh Antonio Conte.
Playmaker asal Denmark tersebut baru masuk pada babak kedua. Ia masuk pada menit ke-72.
Conte memasukkannya untuk menggantikan Alexis Sanchez. Eks pemain Tottenham itu nyaris langsung memberikan efek instan pada Inter.
Sembilan menit setelah masuk lapangan, ia mengeksekusi tendangan bebas dari jarak sekitar 30 meter. Bola pun gagal dihalau oleh Gianluigi Donnarumma.
Latihan Rutin dan Dorongan Brozovic
Sayangnya, bola tendangan Christian Eriksen kala itu gagal masuk. Si kulit bundar membentur mistar gawang dan kemudian dihalau oleh barisan belakang AC Milan.
Free Kick yang nyaris sempurna itu bukanlah suatu kebetulan. Pasalnya Eriksen sudah sering melatihnya sebelumnya.
“Pada awalnya, saya berpikir untuk melakukan salah satu rutinitas tendangan bebas yang telah kami pelajari, mempertontonkannya kepada para penonton. Tapi kemudian saya melihat Milan bertahan sangat dalam dan kami tidak akan memiliki banyak peluang," tuturnya pada La Corriere dello Sport.
Namun gelandang berusia 27 tahun itu mengaku ia sempat ragu untuk mengeksekusinya. Namun pada akhirnya ia melakukannya berkat dorongan dari Marcelo Brozovic.
“Saya melihat Marcelo Brozovic, yang meminta saya untuk mengambil tendangan bebas itu, jadi saya melakukannya. Saya benar-benar menendangnya dengan bagus, tetapi tidak cukup bagus, karena bolanya tidak masuk. Mengingat cara permainan berakhir, mistar gawang itu bukan momen mimpi buruk, tetapi yang memuaskan," ujarnya.
"Jika itu masuk, itu akan menjadi sebuah kebahagiaan yang luar biasa, itu akan menjadi sebuah tambahan yang spesial," seru Eriksen.
Bahagia
Christian Eriksen baru datang ke Inter Milan pada bulan Januari 2020 kemarin. Meski belum lama mendarat di Italia, akan tetapi ia mengaku merasa sangat bahagia.
Pasalnya, ia merasa para suporter menyambutnya dengan tangan terbuka. Eriksen pun mengatakan sambutan itu membuatnya termotivasi untuk selalu menampilkan performa terbaik di lapangan.
“Saya benar-benar merasa bahwa banyak penggemar senang saya ada di sini. Itu membuat saya bersemangat, memotivasi saya, mendorong saya ke arah yang benar dan membantu saya untuk menyesuaikan diri. Sejauh ini, semuanya berjalan sangat baik," tandas Eriksen.
Meski tak diperkuat oleh Christian Eriksen sejak menit awal, akan tetapi Inter Milan tetap bisa meraih kemenangan di Derby Della Madonnina. Nerrazurri mampu mengalahkan AC Milan 4-2.
(gazzetta dello sport)
Baca Juga:
- Dua Hal Penyebab Kekalahan Milan dari Inter Versi Pioli
- Kebahagiaan Ganda Dirasakan Eriksen Usai Bermain di Derby Della Madonnina
- Aksi-aksi Comeback Pekan Ini, Dari Real Madrid Hingga Inter Milan
- Termasuk Lukaku, Ini Pemain yang Paling Menonjol dalam Laga Inter Milan Vs AC Milan
- 7 Faktor Penentu Hasil Akhir Derby Milan
- Highlights Serie A: Inter Milan 4-2 AC Milan
- Man of the Match Inter Milan vs AC Milan: Zlatan Ibrahimovic
- Milan Gagal Menang Atas Inter, Pioli Marah Besar
- Milan Kalah Setelah Unggul Atas Inter, Ibrahimovic Kehabisan Kata-kata
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lukaku Catatkan 20 Gol Bagi Inter Lebih Cepat Ketimbang Ronaldo
Liga Italia 10 Februari 2020, 22:55
-
Ashley Young Girang Menangi Derby Milan Pertamanya
Liga Italia 10 Februari 2020, 22:00
-
Ibrahimovic Memang Uzur, Tapi Ia Tetap Hewan Buas yang Sulit Dijinakkan
Liga Italia 10 Februari 2020, 21:45
-
De Vrij Puji Karakter Inter Milan Saat Hajar Milan
Liga Italia 10 Februari 2020, 21:16
-
Kisah di Balik Tendangan Bebas Eriksen yang Nyaris Jebol Gawang Milan
Liga Italia 10 Februari 2020, 20:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25


















KOMENTAR