Bola.net - Geoffrey Kondogbia mengungkapkan bahwa salah satu alasan terbesarnya memilih pindah ke Inter Milan pada musim ini adalah adanya sosok Roberto Mancini.
Gelandang asal Prancis itu tampil menawan bersama AS Monaco pada musim lalu. Alhasil banyak klub yang memburu servisnya. Awalnya ia sempat nyaris gabung dengan AC Milan. Saat transfernya ke San Siro nampak sudah pasti, secara tiba-tiba ia berbelok untuk pindah ke Inter.
Kondogbia mengatakan, salah satu alasan terbesar dirinya memilih pindah ke Inter adalah adanya sosok pelatih yang handal dalam menangani para pemain muda, Mancini.
"Saya rasa Inter adalah pilihan terbaik. Saya baru mulai mengenal liga Italia ini dan pelatih. Saya rasa ini adalah proyek terbaik dalam karir saya untuk tumbuh dan berkembang," tutur gelandang 22 tahun ini pada Sky.
"Mancini bisa mengeluarkan kemampuan terbaik para pemainnya. Saya tahu dan melihat sendiri hal itu. Namun ia juga adalah sosok karakter yang hebat. Saya terhormat ia memilih saya. Saya paling suka dengan ucapannya. Saya tahu ia adalah pelatih yang membantu para pemain muda untuk berkembang. Hal itu sangat berperan besar dalam pengambilan keputusan saya," terang Kondogbia. [initial]
(sky/dim)
Gelandang asal Prancis itu tampil menawan bersama AS Monaco pada musim lalu. Alhasil banyak klub yang memburu servisnya. Awalnya ia sempat nyaris gabung dengan AC Milan. Saat transfernya ke San Siro nampak sudah pasti, secara tiba-tiba ia berbelok untuk pindah ke Inter.
Kondogbia mengatakan, salah satu alasan terbesar dirinya memilih pindah ke Inter adalah adanya sosok pelatih yang handal dalam menangani para pemain muda, Mancini.
"Saya rasa Inter adalah pilihan terbaik. Saya baru mulai mengenal liga Italia ini dan pelatih. Saya rasa ini adalah proyek terbaik dalam karir saya untuk tumbuh dan berkembang," tutur gelandang 22 tahun ini pada Sky.
"Mancini bisa mengeluarkan kemampuan terbaik para pemainnya. Saya tahu dan melihat sendiri hal itu. Namun ia juga adalah sosok karakter yang hebat. Saya terhormat ia memilih saya. Saya paling suka dengan ucapannya. Saya tahu ia adalah pelatih yang membantu para pemain muda untuk berkembang. Hal itu sangat berperan besar dalam pengambilan keputusan saya," terang Kondogbia. [initial]
Baca Juga:
- Thohir Pastikan Inter Akan Berjuang Keras Demi Raih Scudetto
- Zanetti Senang dengan Peran Barunya di Inter
- Inter Diingatkan Tak Jemawa
- Allegri Ingin Hernanes Cetak Banyak Gol Bagi Juve
- Meski Borong Pemain, Moratti Tak Yakin Inter Capai Scudetto
- Juara, Motivasi Hernanes Gabung Juventus
- Hernanes Datang Sebagai Trequartista
- Candela: Roma Calon Juara
- Galliani Tolak Puji Transfer Inter Milan
- Insigne Tolak Pinangan Inter Milan
- Felipe Melo: Inter Jadi Impian Saya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kondogbia Pilih Inter Karena Mancini
Liga Italia 4 September 2015, 23:20
-
Neymar Dinilai Tak Layak Jadi Kapten Brasil
Amerika Latin 4 September 2015, 23:15
-
Milan Patok Standar Tinggi pada Balotelli
Liga Italia 4 September 2015, 23:01
-
Milan Patok Standar Tinggi pada Balotelli
Liga Italia 4 September 2015, 23:01
-
Baru Main 3 Menit dengan Milan, Balotelli Sudah Cetak Gol Indah
Open Play 4 September 2015, 03:29
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR