Bola.net - Pelatih baru Juventus, Maurizio Sarri mengaku tidak gentar dengan pekerjaan barunya ini. Sarri menegaskan ia siap menjawab semua ekspektasi publik Turin sejak musim perdananya bersama Si Nyonya Tua.
Pada hari Minggu (16/6) kemarin, Juventus resmi mengumumkan pengganti Massimiliano Allegri. Mereka merekrut pelatih Chelsea, untuk menjadi pelatih baru mereka untuk tiga tahun ke depan.
Sarri sendiri punya tanggung jawab besar di Turin. Ia harus memastikan Si Nyonya Tua minimal mempertahankan gelar Scudetto mereka untuk kali sembilan beruntun, setelah delapan tahun terakhir mereka selalu menjadi juara bertahan.
Tidak hanya itu, Sarri juga dituntut untuk membawa Juventus menjuarai Liga Champions. Bianconeri sudah lama sekali tidak memenangkan trofi Si Kuping Bundar sehingga mereka berharap Sarri bisa menuntaskan puasa mereka tersebut.
Sarri menyadari bahwa ia punya tugas yang berat ketika menerima pinangan Juventus. Namun ia optimis bisa menjawab semua ekspektasi publik terhadap dirinya.
"Saya berekspektasi bahwa setiap hari ketika saya bangun tidur, saya akan terus mempelajari cara untuk memenangkan pertandingan," beber Sarri kepada Goal International.
"Meraih kemenangan beruntun bukanlah sesuatu yang mudah, dan di Juventus kami memiliki kewajiban untuk terus meraih kemenangan. Namun saya menyadari kesulitan ini dan saya akan berusaha untuk mengatasinya."
Baca rencana Sarri bersama Juventus di bawah ini.
Belum Tetapkan Taktik
Sarri yang baru saja mendarat di Turin mengaku masih belum menentukan formasi dan taktik apa yang akan ia gunakan bersama Juventus musim depan.
Ia menyebut bahwa ia ingin mempelajari timnya terlebih dahulu sebelum menentukan taktik yang akan ia gunakan.
"Saya sudah memiliki gambaran mengenai dua atau tiga pemain yang bisa menghadirkan perbedaan untuk tim ini, dan saya siap untuk memberikan mereka lingkungan untuk mengekspresikan diri mereka. Setelah itu baru formasi kami akan menyesuaikan." tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maurizio Sarri Bertekad Putus Kutukan Juventus di Liga Champions
Liga Italia 20 Juni 2019, 23:00
-
Dengan 150 Operan, Sarri Patok Pjanic Sebagai Pusat Filosofinya
Liga Italia 20 Juni 2019, 22:41
-
Maurizio Sarri Siap Jawab Semua Ekspektasi di Juventus
Liga Italia 20 Juni 2019, 21:20
-
Ini Alasan Maurizio Sarri Terima Pinangan Juventus
Liga Italia 20 Juni 2019, 21:00
-
Costa: Banyak Hal Hebat Bisa Dikembangkan dengan Sarri
Liga Italia 20 Juni 2019, 20:27
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR