
Bola.net - Juventus tampil begitu perkasa pada musim ini. Sampai pada akhirnya mereka menelan kekalahan pertama kala melawan Lazio di ajang Serie A akhir pekan kemarin.
Padahal, pada waktu itu, klub asuhan Maurizio Sarri tersebut punya peluang besar untuk menyalip Inter Milan dari puncak klasemen. Seperti yang diketahui, Nerazzurri meraih hasil seri saat bertemu AS Roma satu hari sebelumnya.
Itu adalah kekalahan pertama Juventus pada musim ini. Sebelumnya, mereka selalu berhasil melewati berbagai macam rintangan yang disajikan oleh lawan-lawannya.
Aroma kekalahan pertama Juventus sebenarnya sudah tercium sejak pekan lalu, tepatnya saat menghadapi Sassuolo. Mereka hanya mampu bermain imbang 2-2 dan sempat tertinggal dengan skor 1-2.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kadang tak Bisa Menang
Kekalahan itu dimaklumi dengan baik oleh sang gelandang, Miralem Pjanic. Pemain asal Bosnia tersebut berujar bahwa Juventus selalu berusaha untuk menang, namun ada masa di mana mereka tak mampu melakukannya.
"Kami selalu ingin menang, namun sering terjadi pada suatu waktu di mana kami tak bisa mengamankan tiga poin, meski kami seharusnya tidak seperti itu," ujar Pjanic seperti yang dikutip dari situs resmi klub.
"Kami memiliki perjalanan yang bagus sampai sekarang. Kami tak bisa bersikap negatif; kami harus mencari keseimbangan yang tepat. Tidak mudah untuk selalu menjadi brilian," lanjutnya.
Tetap Percaya Sarri
Begitu kalah atas Lazio, suara sumbang yang meminta Maurizio Sarri turun dari kursi kepelatihan mulai terdengar. Tak sedikit fans setia Bianconeri yang merasa perolehan tim kesayangan mereka menurun sejak diasuh eks pelatih Chelsea itu.
Namun Pjanic tetap percaya kepada Sarri. Sebab menurut pandangannya, Juventus hanya belum bermain 100 persen sesuai dengan apa yang diharapkan olehnya.
"Kami mempercayai Sarri. Kami adalah tim yang bersatu padu. Hasilnya bagus, namun pelatih meminta lebih: Kami masih memiliki banyak potensi untuk dikeluarkan," tambahnya.
Sebagai penutup, Pjanic menyatakan tekad Juventus untuk meraih gelar Serie A lagi. "Kami ingin menjuarai liga dan kami harus melakukannya lebih baik lagi," katanya.
Apakah Juventus mampu meraih gelar Scudetto lagi, seperti yang terjadi pada musim-musim sebelumnya? Tinggalkan opini kalian pada kolom komentar di bawah ya, Bolaneters.
(Juventus.com)
Baca Juga:
- Di Musim Perdana, Sarri Sudah Bidik Final Liga Champions dengan Juventus
- Bagaimana Rasanya Jadi Bek Terbaik di Dunia? Sergio Ramos Menjawab
- Termasuk MU, Ada Lima Klub Berebut Christian Eriksen
- Data dan Fakta Liga Champions: Bayer Leverkusen vs Juventus
- Prediksi Bayer Leverkusen vs Juventus 12 Desember 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Buka Pembicaraan untuk Transfer Willian
Liga Italia 11 Desember 2019, 18:00
-
Miralem Pjanic. Ada Saat di Mana Juventus Tak Bisa Menang
Liga Italia 11 Desember 2019, 14:38
-
Di Musim Perdana, Sarri Sudah Bidik Final Liga Champions dengan Juventus
Liga Champions 11 Desember 2019, 10:22
-
Bagaimana Rasanya Jadi Bek Terbaik di Dunia? Sergio Ramos Menjawab
Liga Spanyol 11 Desember 2019, 04:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Brentford 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 06:15
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR