
Bola.net - - Moise Kean jadi korban tindakan pelecehan rasial ketika Juventus sukses mengalahkan Cagliari dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga lanjutan Serie A 2018/19, Rabu (3/4) dini hari WIB. Kean berperan penting dengan mencetak gol kedua Juve di menit ke-85.
Kean dilecehkan fans Cagliari nyaris sepanjang laga. Lalu, setelah dia mencetak gol kemenangan Juve, Kean melakukan selebrasi dengan berdiri tepat di depan suporter lawan. Dia seakan-akan membalas fans Cagliari tepat di depan muka mereka.
Aksi Kean ini membuat suporter lawan kian muntab. Mereka justru terus mencela Kean. Bahkan kapten Cagliari, Luca Ceppitelli harus mendatangi mereka untuk menenangkan suporter yang sudah dilahap amarah.
Bek Juventus, Bonucci mengakui pelecehan rasial tidak bisa dibenarkan, tetapi di saat yang sama selebrasi Kean juga salah. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sama-Sama Salah
Menurut Bonucci, tidak ada yang benar dan yang salah dalam insiden ini. Dia menyadari Kean pasti marah karena dilecehkan, tetapi dia juga mengkritik selebrasi Kean yang justru memprovokasi suporter lawan.
"Kean tahu bahwa ketika dia mencetak gol, dia harus fokus melakukan selebrasi dengan rekan setimnya. Dia tahu dia juga bisa melakukan sesuatu yang berbeda," kata Bonucci ke Sky Sports Italia.
"Ada cemoohan rasial pasca gol tersebut, Blaise [Matuidi] mendengar itu dan dia marah. Saya pikir situasinya 50:50, sebab Moise seharusnya tidak melakukan itu dan Curva seharusnya tidak bereaksi demikian."
"Kami adalah profesional, kami harus memberikan contoh dan tidak memprovokasi siapa pun," lanjut dia.
Tidak Mendengar
Pernyataan senada dilontarkan pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. Pasca gol tersebut, Allegri mengaku tidak mendengar cemoohan rasial suporter lawan karena posisinya yang terlalu jauh. Biar begitu, dia ingin pelecehan seperti itu segera dibasmi dari sepak bola.
"Saya tidak mendengar apa pun dari tribune, saya fokus pada pertandingan. Anda membutuhkan kecerdasan untuk berurusan dengan situasi seperti ini dan seharusnya tidak memprovokasi orang-orang," kata Allegri.
"Biar begitu, tentu saja itu bukan berarti pada idiot di tengah penonton dan cara mereka bereaksi bisa dibenarkan," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penggemarnya Berlaku Rasis, Cagliari Malah Salahkan Kean
Liga Italia 3 April 2019, 18:39
-
Juventus Tuntut Pelaku Rasisme Dihukum Seberat-beratnya
Liga Italia 3 April 2019, 17:30
-
Moise Kean Jadi Korban Pelecehan Rasial, Bonucci: Sama-Sama Salah
Liga Italia 3 April 2019, 13:30
-
Zidane Memang Tepat untuk Madrid, Begini Kesaksian Ronaldo
Liga Spanyol 3 April 2019, 09:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Argentina vs Cape Verde: Lionel Messi
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:03
-
Tempat Menonton Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 07:15
-
Real Madrid Buat Klarifikasi: Kami Tidak Kejar Enzo Fernandez!
Liga Spanyol 4 Juli 2026, 07:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 06:30
-
Resmi! Asia Sudah Tidak Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:30
-
Man of the Match Australia vs Mesir: Mohamed Salah
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:05
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko vs Inggris 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:15
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Cape Verde, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR