
Bola.net - Eks bek Juventus Medhi Benatia membela Miralem Pjanic dengan mengatakan bahwa para pemain Bianconeri lainnya juga merasa kelelahan bermain di bawah sistem yang diterapkan Maurizio Sarri.
Pjanic adalah salah satu pilar lini tengah Juventus. Namun pemain asal Bosnia itu kemudian mendapatkan kritikan.
Pjanic diklaim selembut keju mozzarella oleh eks Presiden Juve, Giovanni Cobolli Gigli. Ia juga dituding nampak kelelahan.
Kritikan itu terlontar setelah Juventus menelan dua kekalahan dan sempat kehilangan posisinya di puncak klasemen Serie A beberapa waktu lalu. Setelah itu muncul kabar bahwa Bianconeri siap melepasnya.
Ia dilepas agar Juve mendapat dana segar untuk membeli pemain top. Setelah itu ada juga kabar bahwa Chelsea siap menukarnya dengan Jorginho.
Tak Cuma Pjanic yang Kelelahan
Pembelaan kemudian dilontarkan oleh Medhi Benatia pada Miralem Pjanic. Bek asal Maroko ini mengatakan bahwa Pjanic telah beradaptasi dengan baik dengan skema Maurizio Sarri.
Permainannya kini juga telah berubah untuk menyesuaikan diri dengan taktik Sarri. Ia tak menampik bahwa Pjanic memang kelelahan namun juga menyebut bahwa pemain Juventus lainnya juga merasakan hal yang sama.
“Sebelum Inter, Mira tidak merasa berada dalam kondisi terbaiknya, tetapi mari kita lihat berapa banyak permainan yang telah ia mainkan. Ia adalah salah satu pemain Bianconeri dengan penampilan terbanyak," ucapnya pada Tuttosport.
“Ia juga beradaptasi dengan sistem taktis baru dan sejak Sarri datang, Juventus sering bermain dengan trequartista di belakang dua striker," sambung Benatia.
“Ia harus banyak berlari, sama seperti [Blaise] Matuidi. Keduanya mengaku kepada saya bahwa mereka benar-benar lelah. Itu sulit untuk semua orang. Lebih sedikit penguasaan bola dan lebih banyak berlari. Pada akhirnya, ia melukai otot adduktornya."
Gelandang Paling Berkualitas
Medhi Benatia juga mengatakan bahwa Miralem Pjanic merupakan gelandang yang sangat berkualitas. Bahkan ia berani menyebutnya sebagai gelandang terbaik yang dimiliki Juventus.
“Saya mengerti bahwa Sarri ingin ia memainkan bola lebih banyak, tetapi secara fisik ia harus baik bagi tim. Mire selalu dapat menemukan Anda di posisi ketika lawan menekan. Ia memiliki kualitas lebih dari yang lain," pujinya.
“Pjanic juga mengkritik diri sendiri, ia tidak marah jika ia diganti mengetahui ia tidak bermain dengan baik. Ia akan mencoba memulihkan kontribusinya. Ia adalah orang pertama yang membawanya pada dirinya sendiri."
(tuttosport)
Baca Juga:
- Carlos Tevez: Pemain Bola Bisa Hidup Setahun Tanpa Gaji
- Terungkap, Miralem Pjanic Memang Jadi Buruan Transfer PSG dan Real Madrid
- Maurizio Sarri Ajak Willian Gabung Juventus
- Bukan Juventus, Paul Pogba Ternyata Lebih Ngebet Gabung Real Madrid
- Potret-potret Georgina Sebelum Jadi Kekasih Ronaldo, Sudah Aduhai dari Dulu
- Bukan Juventus, Lukaku Memang Selalu Berharap Gabung Inter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Belum Genap Semusim di Juventus, De Ligt Ditawarkan ke Real Madrid
Liga Spanyol 3 April 2020, 22:11
-
Juventus Tumbalkan Douglas Costa untuk Transfer Gabriel Jesus
Liga Italia 3 April 2020, 18:40
-
Musim Depan, Sami Khedira Hijrah ke Inggris?
Liga Inggris 3 April 2020, 17:00
LATEST UPDATE
-
Tidak Usah Ragu, Gavi Memang Layak Masuk Skuad Timnas Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 15:32
-
Rekap Daftar Klub yang Sudah Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Champions 26 Mei 2026, 15:02
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Malaysia Masters 2026
Bulu Tangkis 26 Mei 2026, 15:00
-
Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
Liga Champions 26 Mei 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR