
Bola.net - Romelu Lukaku telah mengungkapkan kenyataan 'mengejutkan' yang dihadapinya pada musim panas ini setelah kembali dari masa peminjamannya bersama Inter Milan dan tidak mendapat tempat di Chelsea di tengah penampilan moncernya bersama AS Roma.
Penyerang asal Belgia itu mengalami kegagalan untuk pindah ke Inter Milan dan Juventus sebelum akhirnya setuju untuk bergabung dengan tim asuhan Jose Mourinho setelah diasingkan dari skuad utama The Blues.
Pemain berusia 30 tahun itu, yang telah mencetak tujuh gol mengesankan dalam delapan pertandingan sejak pindah ke ibu kota Italia, ia bungkam mengenai detail cobaan yang dialaminya.
"Saya akan berbicara pada saat yang tepat, tetapi jika saya memberi tahu Anda bagaimana keadaan sebenarnya pada musim panas lalu, semua orang akan terkejut," ucap Lukaku.
Simak komentar lebih lanjut sang pemain di bawah ini.
Hanya Fokus Bermain Sepak bola
Namun, Lukaku merasa nyaman untuk mengungkapkan ketidaksenangannya dengan situasinya di musim panas saat berbicara dalam sesi konferensi pers menjelang kualifikasi Euro 2024 Belgia melawan Austria dan Swedia.
"Sebagian besar orang di ruangan ini mengenal saya. Anda tahu bahwa saya tidak suka bertele-tele," katanya.
"Ada saat-saat ketika saya merasa seperti bisa meledak dan lima tahun yang lalu saya mungkin akan melakukannya.
"Sekarang saya hanya berkonsentrasi pada apa yang dapat saya lakukan dengan baik, yaitu bermain sepak bola. Saya bekerja keras sepanjang musim panas."
Klarifikasi Lukaku
Sang pemain juga memiliki kesempatan untuk bergabung dengan sejumlah pesepakbola ternama yang mendaftar untuk mendapatkan kekayaan yang ditawarkan di Arab Saudi.
Ia sempat diincar oleh Al-Hilal, yang kemudian berhasil mendapatkan Neymar, namun ia memutuskan bahwa ia masih memiliki keinginan untuk berlaga di sepak bola Eropa.
"Saya merasa terhormat dengan ketertarikan mereka, tetapi setelah percakapan yang kami lakukan, saya tidak sepenuhnya yakin. Liga ini [Arab Saudi] akan menjadi salah satu yang terbesar di dunia, tetapi saya belum ingin meninggalkan Eropa.
"Saya tahu betul apa yang akan terjadi pada musim panas ini dan ada beberapa klub yang tidak akan saya tuju. Pada akhirnya, Anda harus mempertimbangkan apa yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir di level sepak bola dan pribadi, itulah sebabnya saya membuat pilihan saya.
"Saya tidak suka berbicara terlalu banyak di luar lapangan, tetapi terkadang ada baiknya untuk memberi tahu orang-orang apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang tidak."
Rahasia Tampil Moncer
Berbicara setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 atas Cagliari pada akhir pekan lalu, Lukaku menyindir mereka yang telah berbicara tentang kondisinya dan menyatakan bahwa penampilannya menunjukkan kerja keras yang telah ia lakukan selama musim panas.
Ia juga memberikan pujian kepada Mourinho, yang ia yakini telah menjadi kunci kesuksesan di awal musim.
"Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, saya dan pelatih memiliki hubungan yang spesial," ujarnya.
"Dia mengenal keluarga saya, dia mengenal anak-anak saya: dia adalah seseorang yang saya percayai, seperti yang dia lakukan pada saya. Ia juga keras, seperti halnya pelatih-pelatih lain di masa lalu, namun itulah satu-satunya cara agar saya dapat berkembang sebagai seorang pemain."
Sumber: Daily Mail
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Serie A 2023/24
Baca Juga:
- Yunus Musah Kaget Adaptasinya di Milan Berjalan Lebih Lancar dari Dugaan
- Cuma Butuh Satu Pembenahan Saja, dan Skuad AC Milan Bakal Komplet
- Legenda Milan Ini Antusias Nantikan Performa Terbaik Chukwueze
- Napoli Ditolak Antonio Conte secara Halus
- Main Judi Online, Gelandang Muda Juventus Diperiksa Pihak Berwajib Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Anomali AS Roma: Gol Terbanyak Kedua, tapi Peringkat 10 di Klasemen Serie A
Liga Italia 11 Oktober 2023, 08:20
-
Liga Italia 11 Oktober 2023, 07:05

-
Mourinho tak Yakin Bertahan di AS Roma, Gara-gara Ada Anti-Mourinhisme?
Liga Italia 11 Oktober 2023, 06:12
-
Top Skor AS Roma: Romelu Lukaku, 7 Gol
Liga Italia 10 Oktober 2023, 10:59
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR