Rahasia Tersembunyi Pavlovic Terbongkar! Bek AC Milan Ini Ternyata Punya Naluri Striker

Rahasia Tersembunyi Pavlovic Terbongkar! Bek AC Milan Ini Ternyata Punya Naluri Striker
Strahinja Pavlovic merayakan gol untuk AC Milan pada laga pekan ke-26 Serie A lawan Cremonese, Minggu (1/3) malam WIB (c) Dok. AC Milan

Bola.net - Performa Strahinja Pavlovic bersama AC Milan musim 2025/2026 mencuri perhatian publik. Bek tengah asal Serbia itu tampil jauh lebih konsisten dibanding musim debutnya. Ia bukan hanya solid di lini belakang, tetapi juga mulai menunjukkan kontribusi nyata dalam urusan gol.

Dalam 29 pertandingan Serie A musim ini, Pavlovic sudah mengoleksi empat gol dan satu assist. Catatan tersebut tergolong impresif untuk seorang bek tengah. Apalagi, kontribusinya kerap datang di momen krusial saat Milan membutuhkan pembeda.

Peningkatan performa ini tak lepas dari peran pelatih Massimiliano Allegri. Sang pelatih berhasil merancang sistem yang memberi ruang bagi Pavlovic untuk lebih eksploratif. Ia ditempatkan di sisi kiri dalam skema tiga bek, yang memungkinkannya sesekali maju membantu serangan.

Kini, dengan performa yang terus menanjak, pembicaraan soal perpanjangan kontrak mulai mencuat. Pavlovic pun membuka sejumlah rahasia di balik peningkatan performanya dalam wawancara bersama Tuttosport.

1 dari 3 halaman

Jejak Lama yang tak Terlupakan: Dari Striker ke Bek

Selebrasi Strahinja Pavlovic dalam laga AC Milan vs Torino di Serie A 2025/2026, Minggu (22/3/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Selebrasi Strahinja Pavlovic dalam laga AC Milan vs Torino di Serie A 2025/2026, Minggu (22/3/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Perjalanan Pavlovic ternyata tidak selalu dimulai dari lini pertahanan. Ia mengaku pernah bermain di posisi yang jauh lebih ofensif saat masih muda. Pengalaman itulah yang kini menjadi salah satu kunci ketajamannya.

Saat masih berkembang sebagai pemain muda, Pavlovic sempat mengisi posisi penyerang tengah. Bahkan, ia juga pernah dimainkan sebagai gelandang serang atau nomor sepuluh. Hal ini membentuk insting menyerangnya sejak dini.

Kemampuan membaca ruang di kotak penalti menjadi keunggulan tersendiri. Ia tahu kapan harus maju dan di mana posisi ideal untuk mencetak gol. Hal ini membuatnya tampil berbeda dibanding bek tengah pada umumnya.

“Saya rasa saya bahkan pernah bermain di posisi penyerang saat masih kecil. Sebagai penyerang tengah, tetapi juga sebagai pemain nomor sepuluh, dan itu membantu saya bergerak di sekitar area penalti… Mungkin saya bisa mencoba lagi di liga Serbia, tetapi di Italia terlalu sulit," ungkapnya, dikutip dari SempreMilan.

2 dari 3 halaman

Dari Sisi Sayap Hingga Jadi Tembok Pertahanan

Bek AC Milan, Strahinja Pavlovic mencoba merebut bola dari kaki Gustav Isaksen di laga Lazio vs AC Milan (c) AP Photo/Andrew Medichini

Bek AC Milan, Strahinja Pavlovic mencoba merebut bola dari kaki Gustav Isaksen di laga Lazio vs AC Milan (c) AP Photo/Andrew Medichini

Meski kini identik sebagai bek tengah, perjalanan Pavlovic menuju posisi tersebut tidak instan. Ia sempat melalui beberapa fase sebelum akhirnya menemukan peran terbaiknya. Proses itu bahkan sempat membuatnya ragu.

Awalnya, ia ditempatkan sebagai bek sayap oleh pelatihnya di level junior. Posisi itu kemudian berubah menjadi bek tengah seiring waktu berjalan. Adaptasi tersebut tidak selalu berjalan mulus bagi Pavlovic.

Ia mengaku sempat tidak nyaman dengan peran barunya. Namun, seiring pengalaman dan pemahaman taktik yang meningkat, ia mulai menerima kenyataan tersebut. Bahkan, posisi itu kini justru menjadi kekuatan utamanya.

“Awalnya mereka menurunkan saya ke posisi bek sayap, lalu ke bek tengah. Awalnya saya tidak menyukainya, tetapi kemudian saya menyadari itu adalah jalan saya.”


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL