Analisis Grup D Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Sedikit Diunggulkan, Tapi Turki dan Australia Siap Mengacaukan

Analisis Grup D Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Sedikit Diunggulkan, Tapi Turki dan Australia Siap Mengacaukan
Penyerang Amerika Serikat Christian Pulisic (10) merayakan gol ke gawang Senegal bersama gelandang Sebastian Berhalter (14) pada laga persahabatan internasional di Charlotte, 31 Mei 2026 (c) AP Photo/Scott Kinser

Bola.net - Empat negara dengan karakter permainan berbeda akan saling bentrok di Grup D Piala Dunia 2026. Amerika Serikat sebagai tuan rumah bersama memang mendapat sorotan lebih besar, tetapi jalan mereka menuju fase gugur dipastikan tidak akan mudah.

Turki datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sukses kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia. Sementara itu, Australia dan Paraguay memiliki pengalaman serta kualitas yang cukup untuk menciptakan kejutan.

Menariknya, Amerika Serikat sudah pernah berhadapan dengan seluruh lawan mereka di grup ini dalam laga persahabatan selama setahun terakhir. Hasil yang didapat pun menunjukkan tidak ada jarak kualitas yang terlalu jauh di antara keempat negara.

Seluruh pertandingan Grup D akan dimainkan di kawasan Amerika Utara bagian barat, termasuk Seattle, Vancouver, Santa Clara, dan Inglewood. Faktor perjalanan dan adaptasi cuaca diyakini akan menjadi salah satu elemen penting dalam menentukan hasil akhir grup ini.

1 dari 5 halaman

Amerika Serikat

Starting XI Timnas Amerika Serikat saat menghadapi Belgia, 29 Maret 2026. (c) AP Photo/Mike Stewart

Starting XI Timnas Amerika Serikat saat menghadapi Belgia, 29 Maret 2026. (c) AP Photo/Mike Stewart

Amerika Serikat mengusung status sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026. Dukungan publik dan keuntungan bermain di lingkungan sendiri membuat mereka sedikit lebih diunggulkan dibanding tiga rival lainnya.

Meski demikian, skuad asuhan Mauricio Pochettino masih memiliki beberapa pekerjaan rumah. Pos penjaga gawang dinilai belum sekuat generasi sebelumnya, sementara kedalaman lini belakang juga menjadi perhatian.

Harapan besar tentu berada di pundak Christian Pulisic. Namun, performa pemain AC Milan tersebut belum sepenuhnya meyakinkan setelah mengalami periode sulit dalam produktivitas gol bersama tim nasional.

Selain itu, kondisi kebugaran Tyler Adams dan Sergino Dest juga terus dipantau menjelang turnamen. Jika dua pemain penting tersebut tidak berada dalam kondisi terbaik, Amerika Serikat bisa menghadapi tantangan besar sejak fase grup.

2 dari 5 halaman

Turki

Skuad Timnas Turki yang bertanding di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa (c) TFF Official

Skuad Timnas Turki yang bertanding di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa (c) TFF Official

Turki kembali tampil di Piala Dunia setelah penantian panjang yang berlangsung lebih dari dua dekade. Keberhasilan mereka lolos menjadi bukti perkembangan signifikan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Kehadiran Vincenzo Montella memberikan warna baru bagi permainan Turki. Mantan striker AS Roma itu sukses membangun tim yang agresif dan kompetitif dalam berbagai ajang internasional.

Kapten tim Hakan Calhanoglu tetap menjadi motor permainan di lini tengah. Selain itu, Kerem Akturkoglu juga menjadi salah satu pemain yang patut diwaspadai berkat kontribusi golnya sepanjang fase kualifikasi.

Turki memiliki modal kepercayaan diri yang tinggi setelah melalui jalur play-off yang menegangkan. Jika mampu menjaga konsistensi performa, mereka berpotensi menjadi pesaing utama Amerika Serikat dalam perebutan status juara grup.

3 dari 5 halaman

Paraguay

Selebrasi Miguel Almiron dalam laga Paraguay vs Nikaragua, Sabtu (6/6/2026). (c) AP Photo/Jorge Saenz

Selebrasi Miguel Almiron dalam laga Paraguay vs Nikaragua, Sabtu (6/6/2026). (c) AP Photo/Jorge Saenz

Paraguay kembali ke Piala Dunia setelah absen sejak edisi 2010. Keberhasilan lolos otomatis dari zona Amerika Selatan menunjukkan bahwa La Albirroja kembali menemukan identitas permainan mereka.

Tim ini masih mengandalkan kombinasi pemain senior dan generasi muda. Miguel Almiron serta Antonio Sanabria menjadi sosok berpengalaman yang diharapkan mampu memimpin tim dalam situasi sulit.

Di sisi lain, Julio Enciso dan Diego Gomez menawarkan energi serta kreativitas yang dibutuhkan Paraguay untuk bersaing di level tertinggi. Kehadiran mereka memberi keseimbangan antara pengalaman dan talenta muda.

Pelatih Gustavo Alfaro juga layak mendapat perhatian. Sejak mengambil alih tim, ia berhasil meningkatkan organisasi permainan Paraguay dan membawa mereka kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia.

4 dari 5 halaman

Australia

Timnas Australia ketika berjumpa Timnas Indonesia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia (c) Abdul Aziz

Timnas Australia ketika berjumpa Timnas Indonesia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia (c) Abdul Aziz

Australia datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi melanjutkan tren positif yang mereka tunjukkan pada edisi sebelumnya. Pada Piala Dunia 2022, Socceroos berhasil menembus babak 16 besar sebelum dihentikan Argentina.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi skuad asuhan Tony Popovic. Banyak pemain yang kini telah merasakan tekanan pertandingan besar di level internasional.

Sosok Matthew Ryan tetap menjadi figur sentral dalam tim. Kiper veteran tersebut akan menjalani Piala Dunia keempatnya dan diharapkan mampu menjadi pemimpin di dalam maupun luar lapangan.

Australia mungkin tidak menjadi favorit utama di Grup D, tetapi mereka memiliki karakter kuat yang sering merepotkan lawan. Jika mampu menjaga disiplin permainan, Socceroos bisa menjadi tim yang menggagalkan prediksi banyak pihak dan merebut tiket ke babak gugur.

Sumber: AP News


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL