Terlihat lapar sejak dimulainya pertandingan, tuan rumah langsung menggebrak, umpan Gervinho diteruskan tendangan Torosidis, skor belum berubah. Kondisi tanpa gol tak berlangsung lama, Mattia Destro yang baru pulih memberi keunggulan di menit sembilan dengan memanfaatkan assist Gervinho dari jarak dekat.
Performa Gervinho yang memiliki mobilitas tinggi sulit dibendung pertahanan Cesena. Kombinasi kecepatan dan olah bola yang dimilikinya sekali lagi menciptakan peluang, kali ini Pjanic yang menerima umpan Gervinho gagal menggandakan skor dengan tendangan jarak jauhnya.
Tak mau menyerah, Cesena mengancam gawang Skorupski lewat sundulan Milan Djuric di tengah kotak penalti yang menjangkau umpan silang Renzetti, hanya saja bola masih belum tepat sasaran.
Mengembangkan perangkap offside, beberapa kali tim tamu mematahkan serangan Giallorossi di penghujung babak pertama. Bahkan Cesena kembali mengancam gawang Skorupski, sundulan Davide Succi menjadi peluang terakhir di babak pertama.
Mengawali babak kedua, tendangan sudut Renzetti disundul Milan Djuric tapi lagi-lagi Cesena belum mampu menyamakan keadaan.
Lewat menit 60, kedua tim makin sering menyerang. Peluang demi peluang berhamburan meski Roma lebih banyak menekan. Alessandro Florenzi begitu hidup, upaya Daniele De Rossi juga masih di blok.
Hingga di menit ke-81, tembok Cesena kembali runtuh. Lagi-lagi kecolongan dari jarak dekat, De Rossi mengkonversi sundulan Yanga-Mbiwa dari skema tendangan penjuru.
Makin mendekati akhir pertandingan, Roma makin bergairah, terhitung Radja Nainggolan, Gervinho dan Pjanic berusaha menambah keunggulan. Sayangnya tak ada penyelesaian akhir yang sukses, peluit panjang dibunyikan wasit Dino Tomassi, skor 2-0 untuk Roma.
Susunan pemain
AS Roma : Skorupski; Torosidis, Manolas, Astori (Yanga-Mbiwa 54), Cole; Keita, De Rossi (Nainggolan 82), Pjanic; Gervinho, Destro, Iturbe (Florenzi 54)
Cesena : Agliardi; Capelli (Garritano 82), Volta, Lucchini, Renzetti; Magnusson; Giorgi, De Feudis, Coppola, Succi (Defrel 52); Djuric (Hugo Almeida 63)
Statistik pertandingan
Shots (on target) : 16 (6) - 4 (1)
Tendangan sudut : 7 - 3
Pelanggaran : 11 - 13
Ball poss : 70 - 30. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Cabik Cesena, Roma Samai Juventus
Liga Italia 30 Oktober 2014, 04:47
-
Review: Penalti Icardi Jinakkan Sampdoria
Liga Italia 30 Oktober 2014, 04:42
-
Review: Newcastle Pecundangi City di Etihad
Liga Inggris 30 Oktober 2014, 04:42
-
Review: Brace Varane Turut Menangkan Madrid
Liga Spanyol 30 Oktober 2014, 03:55
-
Kritis, Dortmund Tetap Melaju di DFB Pokal
Liga Eropa Lain 29 Oktober 2014, 05:40
LATEST UPDATE
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
-
Battle of WAGs Liga Inggris 2025/2026: Arsenal vs Liverpool
Bolatainment 8 Januari 2026, 19:55
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR