
Bermain di kandang sendiri tentu saja tidak mau di sia-siakan oleh kubu Inter. Mereka tampil menyerang sejak menit-menit pertama laga berjalan.
Diego Milito, Rodrigo Palacio, Ricardo Alvarez dan Yuto Nagatomo silih berganti mencoba membongkar pertahanan tim tamu. Catania yang yang terus mendapat tekanan praktis hanya dapat merapatkan barisan pertahanan.
Sepuluh menit menjelang pertandingan berakhir, Inter masih belum mau mengendurkan serangan, namun belum mampu mengubah papan skor. Catania hanya mampu mencuri serangan melalui serangan balik yang cepat tetapi juga gagal.
Di babak pertama Inter tercatat memperoleh setidaknya empat peluang matang tetapi tidak ada yang berbuah gol. Sampai waktu turun minum skor masih tetap imbang tanpa gol bagi kedua tim.
Keluar dari kamar ganti Walter Mazzarri memasukkan Mateo Kovacic menggantikan Zdravko Kuzmanovic untuk menambah variasi serangan.
Inter masih berusaha keras untuk memecah kebuntuan di babak kedua ini. Tekanan tak pernah putus dilancarkan anak asuh Mazarri, beberapa peluang pun kembali tercipta. Sayang, tak ada satupun yang menjadi gol.
Catania yang bermain bertahan dan sabar berulangkali mampu mematahkan serangan tuan rumah. Usaha terakhir dari Mazzarri adalah memasukkan pemain berkarakter menyerang lainnya yakni Rubben Botta yang masuk menggantikan Juan Jesus.
Sampai peluit panjang dibunyikan tak ada gol yang tercipta dan kedua tim harus puas berbagi poin. Dengan tambahan satu poin itu Inter masih berada di tempat kelima klasemen Serie A dengan 33 poin.
Statistik Internazionale vs Catania:
Shots: 13-5
Shots on goal: 3-0
Penguasaan bola: 59%-41%
Pelanggaran: 13-15
Corner: 14-4
Offside: 5-2
Kartu kuning: 1-2
Kartu merah: 0-0
Susunan Pemain Kedua Tim:
Internazionale: Handanovic, Campagnaro, Rolando, Juan (Botta 81'), Jonathan, Kuzmanovic (Kovacic 46'), Cambiasso (Taider 62'), Nagatomo, Alvarez, Palacio, Milito.
Catania: Frison, Rolin, Legrottaglie, Peruzzi (Almiron 75'), Bergressio, Lodi, Leto (Castro 70'), Izco, Bellusci (Gyomber 66'), Rinaudo, Biraghi. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Highlights Serie A: Cagliari 1-2 AC Milan
Open Play 26 Januari 2014, 23:57
-
Essien Bantah Kabar Gagal Tes Medis di Milan
Liga Italia 26 Januari 2014, 23:40
-
Review: Milan Susah Payah Tundukkan Cagliari
Liga Italia 26 Januari 2014, 22:59
-
Review: Catania Tahan Inter Tanpa Gol di Giuseppe Meazza
Liga Italia 26 Januari 2014, 22:53
-
AC Milan Siapkan Kontrak Bagi Vidic?
Liga Italia 26 Januari 2014, 22:10
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR