
Bola.net - Bertandang ke Marc Antonio Bentegodi markas Chievo, AC Milan tak mampu mewujudkan ambisi membawa pulang tiga angka. Pertandingan berakhir dengan skor imbang tanpa gol (10/11).
Ambisi Milan untuk memetik poin penuh sepertinya tersendat di babak pertama. Tanpa diperkuat Mario Balotelli, Massimiliano Allegri mengandalkan Alessandro Matri di lini depan. Sedangkan Kaka menopang di belakangnya sebagai penyerang lubang. Komposisi tersebut cukup untuk mengambil dominasi permainan meski bermain di markas Chievo.
Tim tamu mengandalkan serangan dari sisi lapangan, Urby Emanuelson dan Ignazio Abate tampil begitu menonjol. Berulang kali mereka mengancam melalui umpan-umpan berbahaya. Sayang, gol belum juga berhasil mereka ciptakan.
Lini tengah Rossoneri juga tampil menonjol dalam pertandingan ini. Andrea Poli, Riccardo Montolivo dan NIgel De Jong mampu terus membombardir pertahanan Chievo. Namun pertahanan tuan rumah sangat kokoh dan sulit ditembus. Hampir tak tercipta peluang di babak pertama ini. Kedua tim bermain sangat hati-hati. Hingga turun minum skor imbang tanpa gol tetap bertahan.
Babak kedua dimulai, tim tamu kembali menggebrak. Keinginan untuk segera memastikan kemenangan sesuai target mereka tampaknya kembali membara.
Namun usaha Milan untuk membongkar pertahanan tuan rumah masih saja menemui kebuntuan. Strategi bertahan yang diterapkan Chievo tampaknya sangat manjur.
Hingga menit ke 60, serangan yang dibangun Rossoneri masih berujung kebuntuan. Perubahan yang dilakukan Allegri dengan memasukkan Robinho juga belum menunjukkan titik terang. Namun sepuluh menit setelah masuk lapangan, Robinho mulai menunjukkan perannya. Beberapa aksinya mampu membuat serangan Milan lebih menggigit meski gol masih juga belum mereka ciptakan.
Hingga sepuluh menit menjelang waktu normal usai, tim tamu masih memegang kendali permainan. Chievo yang mengandalkan serangan balik masih menyulitkan bagi Rossoneri yang menargetkan kemenangan. Dan bencana datang menghampiri tim tamu. Montolivo yang telah mengantongi kartu kuning di babak pertama kembali diganjar wasit. Praktis dua kartu kuning membuat Montolivo harus meninggalkan lapangan permainan setelah melanggar Hetemaj.
Meski bermain sepuluh pemain, Rossoneri tak menyurutkan serangan. Alhasil, Matri hampir saja membuat timnya unggul. Sayang tendangannya masih melebar. Robinho menyusul kemudian menciptakan peluang, dan lagi-lagi gagal akibat ketatnya pertahanan tuan rumah. Memasuki masa injury time , bencana datang menghampiri Chievo. Pellissier yang baru dimasukkan di babak kedua mendapat kartu merah setelah beradu mulut dengan wasit. Dan akhirnya, hingga peluit dibunyikan tanpa pertandingan berakhir, skor imbang tanpa gol tetap bertahan.
Starting line-up kedua tim:
CHIEVO (3-5-2): Puggioni; Frey, Dainelli, Cesar; Sardo, Radovanovic, L.Rigoni, Pamic, Estigarribia (Hetemaj 46'); Paloschi (Acosty 79'), Thereau (Pellissier 65').
MILAN (4-4-1-1): Abbiati; Abate, Zapata, Mexes, Emanuelson; Poli (Constant 78'), Montolivo, De Jong, Muntari (Robinho 66'); Kaka (Cristante 85'); Matri.
Statistik Pertandingan:
Penguasaan bola: 26% - 74%
Ambisi Milan untuk memetik poin penuh sepertinya tersendat di babak pertama. Tanpa diperkuat Mario Balotelli, Massimiliano Allegri mengandalkan Alessandro Matri di lini depan. Sedangkan Kaka menopang di belakangnya sebagai penyerang lubang. Komposisi tersebut cukup untuk mengambil dominasi permainan meski bermain di markas Chievo.
Tim tamu mengandalkan serangan dari sisi lapangan, Urby Emanuelson dan Ignazio Abate tampil begitu menonjol. Berulang kali mereka mengancam melalui umpan-umpan berbahaya. Sayang, gol belum juga berhasil mereka ciptakan.
Lini tengah Rossoneri juga tampil menonjol dalam pertandingan ini. Andrea Poli, Riccardo Montolivo dan NIgel De Jong mampu terus membombardir pertahanan Chievo. Namun pertahanan tuan rumah sangat kokoh dan sulit ditembus. Hampir tak tercipta peluang di babak pertama ini. Kedua tim bermain sangat hati-hati. Hingga turun minum skor imbang tanpa gol tetap bertahan.
Babak kedua dimulai, tim tamu kembali menggebrak. Keinginan untuk segera memastikan kemenangan sesuai target mereka tampaknya kembali membara.
Namun usaha Milan untuk membongkar pertahanan tuan rumah masih saja menemui kebuntuan. Strategi bertahan yang diterapkan Chievo tampaknya sangat manjur.
Hingga menit ke 60, serangan yang dibangun Rossoneri masih berujung kebuntuan. Perubahan yang dilakukan Allegri dengan memasukkan Robinho juga belum menunjukkan titik terang. Namun sepuluh menit setelah masuk lapangan, Robinho mulai menunjukkan perannya. Beberapa aksinya mampu membuat serangan Milan lebih menggigit meski gol masih juga belum mereka ciptakan.
Hingga sepuluh menit menjelang waktu normal usai, tim tamu masih memegang kendali permainan. Chievo yang mengandalkan serangan balik masih menyulitkan bagi Rossoneri yang menargetkan kemenangan. Dan bencana datang menghampiri tim tamu. Montolivo yang telah mengantongi kartu kuning di babak pertama kembali diganjar wasit. Praktis dua kartu kuning membuat Montolivo harus meninggalkan lapangan permainan setelah melanggar Hetemaj.
Meski bermain sepuluh pemain, Rossoneri tak menyurutkan serangan. Alhasil, Matri hampir saja membuat timnya unggul. Sayang tendangannya masih melebar. Robinho menyusul kemudian menciptakan peluang, dan lagi-lagi gagal akibat ketatnya pertahanan tuan rumah. Memasuki masa injury time , bencana datang menghampiri Chievo. Pellissier yang baru dimasukkan di babak kedua mendapat kartu merah setelah beradu mulut dengan wasit. Dan akhirnya, hingga peluit dibunyikan tanpa pertandingan berakhir, skor imbang tanpa gol tetap bertahan.
Starting line-up kedua tim:
CHIEVO (3-5-2): Puggioni; Frey, Dainelli, Cesar; Sardo, Radovanovic, L.Rigoni, Pamic, Estigarribia (Hetemaj 46'); Paloschi (Acosty 79'), Thereau (Pellissier 65').
MILAN (4-4-1-1): Abbiati; Abate, Zapata, Mexes, Emanuelson; Poli (Constant 78'), Montolivo, De Jong, Muntari (Robinho 66'); Kaka (Cristante 85'); Matri.
Statistik Pertandingan:
Penguasaan bola: 26% - 74%
Tendangan (ke gawang): 4 (1) - 9 (1)
Tendangan Sudut: 1 - 2
Pelanggaran: 7 - 3
Offside: 2 - 1
Kartu kuning: 1 - 1
Kartu merah: 1 - 1 (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Chievo Tahan Milan di Bentegodi
Liga Italia 10 November 2013, 22:59
-
'Keterpurukan Milan Bukan Karena Blunder di Bursa Transfer'
Liga Italia 10 November 2013, 03:50
-
Galliani Tepis Kemungkinan ke PSG
Liga Italia 9 November 2013, 19:00
-
Balotelli Dirumorkan Gabung PSG di Januari
Liga Italia 9 November 2013, 08:10
-
Video: Momen Menarik di Balik Laga Barca vs Milan
Open Play 9 November 2013, 05:30
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR