
Rodrigo Palacio (25') dan Andrea Ranocchia (29') membawa Inter unggul dua gol di babak pertama. Hingga akhirnya Ricardo Alvarez mempertegas kemenangan timnya dengan golnya di menit ke 90'.
Kendati bermain di kandang lawan, paruh pertama bisa dibilang milik anak-anak asuh Walter Mazzarri. Tak hanya unggul dua gol, La Beneamata juga mendominasi permainan.
Dari segi penguasaan bola, Udinese hanya mampu memegang bola sebanyak 44%, sedangkan Inter 56%. Bahkan untuk jumlah tendangan (ke gawang), Yuto Nagatomo dkk melakukan percobaan sebanyak sembilan (empat ke gawang) kali. Tim tuan rumah hanya menghasilkan satu tendangan, itupun melebar ke atas gawang Samir Handanovic.
Rival sekota AC Milan itu bahkan unggul dua gol di 45 menit pertama. Dua pemain yang merealisasikan hal itu yakni Rodrigo Palacio (25') dan Andrea Ranocchia (29').
Di babak kedua, laga jadi semakin ketat. Udinese mulai dapat membaca alur serangan tim tamu. Hal itu terbukti ketika mereka sanggup mengancam gawang Handanovic sebanyak sembilan (tiga ke gawang) kali.
Bahkan dari segi penguasaan bola, pasukan Francesco Guidolin sanggup mengimbangi ritme permainan Inter, dengan perolehan persentase sebanyak 49% (berbanding 51%).
Hanya saja, Udinese tak sanggup mencetak gol, upaya tersebut terbilang nihil. Justru tim tamu yang menambah satu gol lewat kaki Ricky Alvarez pada menit ke 90'. Dan skor 0-3 menghiasi laga tersebut.
Dengan demikian, Inter yang meraih tiga poin di kandang Udinese merangkak ke posisi empat klasemen sementara Serie A pada giornata 11. Sedangkan Antonio Di Natale dkk berada di peringkat sepuluh dengan raihan poin 13.
Udinese: Brkic (gk); Naldo, Danilo, Domizzi; Widner, Badu, Allan, Pereryra (Fernandes 57'), Gabriel Silva; Muriel (Lopez 70'), Di Natale (Ranegie 57').
Internazionale: Handanovic (gk); Ranocchia (kartu kuning 74' + Andreolli 81')), Samuel (Rolando 37'), Juan Jesus; Jonathan (Pereira 68'), Taider, Cambiasso, Alvarez, Nagatomo; Guarin; Palacio.
Statistik Udinese - Internazionale:
Penguasaan bola: 49% - 51%
Tendangan (ke gawang): 10 (3) - 13 (5)
Tendangan Sudut: 6 - 4
Pelanggaran: 12 - 13
Offside: 3 - 1
Kartu kuning: 0 - 3
Kartu merah: 0 - 0.
(bola/rdt)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Inter Permalukan Udinese di Friulli
Liga Italia 3 November 2013, 23:02
-
Review: Napoli Jaga Keangkeran San Paolo
Liga Italia 3 November 2013, 04:47
-
Review: San Siro Kembali Ramah untuk Fiorentina
Liga Italia 3 November 2013, 04:41
-
Review: El Real Menangkan Duel Ketat di Vallecas
Liga Spanyol 3 November 2013, 03:45
-
Review: The Gunners Kubur Liverpool di Emirates
Liga Inggris 3 November 2013, 02:28
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR