
Bola.net - Fiorentina berhasil melanjutkan rekor bagus mereka kala berlaga di San Siro menghadapi Milan. Anak-abak asuhan Vincenzo Montella berhasil menaklukan punggawa Il Rossoneri dengan skor 2-0 ,pada laga yang digelar di San Siro, Minggu (03/10)
Dua laga terakhir antara kedua tim yang diadakan di San Siro selalu berhasil dimenangkan oleh Fiorentina. Catatan tersebut bertambah menjadi tiga usai kemenangan ini.
Milan butuh kemenangan untuk mengangkat moral tim sekaligus memperbaiki posisi mereka di klasemen. Tak heran jika Il Rossoneri langsung mengambil inisiatif serangan di laga ini.
Meski lebih banyak menguasai permainan di 10 menit awal, Milan justru tersengat lebih dahulu melalu aksi lincah Matos di menit ke-14. Pemain muda La Viola itu melesat di sisi kiri pertahanan Milan dan melepaskan tendangan ke arah gawang. Beruntung Gabriel masih bisa menepisnya dengan baik.
Memasuki menit ke-21, Valter Birsa mendapat kesempatan untuk mencetak gol. Sayang tendangannya ke sisi kanan gawang Neto masih bisa dihalau. Skor masih imbang 0-0.
Enam menit berselang, justru Fiorentina yang bisa unggul lebih dulu melalui Juan Vargas. Bola hasil tendangan bebas yang ia eksekusi sempat membentur Sulley Muntari sebelum akhirnya menjebol jala Gabriel. Fiorentina 1 - Milan 0.
Usai gol pertama, kedua kubu saling jual beli serangan. Baik Milan maupun Fiorentina bisa melakukan penetrasi hingga kotak penalti lawan, namun tak berhasil membuat peluang berbahaya guna mencetak gol.
Hingga wasit meniup peluit tanda paruh pertama berakhir, tak ada kubu yang bisa menjebol gawang lawan. Sementara ini Milan masih tertinggal 0-1 melalui gol dari Juan Vargas.
Memasuki babak kedua, tak ada perubahan berarti di kedua tim, baik dari sisi permainan dan susunan pemain. Laga berjalan dengan tempo sedang dan tak terlalu banyak terjadi peluang berbahaya.
Allegri berusaha memberi penyegaran di lini depan Milan dengan memasukkan Niang di menit ke-57 menggantian Birsa. 10 menit berselang ia juga memasukkan Riccardo Saponara untuk menambah kreatifitas lini serang Il Rossoneri. Namun itu masih tak membuahkan hasil.
Justru lagi-lagi Milan kembali dikejutkan di menit ke-73. Joaquin mampu melakukan teknik keeping dengan baik untuk melewati Saponara dan melepaskan umpan crossing ke dalam daerah penalti. Gabriel sigap melompat untuk menghalau, namun tangkapannya tak terlalu lengket. Bola liar mengarah pada Borja Valero dan langsung dikirimkan tanpa ampun melewati garis gawang. 2-0 Fiorentina unggul.
Usai unggul dua gol, Fiorentina semakin merapatkan pertahanan, walaupun sesekali masih bisa melepaskan serangan. Salah satunya melalui Matos. Penetrasinya di menit ke-84 berakhir dengan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun sayang, masih menyamping dari gawang Gabriel.
Milan, yang sedari awal sudah nampak tak memiliki ide untuk menembus tembok La Viola, terlihat makin kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Kedudukan 2-0 untuk Fiorentina bertahan hingga menit akhir. Milan kembali menuai hasil buruk usai pekan lalu dikalahkan oleh Parma 2-3. La Viola kini ada di peringkat 4 dengan raihan poin 21. Sementara Milan terus terpuruk di peringkat 10 dengan 12 poin, namun masih amat mungkin dilewati Torino, Genoa, dan Cagliari.
Susunan Pemain:
AC Milan: Gabriel; Abate, Zaccardo, Zapata, Constant, Montolivo, De Jong, Muntari (69' Saponara), Birsa (57' Niang), Kaka, Balotelli
Fiorentina: Neto, Tomovic, Rodriguez, Savic, Pasqual, Valero, Vargas, Ambrosini (34' Vecino), Aquilani, Matos (90' Olivera), Rossi (68' Joaquín)
Statistik Milan - Fiorentina:
Shots: 18 - 4
Dua laga terakhir antara kedua tim yang diadakan di San Siro selalu berhasil dimenangkan oleh Fiorentina. Catatan tersebut bertambah menjadi tiga usai kemenangan ini.
Milan butuh kemenangan untuk mengangkat moral tim sekaligus memperbaiki posisi mereka di klasemen. Tak heran jika Il Rossoneri langsung mengambil inisiatif serangan di laga ini.
Meski lebih banyak menguasai permainan di 10 menit awal, Milan justru tersengat lebih dahulu melalu aksi lincah Matos di menit ke-14. Pemain muda La Viola itu melesat di sisi kiri pertahanan Milan dan melepaskan tendangan ke arah gawang. Beruntung Gabriel masih bisa menepisnya dengan baik.
Memasuki menit ke-21, Valter Birsa mendapat kesempatan untuk mencetak gol. Sayang tendangannya ke sisi kanan gawang Neto masih bisa dihalau. Skor masih imbang 0-0.
Enam menit berselang, justru Fiorentina yang bisa unggul lebih dulu melalui Juan Vargas. Bola hasil tendangan bebas yang ia eksekusi sempat membentur Sulley Muntari sebelum akhirnya menjebol jala Gabriel. Fiorentina 1 - Milan 0.
Usai gol pertama, kedua kubu saling jual beli serangan. Baik Milan maupun Fiorentina bisa melakukan penetrasi hingga kotak penalti lawan, namun tak berhasil membuat peluang berbahaya guna mencetak gol.
Hingga wasit meniup peluit tanda paruh pertama berakhir, tak ada kubu yang bisa menjebol gawang lawan. Sementara ini Milan masih tertinggal 0-1 melalui gol dari Juan Vargas.
Memasuki babak kedua, tak ada perubahan berarti di kedua tim, baik dari sisi permainan dan susunan pemain. Laga berjalan dengan tempo sedang dan tak terlalu banyak terjadi peluang berbahaya.
Allegri berusaha memberi penyegaran di lini depan Milan dengan memasukkan Niang di menit ke-57 menggantian Birsa. 10 menit berselang ia juga memasukkan Riccardo Saponara untuk menambah kreatifitas lini serang Il Rossoneri. Namun itu masih tak membuahkan hasil.
Justru lagi-lagi Milan kembali dikejutkan di menit ke-73. Joaquin mampu melakukan teknik keeping dengan baik untuk melewati Saponara dan melepaskan umpan crossing ke dalam daerah penalti. Gabriel sigap melompat untuk menghalau, namun tangkapannya tak terlalu lengket. Bola liar mengarah pada Borja Valero dan langsung dikirimkan tanpa ampun melewati garis gawang. 2-0 Fiorentina unggul.
Usai unggul dua gol, Fiorentina semakin merapatkan pertahanan, walaupun sesekali masih bisa melepaskan serangan. Salah satunya melalui Matos. Penetrasinya di menit ke-84 berakhir dengan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun sayang, masih menyamping dari gawang Gabriel.
Milan, yang sedari awal sudah nampak tak memiliki ide untuk menembus tembok La Viola, terlihat makin kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Kedudukan 2-0 untuk Fiorentina bertahan hingga menit akhir. Milan kembali menuai hasil buruk usai pekan lalu dikalahkan oleh Parma 2-3. La Viola kini ada di peringkat 4 dengan raihan poin 21. Sementara Milan terus terpuruk di peringkat 10 dengan 12 poin, namun masih amat mungkin dilewati Torino, Genoa, dan Cagliari.
Susunan Pemain:
AC Milan: Gabriel; Abate, Zaccardo, Zapata, Constant, Montolivo, De Jong, Muntari (69' Saponara), Birsa (57' Niang), Kaka, Balotelli
Fiorentina: Neto, Tomovic, Rodriguez, Savic, Pasqual, Valero, Vargas, Ambrosini (34' Vecino), Aquilani, Matos (90' Olivera), Rossi (68' Joaquín)
Statistik Milan - Fiorentina:
Shots: 18 - 4
Shots on goal: 1 - 2
Penguasaan bola: 49% - 51%
Pelanggaran: 19 - 12
Corner: 10 - 3
Offside: 1 - 0
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0
(bola/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Inter Permalukan Udinese di Friulli
Liga Italia 3 November 2013, 23:02
-
Review: Napoli Jaga Keangkeran San Paolo
Liga Italia 3 November 2013, 04:47
-
Review: San Siro Kembali Ramah untuk Fiorentina
Liga Italia 3 November 2013, 04:41
-
Review: El Real Menangkan Duel Ketat di Vallecas
Liga Spanyol 3 November 2013, 03:45
-
Review: The Gunners Kubur Liverpool di Emirates
Liga Inggris 3 November 2013, 02:28
LATEST UPDATE
-
Jadwal Siaran Langsung Brighton vs Man United: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:25
-
Prediksi AC Milan vs Cagliari 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:23
-
Prediksi Torino vs Juventus 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:21
-
Hubungan dengan CEO Juventus Retak, Spalletti Bakal Resign?
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:14
-
Prediksi Tottenham vs Everton 24 Mei 2026
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:10
-
Manchester United Tawarkan Joshua Zirkzee ke Juventus dan AS Roma
Liga Inggris 24 Mei 2026, 14:27
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25



















KOMENTAR