Sebagai tuan rumah, Fiorentina langsung mengambil inisiatif. Serangan pertama, umpan Joaquin gagal menemui Gomez dan tendangan Cuadrado dari jarak jauh masih melenceng. Tak lama kemudian Francesco Totti membalas juga dengan tendangan dari luar kotak penalti, sayang tak tepat sasaran. Datang lagi peluang bagi Totti dari umpan Strootman, namun penyelesaian akhir menjadi masalah bagi tim tamu.
Momen selanjutnya, Tatarusanu sigap mengamankan tendangan terarah yang dilepas Radja Nainggolan, kegagalan melakukan finishing harus dibayar mahal. Di menit 19 gawang De Sanctis kemasukan. Claudio Pizarro melepas tendangan datar dan mengarah ke Mario Gomez yang berdiri di muka gawang dan bola pun berbelok arah.
La Viola makin bersemangat, Pizarro pun terus bergerak dan melepas umpan-umpan terukur. Setengah jam pertandingan berlangsung, dua tendangan sudut sempat mengancam pertahanan tuan rumah.
Sundulan Nainggolan memaksa Tatarusanu melakukan penyelamatan sementara sundulan De Rossi melebar. Penyelamatan gemilang dilakukan Yanga-Mbiwa untuk mengamankan bola yang dilepas Joaquin dari jangkauan Gomez.
Tak ada tambahan gol hingga turun minum, Roma tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Hanya empat menit babak kedua berjalan, Adem Ljajic mengoyak jala Tatarusanu.
Tusukan Juan Iturbe ke dalam kotak penalti yang melewati Basanta berlanjut dengan umpan ke depan gawang, Ljajic sempat mengontrol si kulit bundar lebih dulu sebelum melepaskan tendangan terukur.
Permainan Giallorossi membaik, umpan-umpan yang dilepaskan pun mengalir tapi mereka mengalami kesulitan dengan solidnya Fiorentina. Sebuah serangan balik dilakukan tuan rumah, sayangnya tendangan Kurtic bisa dipatahkan Yanga-Mbiwa.
Vincenzo Montella menanggapi serangan Roma dengan melakukan perubahan formasi, masuknya Marcos Alonso membuat Fiorentina bermain dengan empat bek. Menuju akhir pertandingan, tempo makin menurun dan pertandingan pun selesai dengan skor sama kuat 1-1.
Susunan pemain kedua tim
Fiorentina : Tatarusanu; Tomovic, Rodriguez, Basanta; Joaquin, Fernandez (Kurtic 63), Pizarro, Valero, Pasqual (M Alonso 70); Cuadrado; Gomez (Babacar 78)
AS Roma : De Sanctis; Florenzi, Manolas, Yanga-Mbiwa, Holebas; Nainggolan, De Rossi, Strootman (Pjanic 34); Ljajic (Maicon 86), Totti (Destro 79), Iturbe.
Statistik pertandingan
Shots (on target) : 18 (3) - 15 (6)
Tendangan sudut : 6 - 4
Pelanggaran : 19 - 17
Ball poss : 46 - 54. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Ljajic Selamatkan Poin Bagi Roma
Liga Italia 26 Januari 2015, 04:49
-
Review: Torino Benamkan Inter di Meazza
Liga Italia 25 Januari 2015, 23:15
-
Review: Pogba Kukuhkan Juve di Puncak Klasemen
Liga Italia 25 Januari 2015, 22:58
-
Review: Tuah Jersey Elang, Lazio Habisi Milan
Liga Italia 25 Januari 2015, 05:05
-
Review: Atletico Madrid Bungkam Tim Sekota
Liga Spanyol 25 Januari 2015, 04:04
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45





















KOMENTAR