Bola.net - AS Roma dipaksa menelan hasil imbang 2-2 ketika menjamu Catania di Stadion Olimpico dalam lanjutan Liga Italia Serie A, Minggu (06/5) dini hari tadi.
Bermain di Olimpico, Roma tampil menyerang sejak menit awal. Hasilnya tak sia-sia memang, di menit ke-9, Roma mendapat hadiah penalti setelah Fabio Borini dijatuhkan di dalam kotak penalti Catania. Namun sayangnya, Francesco Totti yang bertindak sebagai eksekutor gagal menaklukkan Juan Pablo Carrizo.
Tim tamu kemudian balik menyerang dan mendapat kesempatan melalui Francesco Lodi di menit ke-14, namun usahanya kali ini masih sia-sia. Roma yang konstan menyerang kemudian mendapatkan peluang melalui kaki Francesco Totti di menit ke-16. Tetapi kali ini tendangan kaki kanan kapten Roma itu kembali dipatahkan Carrizo.
Perlahan, Catania mencoba keluar dari tekanan tuan rumah dan menciptakan peluang di menit ke-18 dan 24. Tetapi peluang mereka gagal dimaksimalkan menjadi sebuah gol.
Menjelang berakhirnya babak pertama, kedua tim saling meningkatkan serangan. Roma menebar ancaman melalui aksi Borini, Osvaldo, Gago dan Totti. Sementara Catania juga sempat mendapatkan beberapa peluang, namun tak ada gol yang berhasil dicetak oleh kedua tim. Skor kacamata bertahan hingga jeda turun minum.
Di babak kedua, Roma meningkatkan tempo permainan hingga akhirnya berhasil memimpin di menit ke-52 melalui Francesco Totti. Dengan memanfaatkan bola dari Taddei, Totti kemudian melepas tendangan dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung oleh Carrizo.
Setelah memimpin, pertahanan Roma menjadi lengah hingga Heinze harus menjatuhkan Pablo Barrientos di dalam kotak terlarang di menit ke-58. Wasit tanpa ampun kemudian memberikan hadiah penalti kepada Catania. Francesco Lodi yang menjadi eksekutor, sukses menaklukkan Bogdan Lobont sehingga menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Petaka bagi masih Roma terus berlanjut, di menit ke-67, gawang tuan rumah kembali kebobolan. Kali ini lewat kaki Giovanni Marchese melalui skema bola mati. Berhasil unggul, membuat Catania mengendurkan serangan dan berusaha mempertahankan keunggulan. Sementara Roma tak yang tak ingin kehilangan muka, mengurung pertahanan Catania.
Setelah berulang kali mendapat peluang, Roma akhirnya bisa menyamakan kedudukan melalui kapten mereka, Francesco Totti di menit ke-77. Kerja sama dengan Pjanic mampu dimaksimalkan oleh Totti menjadi sebuah gol untuk mengejar ketertinggalan.
Di sisa waktu pertandingan, Roma terus saja mengurung pertahanan Catania. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, tuan rumah dipaksa untuk berbagi angka dengan tamunya Catania. Hasil imbang ini membuat Roma tertahan di peringkat ke-7 dalam klasemen Serie A, sedangkan Catania berada di peringkat 10. (bola/mac)
Bermain di Olimpico, Roma tampil menyerang sejak menit awal. Hasilnya tak sia-sia memang, di menit ke-9, Roma mendapat hadiah penalti setelah Fabio Borini dijatuhkan di dalam kotak penalti Catania. Namun sayangnya, Francesco Totti yang bertindak sebagai eksekutor gagal menaklukkan Juan Pablo Carrizo.
Tim tamu kemudian balik menyerang dan mendapat kesempatan melalui Francesco Lodi di menit ke-14, namun usahanya kali ini masih sia-sia. Roma yang konstan menyerang kemudian mendapatkan peluang melalui kaki Francesco Totti di menit ke-16. Tetapi kali ini tendangan kaki kanan kapten Roma itu kembali dipatahkan Carrizo.
Perlahan, Catania mencoba keluar dari tekanan tuan rumah dan menciptakan peluang di menit ke-18 dan 24. Tetapi peluang mereka gagal dimaksimalkan menjadi sebuah gol.
Menjelang berakhirnya babak pertama, kedua tim saling meningkatkan serangan. Roma menebar ancaman melalui aksi Borini, Osvaldo, Gago dan Totti. Sementara Catania juga sempat mendapatkan beberapa peluang, namun tak ada gol yang berhasil dicetak oleh kedua tim. Skor kacamata bertahan hingga jeda turun minum.
Di babak kedua, Roma meningkatkan tempo permainan hingga akhirnya berhasil memimpin di menit ke-52 melalui Francesco Totti. Dengan memanfaatkan bola dari Taddei, Totti kemudian melepas tendangan dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung oleh Carrizo.
Setelah memimpin, pertahanan Roma menjadi lengah hingga Heinze harus menjatuhkan Pablo Barrientos di dalam kotak terlarang di menit ke-58. Wasit tanpa ampun kemudian memberikan hadiah penalti kepada Catania. Francesco Lodi yang menjadi eksekutor, sukses menaklukkan Bogdan Lobont sehingga menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Petaka bagi masih Roma terus berlanjut, di menit ke-67, gawang tuan rumah kembali kebobolan. Kali ini lewat kaki Giovanni Marchese melalui skema bola mati. Berhasil unggul, membuat Catania mengendurkan serangan dan berusaha mempertahankan keunggulan. Sementara Roma tak yang tak ingin kehilangan muka, mengurung pertahanan Catania.
Setelah berulang kali mendapat peluang, Roma akhirnya bisa menyamakan kedudukan melalui kapten mereka, Francesco Totti di menit ke-77. Kerja sama dengan Pjanic mampu dimaksimalkan oleh Totti menjadi sebuah gol untuk mengejar ketertinggalan.
Di sisa waktu pertandingan, Roma terus saja mengurung pertahanan Catania. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, tuan rumah dipaksa untuk berbagi angka dengan tamunya Catania. Hasil imbang ini membuat Roma tertahan di peringkat ke-7 dalam klasemen Serie A, sedangkan Catania berada di peringkat 10. (bola/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Enrique Enggan Komentari Nasibnya di Roma
Liga Italia 6 Mei 2012, 17:29
-
Review: Roma Ditahan Catania di Olimpico
Liga Italia 6 Mei 2012, 03:43
-
Villas-Boas Semakin Dekat Dengan Roma?
Liga Italia 5 Mei 2012, 21:30
-
Preview: AS Roma vs Catania, Demi Tiket Eropa
Liga Italia 5 Mei 2012, 18:00
-
Luis Enrique Bakal Mundur Dari Roma
Liga Italia 3 Mei 2012, 01:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR