Bola.net - Riccardo Montolivo menyatakan pensiun dari sepak bola, sembari menyalahkan AC Milan yang memaksanya membuat keputusan itu.
Montolivo gabung Milan sejak tahun 2012 silam. Ia sempat menjadi pilar utama Rossoneri.
Akan tetapi ia sempat tersingkir dari tim utama. Pelatih Milan sebelum Marco Giampaolo yakni Gennaro Gattuso sempat menyingkirkannya dari tim senior Milan.
Gattuso mengaku keputusan itu berlandaskan alasan teknikal. Pada akhirnya, Montolivo pun meninggalkan San Siro pada 30 Juni 2019 setelah kontraknya berakhir.
Montolivo saat ini sudah berusia 34 tahun. Usia yang sudah menua itu tampaknya membuatnya kesulitan mendapatkan klub baru setelah hengkang dari Milan.
Pernyataan Riccardo Montolivo
Pada akhirnya setelah tak kunjung mendapatkan klub, Riccardo Montolivo menyatakan pensiun bermain sepak bola. Ia pun mengungkapkan perlakuan dingin Milan kepadanya.
"Saya akan berhenti bermain sekarang," kata mantan gelandang Italia itu kepada Corriere dello Sport.
“Saya akan terus tinggal di Milan bersama keluarga saya. Apa yang akan saya lakukan sekarang, saya tidak tahu. Saya harus memikirkannya," ucapnya.
“Bisa dibilang [Milan] memaksa saya untuk berhenti bermain. Saya bahkan tidak mendapat kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar setelah tujuh tahun," keluhnya.
Karir Montolivo

Riccardo Montolivo adalah pemain didikan akademi Atalanta. Ia memulai karirnya di sepak bola profesional sejak tahun 2003.
Ia hanya bermain selama dua tahun di tim senior La Dea. Pada tahun 2005, ia direkrut oleh Fiorentina dengan status kepemilikan bersama dengan bandrol 3.5 juta euro.
Pada tahun 2012, ia hijrah ke AC Milan. Saat itu ia diboyong ke San Siro oleh Massimiliano Allegri dengan status bebas transfer setelah kontraknya di La Viola berakhir.
Montolivo juga sempat menjadi bagian dari skuat Timnas Italia. Ia mencatatkan 66 caps dan menyumbangkan dua gol.
Selama membela AC Milan, Riccardo Montolivo tampil sebanyak 158 kali di semua ajang kompetisi. Namun ia cuma bisa mengantarkan Rossoneri meraih satu trofi juara saja yakni Supercoppa Italiana 2016.
(Corriere dello Sport)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pengakuan Montolivo: Saya Tak Pernah Menolak Transfer di Milan
Liga Italia 13 November 2019, 22:17
-
AC Milan Berencana Pulangkan Carlo Ancelotti
Liga Italia 13 November 2019, 19:48
-
Riccardo Montolivo Umumkan Pensiun Sembari Salahkan AC Milan
Liga Italia 13 November 2019, 17:08
-
AC Milan Coba Tikung MU untuk Transfer Mario Mandzukic
Liga Italia 13 November 2019, 16:40
-
AC Milan Makin Sulit, 2 Pemain Dapat Sanksi Larangan Bermain Lawan Napoli
Liga Italia 13 November 2019, 11:15
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR