Bola.net - - Mido mengatakan bahwa dia dahulu meninggalkan AS Roma karena Francesco Totti. Menurut mantan striker Mesir itu, dia tak sanggup bersaing dengan eks kapten Roma tersebut.
Mido gabung Roma dari Marseille pada tahun 2004. Dia hanya tampil 14 kali untuk Roma tanpa mencetak satu golpun.
Mido tampil terakhir kali dengan seragam Roma di Supercoppa Italiana 2006, setelah dipinjamkan ke . Mido sendiri kemudian dibeli permanen oleh Tottenham.
"Setelah Supercoppa 2006, Totti memutuskan untuk jadi striker sentral," kata Mido seperti dikutip Football Italia.
"Raiola (agen Mino Raiola) menyarankan agar saya bertahan di Roma, tapi saya bilang tidak. Saya sanggup bersaing dengan siapa saja, kecuali Totti."
"Itulah kenapa saya kemudian gabung Tottenham."
Mido, 34, sekarang telah menjadi seorang pelatih. Dia melatih klub Wadi Degla di Mesir.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alli Sanjung Peran Besar Pochettino Dalam Sukses Karirnya
Liga Inggris 25 November 2017, 23:00
-
Ambisi Besar Harry Kane Menjelang Piala Dunia
Liga Inggris 25 November 2017, 18:40
-
'Saya Sanggup Bersaing Dengan Siapa Saja, Kecuali Totti'
Liga Italia 25 November 2017, 10:19
-
Arsenal Tiba-tiba Ikut Bermanuver Untuk Boyong Bale
Liga Inggris 24 November 2017, 18:34
-
Kane Bongkar Rahasia Mengejutkan Ketika Lawan Arsenal
Liga Inggris 24 November 2017, 14:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026, 6 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 02:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia
Piala Dunia 6 Juli 2026, 00:06
-
Amerika Serikat, Hari Kemerdekaan, dan Misi Menaklukkan Belgia
Piala Dunia 5 Juli 2026, 23:53
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR