
Bola.net - Juventus dikenal sebagai klub yang jarang memecat pelatih di tengah musim. Namun, ada beberapa kasus di mana mereka harus mengambil keputusan drastis.
Thiago Motta menjadi pelatih terbaru yang tidak menyelesaikan musimnya. Juventus menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih sementara hingga 30 Juni.
Tudor bisa dipermanenkan jika berhasil membawa Juventus ke Liga Champions. Jika tidak, klub akan mencari pelatih baru untuk Piala Dunia Antarklub.
Dalam sejarahnya, Juventus beberapa kali memecat pelatih sebelum musim berakhir. Berikut adalah daftar pelatih yang mengalami nasib serupa.
Pemecatan Pelatih Juventus di Era Awal

Juventus pertama kali memecat pelatih di tengah musim pada April 1956. Sandro Puppo diberhentikan dengan lima pertandingan tersisa dan digantikan Teobaldo Depetrini.
Ljubisa Brocic mengalami hal yang sama pada November 1958. Juventus kembali mempercayakan posisi pelatih kepada Depetrini hingga akhir musim.
Pada musim 1961/1962, Julius Korostelev dipindahkan ke posisi direktur teknis setelah hanya dua laga. Carlo Parola kemudian ditunjuk sebagai pengganti.
Perubahan di Tahun 1960-an dan 1970-an

Paulo Amaral menjadi korban pemecatan pada Oktober 1962. Juventus menunjuk Eraldo Monzeglio, lalu menggantinya dengan Ercole Rabitti.
Rabitti kembali ditunjuk pada musim 1969/1970. Ia menggantikan Luis Carniglia setelah hanya enam pertandingan berlangsung.
Setelah itu, Juventus memasuki periode stabil hingga tahun 1999. Marcello Lippi mengundurkan diri pada Februari, dan Carlo Ancelotti menggantikannya.
Pemecatan di Era Modern

Claudio Ranieri dipecat dengan dua laga tersisa di musim 2008/2009. Juventus kemudian menunjuk Ciro Ferrara sebagai pelatih sementara.
Ferrara mengalami nasib serupa pada musim berikutnya. Ia diberhentikan setelah 21 pertandingan dan digantikan Alberto Zaccheroni.
Pemecatan terbaru terjadi pada Massimiliano Allegri. Ia dilepas beberapa jam setelah memenangkan Coppa Italia karena insiden emosional saat laga final.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Formasi Juventus Era Igor Tudor: 3-4-2-1 atau 3-4-1-2?
Liga Italia 24 Maret 2025, 21:58
-
Profil Igor Tudor: Kembalinya Sang Mantan ke Juventus
Liga Italia 24 Maret 2025, 20:51
-
Gaji Igor Tudor di Juventus Terungkap
Liga Italia 24 Maret 2025, 17:12
-
Olengnya Dua Kapal Besar: AC Milan, Juventus, dan Sejarah Kelam yang Terulang
Liga Italia 24 Maret 2025, 15:31
-
Profil Igor Tudor: Pelatih Asal Kroasia yang 'Pulang' ke Juventus
Liga Italia 24 Maret 2025, 13:21
LATEST UPDATE
-
Cari Gelandang Baru, MU Pantau Pemain Championship Ini
Liga Inggris 18 Februari 2026, 15:04
-
Arsenal Masih Hidup di 4 Kompetisi, Arteta: Bukan Arogan, Tapi Kami Sangat Siap!
Liga Inggris 18 Februari 2026, 14:07
-
Kurang 10 Hari Lagi: KapanLagi Buka Bareng Festival 2026 Siap Mewarnai Ramadan Kamu!
Lain Lain 18 Februari 2026, 13:39
-
Insiden Rasisme dalam Laga Benfica vs Madrid: Vinicius Junior Jadi Korban
Liga Champions 18 Februari 2026, 13:32
-
Allegri Sebut Inter Milan Favorit Scudetto, AC Milan Kibarkan Bendera Putih?
Liga Italia 18 Februari 2026, 12:31
-
Tempat Menonton Persib vs Ratchaburi FC: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Bola Indonesia 18 Februari 2026, 12:26
-
AC Milan vs Como: Pulisic Meragukan, Magis Luka Modric Jadi Tumpuan
Liga Italia 18 Februari 2026, 12:21
-
Pengakuan Dosa Pasca Derby d'Italia: Bos Juventus Minta Maaf
Liga Italia 18 Februari 2026, 12:11
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48





















KOMENTAR