
Bola.net - Inter Milan akan menjamu Lazio di San Siro akhir pekan ini dengan ambisi besar untuk menegaskan arah kebangkitan mereka. Cristian Chivu tahu betul bahwa laga ini bukan sekadar pertandingan Serie A biasa, melainkan ujian mental dan taktik melawan salah satu lawan yang kerap membuat Nerazzurri kesulitan.
Sebagaimana dilaporkan La Gazzetta dello Sport, duel ini dianggap sebagai “tes kryptonite” bagi Inter — laga yang sering kali membuka kelemahan lama tim meski mereka tampil dominan. Pertemuan terakhir musim lalu berakhir imbang dan turut memengaruhi kegagalan Inter dalam perebutan gelar juara.
Kini, di bawah komando Chivu, Inter bermodal dua kemenangan beruntun atas Verona dan Kairat Almaty. Meski hasilnya positif, performa mereka belum sepenuhnya meyakinkan. Laga di Liga Champions tengah pekan lalu menunjukkan tanda-tanda penurunan intensitas yang membuat sang pelatih menuntut peningkatan di pertandingan berikutnya.
Chivu menargetkan penampilan yang lebih tajam dan terkendali di depan publik sendiri. Ia ingin memastikan bahwa laju tak terkalahkan di Eropa dan kebangkitan domestik bukan sekadar fase singkat, melainkan bagian dari proses menuju kestabilan.
Menguji Konsistensi dan Karakter Inter

Cristian Chivu meihat laga ini dengan tekanan sekaligus peluang. Sebagai pelatih muda yang tengah membangun reputasi, ia butuh hasil besar untuk menegaskan kredibilitasnya. Lazio menjadi lawan ideal untuk menguji apakah pendekatan taktisnya sudah cukup matang membawa Inter ke level yang diinginkan.
Sejauh ini, Inter masih menunjukkan dua wajah. Di satu sisi, mereka efektif saat menyerang dan punya kedalaman skuad yang baik. Di sisi lain, ada momen-momen kehilangan fokus yang bisa berakibat fatal, terutama melawan tim yang disiplin seperti Lazio. Oleh karena itu, duel di San Siro akan menjadi tolok ukur nyata terhadap arah perkembangan tim di bawah Chivu.
Menang saja tak cukup. Inter perlu menunjukkan kontrol penuh atas pertandingan, sesuatu yang kerap menjadi pembeda antara tim kuat dan calon juara sejati. Jika Chivu mampu menularkan ketenangan dan konsistensi kepada para pemainnya, momentum kebangkitan bisa menjadi lebih dari sekadar euforia sementara.
Lepas dari 'Kutukan' Lazio

Bagi Inter, kemenangan atas Lazio berarti lebih dari tiga poin. Itu akan menjadi kemenangan ke-11 dalam 12 laga di semua kompetisi, sekaligus memperkuat keyakinan bahwa mereka berada di jalur yang benar.
Namun, Lazio bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Maurizio Sarri selalu mampu menyiapkan timnya dengan disiplin tinggi dan transisi cepat yang berpotensi merepotkan Inter. Maka dari itu, kemenangan akan menjadi bukti bahwa Nerazzurri benar-benar telah belajar dari masa lalu dan mampu menaklukkan “kryptonite” mereka sendiri.
Jika berhasil melewati ujian ini, Inter tak hanya akan menatap jeda internasional dengan rasa percaya diri tinggi, tetapi juga mengirim pesan kuat kepada para rival: bahwa tim ini telah menemukan keseimbangannya kembali, dan Chivu bukan sekadar pelatih muda sembarangan — melainkan arsitek dari babak baru kebangkitan Inter Milan.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, Sempre Inter
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Tugas Inter Milan Kini: Perbaiki Konsentrasi, Jaga Ritme, Tunjukkan Konsistensi
- Prediksi Inter Milan vs Lazio 10 November 2025
- Inter Milan Diprediksi Pasti Lolos ke Babak Knockout Liga Champions
- Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
- Fantastis! Liverpool Gagal Dapatkan Guehi, Kini Siap Rogoh 100 Juta Euro Demi Bek Italia Ini
- Kehilangan Fokus yang Nyaris Berbuah Petaka untuk Inter Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tangguh! Jay Idzes Main Gemilang Saat Sassuolo Gilas Atalanta 3-0
Liga Italia 9 November 2025, 21:25
-
Bisa Langsung Nyetel! McTominay 'Promosikan' Mainoo ke Napoli
Liga Italia 9 November 2025, 19:27
LATEST UPDATE
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR