
Bola.net - Jarak AS Roma dengan gelar terlihat sangat jauh. Dan sang pelatih, Jose Mourinho, memiliki ambisi untuk memangkas jarak tersebut secara perlahan-lahan.
Mourinho ditunjuk sebagai pelatih menggantikan Paulo Fonseca pada bulan Mei, tidak lama setelah dirinya dipecat Tottenham. Namun ia baru aktif menemani Giallorossi setelah musim 2020/21 berakhir.
Serie A bukanlah kompetisi yang asing buat pelatih berdarah Portugal tersebut. Sebelumnya, ia pernah menukangi Inter Milan selama dua musim dan sempat mempersembahkan treble sebelum bergabung dengan Real Madrid.
Banyak yang memprediksi kalau Roma bisa berbicara banyak dengan kehadiran Mourinho di kursi kepelatihannya. Bukan tidak mungkin, mereka mengakhiri musim 2021/22 dengan gelar Scudetto di tangannya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Ambisi Mourinho di AS Roma
Bisa dibilang, Roma merupakan salah satu kandidat terkuat untuk meraih trofi juara Serie A musim ini. Mereka sedang berada di jalur yang tepat untuk melakukan itu, dengan 15 poin yang sudah dikumpulkan dari tujuh pertandingan.
Apa yang dilakukan Roma sejauh ini sudah sejalan dengan ambisi Mourinho. Ia mengaku ingin mempersembahkan trofi buat Giallorossi, walaupun butuh waktu untuk mencapai ke titik tersebut.
"Saya akan memberikan gelar kepada Roma, sebab sebuah klub hidup dengan gelar dan mereka didorong oleh semangat fansnya," ujar Mourinho seperti yang dikutip dari Football Italia.
"Saya langsung menyadari kecintaan buat Roma di sini telah melampaui trofi, ini adalah semangat yang abadi, ada dalam darah dan dengan sifat kekeluargaan," lanjutnya.
Berkontribusi dalam Proyek Masa Depan
Mourinho mengatakan bahwa Roma sedang berada dalam tahap pembangunan untuk menjadi tim langganan juara. Entah dia atau pelatih lain yang mempersembahkan gelar, Mourinho sudah cukup bangga bisa menjadi bagian dari Giallorossi.
"Kemenangan adalah satu-satunya hal yang hilang dan kami sedang membangun sebuah proyek untuk mencapai ke sana. Kalau itu tiba dengan saya yang memegang kendali, sempurna, jika tidak, akan tetap indah untuk tahu bahwa saya memiliki kontribusi dalam konstruksi masa depan ini."
"Saya tidak terkejut oleh semangatnya, karena saya hidup dan bekerja di Italia selama dua tahun, saya bermain melawan Roma berkali-kali, jadi atmosfirnya tidak bisa disangkal," pungkasnya.
Roma akan beraksi di ajang Serie A pada Senin (18/10/2021) dini hari nanti. Mereka dijadwalkan bertandang ke Allianz Stadium untuk menghadapi raksasa Italia lainnya yang mulai menuai poin penuh belakangan ini, Juventus.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Manjur! Begini Trik Mourinho untuk Meyakinkan Tammy Abraham Pindah ke AS Roma
- Kiprah 6 Pemain yang Dibeli AS Roma di Bawah Jose Mourinho: Mayoritas Langsung Tampil Gacor
- Karim Benzema dan Pemain-Pemain yang Masuk Starting XI Terbaik di Kompetisi Domestik Eropa
- 6 Tim yang Paling 'Dibenci' Kiper Lawan di Serie A Musim Ini
- Wow! Jose Mourinho Mengklaim Menciptakan Monster untuk Timnas Inggris
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Main-main, Jose Mourinho Berambisi Menyumbang Gelar Buat AS Roma
Liga Italia 8 Oktober 2021, 09:35
-
Manjur! Begini Trik Mourinho untuk Meyakinkan Tammy Abraham Pindah ke AS Roma
Liga Italia 7 Oktober 2021, 12:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR