Valero mengatakan bahwa Roma sudah mengalami banyak perubahan positif semenjak mereka memutuskan untuk memecat manajer Rudi Garcia dan menggantinya dengan allenatore asal Italia, Luciano Spalletti.
"Ia mampu mencatat kemenangan beruntun. Ia mendapatkan dukungan penuh atas apa yang ia lakukan di Roma, yang mana hal tersebut berbeda dengan apa yang dimainkan oleh kebanyakan tim di Italia dalam beberapa tahun mendatang, termasuk di antaranya di Fiorentina," tutur Valero pada AS.
"Salah satu faktor yang menonjol dari Roma adalah kekuatan serang yang ada dalam diri para pemain seperti Salah, Pjanic, dan juga Nainggolan."
Terkait legenda dan juga kapten tim, Francesco Totti, Valero menambahkan: "Ia masih dianggap seperti seorang dewa atau Tuhan di sini. Namun kehadirannya tak lagi diperlukan." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tanpa John Terry, Ini Skuad Chelsea Lawan PSG
Liga Champions 15 Februari 2016, 23:47
-
Ini Skuad Real Madrid Lawan AS Roma
Liga Champions 15 Februari 2016, 23:43
-
Hazard: Chelsea Takut Pada PSG
Liga Champions 15 Februari 2016, 19:14
-
Ibrahimovic Sebut Mourinho Korban Kekejaman Sepakbola
Liga Champions 15 Februari 2016, 17:51
-
Bersua Chelsea, Ibrahimovic Akui Kangen Mourinho
Liga Champions 15 Februari 2016, 17:26
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR