
Bola.net - Sepatu bola bukan sekadar perlengkapan bermain untuk pemain profesional. Belasan tahun terakhir desain sepatu bola berkembang pesat, seperti sepatu bola Adidas Copa Sense dengan warna hitam dominan.
Copa Sense menjadi sepatu elegan yang telihat lebih baik dari sepatu-sepatu yang digunakan dalam beberapa tahun terakhir. Adidas memilih menghilangkan bobot yang tidak perlu dan menghambat pergerakan penggunanya di lapangan hijau.
Bahkan sepatu bola Adidas ini dibuat dengan lidah yang lebih sederhana tanpa menggunakan tali yang bisa mengganggu. Bagian upper sepatu juga mengalami perubahan besar dengan bahan kulit yang lebih tipis tapi lebih padat.
Bagian upper ini juga dilabeli FusionSkin, penerapan teknologi kulit rajut yang sangat berbeda dibandingkan sepatu-sepatu pendahulunya. Adidas beralih dari kebiasaan menampilkan transisi bahan kulit menjadi full kulit di bagian atas sepatu. Sementara untuk bahan tekstilnya tetap digunakan pada bagian belakang tumit.
Namun, jika melihat permukaan kulit sepatu bola Adidas yang satu ini, Copa Sense yang menggunakan K-Leather (kulit kangguru), memperlihatkan efek bergelombang di bagian upper. Itu dihasilkan dari rajutan kulit dan busa yang digunakan untuk memberikan rasa nyaman ketika mengontrol dan menendang bola.
Sepatu bola Adidas Copa Sense. (c) Adidas.com
Adidas juga mengembangkan Touchpods dalam sepatu ini, yang ditempatkan pada kedua sisi medial dan lateral. Itu dirancang untuk menyerap energi tumbukan bola di titik-titik sepatu yang paling sering berkontak dengan bola. Titik-titik itu memiliki lapisan busa yang sedikit lebih tebal.
Kemudian pada bagian soleplate, ada desain baru yang berkelas lewat kesan bergelombang yang membentang di area tumit bagian luar dengan warna emas.
Namun, bagian ini mungkin akan membuat Anda sedikit kecewa ketika menggunakannya. Rentan bekas lecet pada bagian tersebut karena gesekan dengan lapangan atau bola.
Bagi Anda yang menggemari daya tarik fashion ketika bermain, sepatu bola Adidas ini cocok. Namun, risiko lecet pada bagian soleplate juga berpotensi membuat Anda menghela napas.
Disadur dari: Bola.com (Benediktus Gerendo Pradigdo), 23 Maret 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Beli: Adidas Copa Sense, Sepatu Bola Elegan dengan Aksen Warna Hitam
Lain Lain 25 Maret 2021, 22:56
-
Video Bola Beli: Melihat Plus Minus Sepatu Bola Adidas Predator 20.3 FG
Open Play 25 Maret 2021, 22:30
-
Bola Beli: Nike Tiempo Legend 8, Sepatu Bola yang Umumnya Dipakai Para Bek
Lain Lain 23 Februari 2021, 12:22
-
Bola Beli: Keren, Sepatu Bola Puma Future Bisa Lindungi Engkel Pengguna
Lain Lain 17 Februari 2021, 11:25
-
Bola Beli: 3 Varian Sepatu Nike Phantom dengan Desain Memukau dan Harga Terjangkau
Lain Lain 2 Februari 2021, 14:15
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:11
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Malaysia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:03
-
Kabar Baik MU! Bruno Fernandes dan Mason Mount Fix Comeback Lawan Burnley
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:41
-
Telan Dua Hasil Imbang Beruntun, Matheus Cunha Minta MU Lekas Move On
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:24
-
Kritik Manajemen MU, Ruben Amorim Terancam Dipecat?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 09:59
-
Daftar Pemain Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:57
-
Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
News 5 Januari 2026, 09:11
-
Daftar Pemain Voli Putra Jakarta Garuda Jaya di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:08
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR