
Bola.net - EMTEK Peduli Corona melalui Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) terus menyalurkan bantuan yang terkumpul dari uluran tangan pemirsa SCTV dan INDOSIAR serta pengguna Bukalapak dan pembaca Liputan6.com. Setelah memberikan bantuan paket sembako dan masker kain untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan pada Jumat (17/7) lalu, Rabu, 22 Juli 2020 kemarin, EMTEK Peduli Corona memberikan bantuan untuk warga di Desa Sumberjaya, Sumur, Pandeglang, Banten.
Sebanyak 250 Paket Sembako yang berisi 5 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak goreng, 1 kg tepung dan 4 buah mie instan serta 750 Masker Kain, 10 Sprayer Disinfektan dan 250 Liter Cairan Disinfektan diberikan langsung oleh Bapak Imam Sudjarwo selaku Ketua Umum YPP yang juga Direktur Utama Indosiar untuk warga huntara (hunian sementara) pengungsi tsunami selat sunda dan warga yang terdampak Covid-19 di Desa Sumberjaya, Sumur, Pandeglang – Banten.
Sebelumnya YPP juga telah menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga yang menjadi korban saat musibah tsunami selat sunda tahun 2018 lalu. Bantuan yang diberikan antara lain sembako, peralatan sekolah, pengobatan umum serta penanaman 50.000 pohon mangrove di Ujung Kulon dan bantuan 40 perahu bagi nelayan yang terdampak tsunami.
"Kali ini YPP kembali menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok untuk warga desa Sumberjaya yang terdampak virus Covid-19," tutur Bapak Imam Sudjarwo.
Rasa terima kasih juga diungkapkan oleh Camat Sumur, Bapak Heru yang merasa terbantu dengan adanya pemberian bantuan paket sembako dari EMTEK Peduli Corona untuk masyarakat di Kecamatan Sumur, Pandeglang ini.
Ketua Umum YPP, Bapak Imam Sudjarwo Yang Juga Selaku Direktur Utama Indosiar Secara Simbolis Menyerahkan Bantuan Kepada Perwakilan Warga Sumur, Pandeglang. (c) emtek
Sebelumnya pada hari Selasa, 21 Juli 2020 lalu, tim YPP juga meninjau langsung proses produksi peralatan kesehatan yakni Ventilator yang merupakan inovasi anak bangsa bekerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi di Bekasi.
Hingga hari Kamis, 23 Juli 2020 akumulasi donasi dari pemirsa SCTV dan INDOSIAR serta pengguna Bukalapak, pembaca Liputan6.com, pengguna DANA yang terus mengalir lewat EMTEK Peduli Corona telah mencapai Rp 27.627.349.549.
Mari wujudkan kepedulian kita untuk para pahlawan medis yang berjuang di garda terdepan serta saudara-saudara kita akibat pandemi yang masih berlangsung, melalui beberapa pilihan nomor rekening antara lain BCA (500.557.2000) – SCTV, BCA (162.633.8888), BRI (0376.01.001220.30.7), Mandiri (122.00.5578.2000) – INDOSIAR atas nama Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih, serta melalui platform aplikasi Bukalapak di Serbu Seru Bukalapak dan melalui scan QR code di aplikasi DANA atau silakan klik https://doku.com/u/SZRgFuY.
Buka hati dan ulurkan tangan Anda, donasikan sebagian rezeki Anda melalui Emtek Peduli Corona. Mari bersama bergandengan tangan, kepedulian kita harapan mereka.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
EMTEK Peduli Corona Berikan Bantuan untuk Warga Sumur, Pandeglang, Banten
Lain Lain 23 Juli 2020, 15:21
-
EMTEK Peduli Corona Serahkan Bantuan kepada Pemerintah Daerah Kuningan
Lain Lain 18 Juli 2020, 12:54
-
EMTEK Serahkan Bantuan APD dan Masker Kain Untuk Pemprov Jawa Timur
Lain Lain 8 Juli 2020, 17:46
-
EMTEK Peduli Corona Serahkan Bantuan Kepada Gubernur Jawa Tengah
Lain Lain 8 Juli 2020, 09:14
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persib 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:44
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Borneo FC 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:40
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persija 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:35
-
Benarkah Pep Guardiola Akan Tinggalkan Man City Akhir Musim Nanti?
Liga Inggris 4 April 2026, 10:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
























KOMENTAR