
Bola.net - - Dua klub raksasa Eropa, Barcelona dan Juventus, belakangan ini kerap diberitakan bersaing demi mendapatkan jasa Matthijs De Ligt. Namun menurut mantan pemain Belanda, Rafael Van der Vaart, keduanya bukan tujuan yang pantas untuk bek Ajax itu.
Rumor yang terus beredar seolah menggambarkan bahwa De Ligt memang telah didestinasikan untuk meninggalkan Ajax. Sejumlah klub besar selain Barcelona dan Juventus dikabarkan juga tertarik dengannya, seperti Bayern Munchen dan Manchester City.
Namun tetap saja, Barcelona dan Juventus dikabarkan paling depan dalam perburuan itu. Blaugrana dianggap tertarik karena punya koneksi yang bagus dengan Ajax pasca transfer Frenkie De Jong, sedangkan Juventus disebut tengah mencari pengganti Giorgio Chiellini yang perlahan dimakan usia.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Lebih Cocok di Munchen
Baik Barcelona maupun Juventus merupakan klub besar yang bisa berbicara banyak baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Tapi, Van der Vaart menilai pemain berumur 19 tahun tersebut lebih cocok bermain bersama raksasa Jerman, Bayern Munchen.
"Bayern harus mendapatkan De Ligt, dia pastinya adalah seorang pemain yang tercipta untuk Munchen," tutur Van der Vaart kepada Sport1.
"Saya akan menyarankan dia untuk pergi ke sana, walaupun saya selalu bilang bahwa dia cocok di Juventus," lanjut mantan penggawa Tottenham tersebut.
Ada Ruang di Bayern Munchen
Dalam pandangannya, De Ligt akan diberi jatah bermain yang banyak di Munchen, sementara di klub lainnya ia meragukan hal tersebut. Belum lagi dengan fakta bahwa masa depan dua bek andalan Die Bavarian juga masih belum menemui kejelasan.
"Bayern bermain menggunakan bek tengah dengan Niklas Sule, Mats Hummels, dan Jerome Boateng, tapi tidak jelas apakah Hummels dan Boateng akan bertahan," tambahnya.
"Jadi, akan ada ruang bagi De Ligt di sana. Anak itu punya talenta yang besar, juga memiliki kualitas tinggi," tandasnya.
Belum lama ini, De Ligt juga menunjukkan kualitasnya sebagai calon palang pintu terbaik dunia di masa depan kala Ajax bertemu Real Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Performanya membuat gawang Ajax hanya kebobolan satu gol, yang kemudian mengantar Ajax lolos ke perempat final.
Saksikan Juga Video Ini
Berita video momen kesedihan Manchester United terakhir kali bertemu Barcelona di Liga Champions. Kenapa sedih?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Moise Kean Ternyata Nyaris Dibajak Milan
Liga Italia 26 Maret 2019, 23:38
-
Ambrosini: Milan Masih Tertinggal Jauh dari Juventus
Liga Italia 26 Maret 2019, 22:51
-
Diincar MU dan Juventus, Begini Komentar Kostas Manolas
Liga Italia 26 Maret 2019, 21:40
-
Diincar MU dan Juventus, Benfica Naikkan Klausul Rilis Joao Felix
Liga Inggris 26 Maret 2019, 19:40
LATEST UPDATE
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR