Bola.net - Klub asal Prancis, Lyon, membuat keputusan penting terkait pandemi virus corona. Bukan hanya meliburkan semua aktivitas klub, Lyon juga memilih tidak membayar gaji pemain dan staf klub.
Beberapa negara Eropa mengalami dampak besar akibat virus corona. Selain Italia, Prancis menjadi negara yang mengalami banyak kasus. Bahkan, pemerintah Prancis memilih me-lockdown negara.
Langkah pemerintah Prancis melakukan lockdown berdampak pada kehidupan warga di semua lini. Klub sepak bola Lyon merasakan dampaknya. Kompetisi Ligue 1 dihentikan dan aktivitas ekonomi klub terganggu.
Presiden Lyon, Jean-Michel Aulas, bahkan harus mengambil langkah yang taktis. Karena kondisi keuangan klub tidak menentu, Lyon mengambil keputusan untuk 'merumahkan' staf dan membayar gaji. Hal ini juga berlaku pada para pemain.
Karyawan dan Pemain Lyon Kini Pengangguran Parsial
Setelah pemerintah Prancis melakukan lockdown, Lyon langsung merumahkan para staf mereka. Kini, staf dan para pekerja Lyon berstatus pengangguran parsial. Mereka akan kembali bekerja saat situasi membaik.
"Lyon melaporkan bahwa kami telah menempatkan semua staf olahraga dengan status pengangguran parsial sampai pemberitahuan lebih lanjut," tulis Lyon dalam situs resmi klub.
Bukan hanya Lyon yang mengambil keputusan demikian. Beberapa klub asal Prancis lain juga melakukan kebijakan serupa. Hal ini dilakukan demi meringankan keuangan klub. Lyon pun tidak menggaji para pemain.
"Bagi mereka yang kehadiran fisiknya diperlukan untuk kelanjutan aktivitas klub, mereka terus beroperasi di Stadion Groupama sesuai dengan langkah-langkah pencegahan ketat terhadap virus corona," lanjut Lyon.
"Lyon juga menunda untuk sementara pembayaran upah dan gaji," tambah Lyon.
Lyon Musim 2019/2020
Lyon menjalani musim 2019/2020 dengan jalan yang tidak cukup bagus. Memphis Depay dan kawan kesulitan berada di papan atas klasemen. Hingga pekan ke-28, Lyon berada di posisi ketujuh dengan meraih 40 poin.
Lyon harus berjuang keras untuk bisa masuk zona Liga Champions atau posisi ketiga klasemen akhir. Lyon kini terpaut 10 poin dari Rennais yang berada di posisi ketiga.
Namun, Lyon mampu meraih hasil bagus di Liga Champions. Mereka lolos ke babak 16 Besar. Bahkan, pada laga leg pertama, mereka mampu menang dengan skor 1-0 atas Juventus. Saat ini, belum ada kepastian kapan laga leg kedua bakal digelar.
Sumber: Lyon
Baca Ini Juga:
- Ini Alasan Persik Tak Risau Gelar Latihan di Tengah Wabah Corona
- Penundaan EPL Diperpanjang, Liverpool Harus Relakan Gelar Juara Melayang?
- Kabar Baik, Arteta Sudah Berangsur Memulih Usai Didiagnosa Terjangkit COVID-19
- Apa Arti Penundaan Premier League Bagi Liverpool?
- Melarikan Diri dari Karantina, Striker Real Madrid Ini Dimarahi Pimpinan Serbia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Thiago Silva Akui Pandemi Virus Corona Membuat Dirinya Ketakutan
Liga Eropa Lain 20 Maret 2020, 20:45
-
Klub-Klub Eropa Sepakat Rampungkan Seluruh Musim Ini pada 30 Juni 2020
Liga Champions 18 Maret 2020, 00:44
-
Video: Aksi Kocak Fabregas Saat Gabut Karena Kompetisi Libur
Open Play 17 Maret 2020, 20:27
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 April 2026, 07:25

-
Szoboszlai Belum Siap Jadi Kapten Liverpool
Liga Inggris 6 April 2026, 06:55
-
Bintang Muda Bosnia, Kerim Alajbegovic Masuk Radar Manchester United?
Liga Inggris 6 April 2026, 06:35
-
Chelsea Temukan Solusi untuk Lini Belakang jelang Lawan Manchester City
Liga Inggris 6 April 2026, 06:28
-
Berapa Harga Manuel Ugarte, MU? Juventus Mau Beli
Liga Inggris 6 April 2026, 06:13
-
Chelsea Harus Gigit Jari, Zidane Punya Rencana Sendiri
Liga Inggris 6 April 2026, 05:50
-
Apa Rahasia Inter Milan Bisa Hancurkan Roma 5-2?
Liga Italia 6 April 2026, 05:34
-
AS Roma Kena Mental di Markas Inter Milan
Liga Italia 6 April 2026, 05:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13


























KOMENTAR