Bola.net - Bintang Lyon Memphis Depay menjelaskan mengapa dirinya kesulitan bersinar selama memperkuat Manchester United. Menurutnya, ia masih terlalu muda saat bergabung dengan Setan Merah.
Depay bergabung dengan United pada 2015 dengan biaya transfer yang dilaporkan mencapai 25 juta pounds dari PSV Eindhoven. Tapi dia gagal menampilkan performa yang sama sehingga harus meninggalkan Old Trafford lebih cepat.
Pemain Belanda itu hanya mampu mencetak dua gol dari 33 penampilan di Premier League. Pada 2017, Depay memutuskan pindah ke Ligue 1 bersama Lyon.
Sejak bergabung dengan tim Prancis itu, Depay mampu mengeluarkan potensinya. Dia berhasil mencetak 39 gol dari 116 pertandingan di semua kompetisi.
Depay juga mendapat kepercayaan untuk mengenakan jersey No. 10 di tim nasional Belanda. Semuanya itu menandakan peningkatan besar dalam kariernya setelah datang ke liga Prancis.
Belum Matang
Depay mengatakan jika dirinya saat itu masih belum matang ketika bergabung dengan Setan Merah. Selain itu, Depay juga menganggap intensitas permainan di Premier League sangat berbeda.
“Kondisi mental saya berbeda. Saya berusia 21 tahun ketika saya bersama United dan sekarang saya berusia 25 tahun jadi jelas, saya adalah manusia yang lebih matang sekarang dibanding saat saya berada di Manchester," kata Depay kepada Mirror.
"Juga ada perbedaan antara pertandingan Prancis dan pertandingan Inggris dan perbedaan utama adalah kecepatan bola. Di Inggris, berjalan sangat cepat, menyerang dan bertahan dan menyerang serta bertahan lagi."
Premier League Sulit
Depay juga mengakui Premier League memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Karena itu, tidak setiap pemain bisa menaklukkannya.
"Pertandingan di Prancis membuat Anda merasa lebih banyak mengontrol bola dan berusaha menemukan momen kami dan kami semua lebih santai memainkan bola satu sama lain."
"Saya tidak tahu apakah kecepatan diperlukan setiap saat di sini karena bagi saya ini semua tentang teknik. Namun Premier League adalah yang terkuat di dunia."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Depay Beberkan Alasan Gagal Bersinar di MU
Liga Eropa Lain 3 Agustus 2019, 23:45
-
Paulo Dybala Marah Besar kepada Juventus, Ada Apa?
Liga Italia 3 Agustus 2019, 22:40
-
Inter Milan Kembali Tawar Romelu Lukaku
Liga Italia 3 Agustus 2019, 22:00
-
Arti Penting Tur Pra Musim Manchester United untuk Angel Gomes
Liga Inggris 3 Agustus 2019, 21:40
-
Nemanja Matic: MU Siap Hadapi Musim 2019/2020
Liga Inggris 3 Agustus 2019, 21:20
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR