Bola.net - - Kapten Bayern Munchen, Philipp Lahm, belum lama ini mengungkap beda gaya melatih Josep Guardiola dan Carlo Ancelotti di Allianz Arena.
Kontrak Bayern di Die Roten habis di musim panas lalu, usai ia membawa timnya mendominasi liga domestik di beberapa tahun terakhir. Posisi manajer Spanyol kemudian digantikan oleh Carlo Ancelotti, yang sebelumnya sempat vakum usai dipecat Real Madrid.
Ancelotti sendiri belakangan mendapat banyak kritik, karena di bawah asuhannya Bayern tidak menunjukkan dominasi yang sama seperti di era Pep. Namun demikian, hingga kini tim Bavaria itu masih duduk di papan atas klasemen Bundesliga.
Lahm lantas mengungkap apa yang ia rasakan selama ditangani oleh dua manajer papan atas dunia tersebut.
Josep Guardiola
"Pep dan Carlo berbeda. Mereka berdua sama-sama meraih sukses, dengan caranya masing-masing," tutur Lahm menurut L'Equipe.
"Pep selalu amat, sangat ofensif, selalu ingin untuk menguasai lawan di daerah mereka sendiri."
"Bersama Carlo, lawan juga boleh menguasai bola, yang akan membuat kami bisa menciptakan ruang dengan lebih mudah. Ada perbedaan yang jelas dan tim juga harus mempelajari itu."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Moyes: Stones Bisa Jadi Bek Terbaik Inggris
Liga Inggris 4 Maret 2017, 23:50
-
Moyes Pede Sunderland Bisa Kalahkan City
Liga Inggris 4 Maret 2017, 23:40
-
Lahm Ungkap Beda Ancelotti dan Guardiola
Liga Eropa Lain 4 Maret 2017, 22:20
-
Kontra Sunderland, Guardiola Bisa Mainkan Kolarov dan Kompany
Liga Inggris 4 Maret 2017, 21:30
-
Performanya Meroket, Sane : Ini Semua Berkat Sterling
Liga Inggris 4 Maret 2017, 21:10
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR