Bola.net - - Semakin renggangnya hubungan antara Borussia Dortmund dengan sang bomber andalan, Pierre-Emerick Aubameyang membuat legenda Die Borussen, Lars Ricken merasa prihatin.
Aubameyang yang sudah menjadi pemain kunci Dortmund sejak 2013 lalu akhir-akhir ini kerap dijatuhi hukuman karena perilaku indisipliner.
Kelakuan Aubameyang ini diyakini berhubungan dengan hasratnya meninggalkan Signal Iduna Park untuk bergabung dengan klub lain. Arsenal menjadi klub terbaru yang gencar dikabarkan ingin memboyong pemain internasional Gabon tersebut.
Saya pikir hal ini sungguh memalukan. Saya tak tahu apakah ada pemain (selain Aubameyang) dalam empat tahun terakhir yang mencetak lebih banyak gol dan memenangi laga di Dortmund," ujar Ricken seperti dikutip RevierSport.
"Situasi ini sungguh membuat saya merasa kasihan," tandasnya.
Usai dua pekan belakangan absen, Aubameyang sendiri bisa kembali memperkuat Dortmund usainya namanya masuk dalam skuat untuk laga melawan Freiburg, Sabtu (27/1) malam nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Shearer Bingung Kenapa Arsenal Pilih Aubameyang
Liga Inggris 27 Januari 2018, 23:00
-
Neuer Optimis Bisa Bermain Lagi Musim Ini
Liga Eropa Lain 27 Januari 2018, 19:30
-
Legenda Dortmund Prihatin dengan Situasi Aubameyang
Liga Eropa Lain 27 Januari 2018, 06:14
-
MU Sedang Amati Dua Bintang Berbakat Borussia Dortmund
Liga Inggris 26 Januari 2018, 14:40
-
Dortmund Sudah Menyerah untuk Datangkan Giroud
Liga Inggris 26 Januari 2018, 11:30
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Bournemouth vs Man City
Liga Inggris 19 Mei 2026, 21:47
-
Jadwal Televisi 19 Mei 2026, 20:56

-
Timnas Indonesia Krisis Striker Lokal
Tim Nasional 19 Mei 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13





















KOMENTAR