Bola.net - - Mantan gelandang Juventus dan AC Milan, Andrea Pirlo menjelaskan alasan utamanya dalam memutuskan untuk menggantung sepatu tahun lalu dari New York City FC. Menurutnya hal itu lantaran dia tidak tahan dengan kritikan yang menilainya sudah terlalu tua untuk bertanding.
Pirlo sendiri memutuskan pensiun di usia 37 tahun. Gelandang jenius ini memang sebenarnya masih mampu melanjutkan kariernya, tapi menurutnya keputusan tersebut diambil demi kebaikan semua pihak.
"Saya tidak ingin sampai di titik ketika orang melihat satu sama lain di tribun saat saya mengumpan terlalu jauh atau melewatkan peluang dan berpikir: 'Pirlo sudah tua, dia sudah selesai, dia tidak bisa melakukannya lagi', saya tidak bisa mengatasi itu." ungkap Pirlo dinukil dari tribalfootball.
Dikatakannya, bahkan sejak masih kanak-kanak dirinya sama sekali tidak memiliki pilihan selain menjadi pesepak bola. Hal itulah yang membuat Pirlo mendedikasikan seluruh kemampuannya di dunia si kulit bundar.
"Jika saya tidak menjadi pesepak bola? Saya tidak memiliki rencana lain. Saya mulai bermain dengan saudara saya, dengan bola spons. Saya selalu berpikir bahwa bermain sepak bola adalah takdir saya."
Pula, Pirlo tidak menolak bahwa suatu saat ini kemungkinan dia akan kembali ke dunia sepak bola. Salah satunya sebagai pelatih. Tapi menurutnya masa tersebut masih jauh di depan.
"Soal masa depan saya, saya memiliki banyak waktu untuk memikirkannya, kita lihat saja, tidak perlu terburu-buru. Untuk saat ini, saya menikmati waktu bersama anak-anak saya, seperti berlibur."
"Melatih? Saya harus mendapatkan lisensi terlebih dahulu, tapi itu bisa menjadi ide yang bagus," tutup sang maestro.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Tim Ideal Menurut Andrea Pirlo
Liga Italia 18 Mei 2018, 13:00
-
Bagi Pirlo, Conte Pelatih Terbaik
Liga Italia 18 Mei 2018, 12:47
-
Pirlo Pensiun Karena Takut Dibilang Tua
Liga Eropa Lain 18 Mei 2018, 12:32
-
Pirlo Jadikan Milan Tim Terbaik di Dunia, Mengalahkan Madrid
Liga Italia 9 Mei 2018, 23:39
-
Pirlo Harap Gattuso Bawa Milan Menangi Coppa Italia
Liga Italia 9 Mei 2018, 23:05
LATEST UPDATE
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
-
Chelsea Gagal Menang Lawan Burnley karena Blunder Pemain Sendiri
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:41
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 09:32
-
James Milner Ukir Sejarah, Pecahkan Rekor Penampilan di Premier League
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:28
-
Hasil Superpole Race WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Menang Lagi, Ungguli Duet Bimota
Otomotif 22 Februari 2026, 09:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR