Bola.net - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terus mendorong langkah Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games XVIII pada 2019.
Semula, Olympic Council of Asia/Komite Olimpiade Asia (OCA) sudah memastikan Vietnam yang berhak menjadi tuan rumahnya melalui sidang umum ke-31, Dewan Olimpiade Asia (OCA) di Makau, China, Kamis 8 November 2012 waktu setempat.
Namun akhirnya, Vietnam yang mengusung Ibu kota Hanoi sebagai venue pesta olahraga terakbar se-Asia tersebut, mengundurkan diri akibat permasalahan finansial.
"Pada intinya, kami selalu siap menjembatani upaya pemerintah kepada pihak-pihak terkait. Karena itu, saya mulai mengumpulkan tanda tangan dari gubernur-gubernur supaya bisa mendapatkan dukungan. Sebab, ajang ini tidak bisa digelar hanya di satu kota saja," terang Ketua KOI, Rita Subowo.
Karena itu, dilanjutkan Rita, terus berkomunikasi dengan Alex Noerdin selaku Gubernur Sumatera Selatan dan Basuki Tjahaja Purnama, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta.
Kemudian, berjanji bakal kembali berjuang keras dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) OCA di Kuwait, 25 Juli mendatang.
"Apalagi, cabang olahraga sepak sepak bola yang banyak pesertanya. Kami memperkirakan, nantinya bisa digelar di empat lokasi kualifikasi. Yakni, Jakarta, Palembang, Surabaya dan Bali," sambungnya.
"Kita tidak mungkin membangun stadion baru dalam sisa waktu tiga tahun. Apalagi, itu tidak perlu dan belum tentu nantinya bermanfaat ke depannya. Karena itu, kita harus memanfaatkan venue-venue yang ada dan pinjam apartemen untuk menginap para atlet," imbuh mantan ketua KONI tersebut.
Lebih jauh dikatakan Rita Subowo, Indonesia dipercaya OCA sebagai penyelenggara Asian Youth Games 2021. (esa/dzi)
Semula, Olympic Council of Asia/Komite Olimpiade Asia (OCA) sudah memastikan Vietnam yang berhak menjadi tuan rumahnya melalui sidang umum ke-31, Dewan Olimpiade Asia (OCA) di Makau, China, Kamis 8 November 2012 waktu setempat.
Namun akhirnya, Vietnam yang mengusung Ibu kota Hanoi sebagai venue pesta olahraga terakbar se-Asia tersebut, mengundurkan diri akibat permasalahan finansial.
"Pada intinya, kami selalu siap menjembatani upaya pemerintah kepada pihak-pihak terkait. Karena itu, saya mulai mengumpulkan tanda tangan dari gubernur-gubernur supaya bisa mendapatkan dukungan. Sebab, ajang ini tidak bisa digelar hanya di satu kota saja," terang Ketua KOI, Rita Subowo.
Karena itu, dilanjutkan Rita, terus berkomunikasi dengan Alex Noerdin selaku Gubernur Sumatera Selatan dan Basuki Tjahaja Purnama, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta.
Kemudian, berjanji bakal kembali berjuang keras dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) OCA di Kuwait, 25 Juli mendatang.
"Apalagi, cabang olahraga sepak sepak bola yang banyak pesertanya. Kami memperkirakan, nantinya bisa digelar di empat lokasi kualifikasi. Yakni, Jakarta, Palembang, Surabaya dan Bali," sambungnya.
"Kita tidak mungkin membangun stadion baru dalam sisa waktu tiga tahun. Apalagi, itu tidak perlu dan belum tentu nantinya bermanfaat ke depannya. Karena itu, kita harus memanfaatkan venue-venue yang ada dan pinjam apartemen untuk menginap para atlet," imbuh mantan ketua KONI tersebut.
Lebih jauh dikatakan Rita Subowo, Indonesia dipercaya OCA sebagai penyelenggara Asian Youth Games 2021. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Asean Games 2019, Cabor SepakBola Bakal Digelar di Empat Lokasi
Olahraga Lain-Lain 11 Juli 2014, 23:46
-
Bentuk Tim Presentasi Untuk Tuan Rumah Asian Games 2019
Olahraga Lain-Lain 27 Oktober 2012, 09:30
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25





















KOMENTAR