Bola.net - Rencana Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games XVIII pada 2019, tidak akan mudah diwujudkan. Sebab, India terus membayangi secara ketat.
Bahkan, Komite Olimpiade Asia (OCA) telah memperpanjang waktu supaya India dapat melakukan penawaran akhir.
Vietnam yang sudah dipastikan menjadi tuan rumah, akhirnya kandas. Itu karena mengundurkan diri akibat permasalahan finansial.
Karena itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, menganggap Indonesia berpeluang besar menjadi tuan rumah. Apalagi, pada bidding tahun 2012, juga bersaing ketat dengan Vietnam.
Bahkan, OCA sudah melakukan peninjauan venue ke beberapa kota, seperti Palembang dan Jakarta.
"Kita memiliki pesaing yang tadinya tidak kelihatan. Sekarang, India muncul sebagai negara yang juga berminat," ungkap Roy Suryo.
"Peluang besar, kita miliki yakni semenjak dikalahkan Vietnam. Kabar terakhir, akan ada rencana untuk mencari waktu untuk bertemu OCA," sambungnya.
Indonesia pernah menyelenggarakan pesta olahraga antar negara di benua Asia tersebut, pada tahun 1962. Nantinya, sebanyak 12 negara diprediksi mengikuti multievent tersebut.
"Meski terdapat sebagian pihak yang tidak setuju, sebab kita harus membangun sarana dan prasarana, namun saya tetap optimistis Indonesia akan menjadi tuan rumah," pungkasnya. (faw/dzi)
Bahkan, Komite Olimpiade Asia (OCA) telah memperpanjang waktu supaya India dapat melakukan penawaran akhir.
Vietnam yang sudah dipastikan menjadi tuan rumah, akhirnya kandas. Itu karena mengundurkan diri akibat permasalahan finansial.
Karena itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, menganggap Indonesia berpeluang besar menjadi tuan rumah. Apalagi, pada bidding tahun 2012, juga bersaing ketat dengan Vietnam.
Bahkan, OCA sudah melakukan peninjauan venue ke beberapa kota, seperti Palembang dan Jakarta.
"Kita memiliki pesaing yang tadinya tidak kelihatan. Sekarang, India muncul sebagai negara yang juga berminat," ungkap Roy Suryo.
"Peluang besar, kita miliki yakni semenjak dikalahkan Vietnam. Kabar terakhir, akan ada rencana untuk mencari waktu untuk bertemu OCA," sambungnya.
Indonesia pernah menyelenggarakan pesta olahraga antar negara di benua Asia tersebut, pada tahun 1962. Nantinya, sebanyak 12 negara diprediksi mengikuti multievent tersebut.
"Meski terdapat sebagian pihak yang tidak setuju, sebab kita harus membangun sarana dan prasarana, namun saya tetap optimistis Indonesia akan menjadi tuan rumah," pungkasnya. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sumpah Pemuda, Kemenpora Adakan Lomba Desain
Lain Lain 8 Juli 2014, 15:25
-
Antusiasme Nobar di Makassar Buat Kemenpora Terkejut
Bolatainment 5 Juli 2014, 22:24
-
Roy Suryo: 2022, Indonesia Bisa Masuk Piala Dunia
Tim Nasional 5 Juli 2014, 21:56
-
Kemenpora Sidak, Lokasi Stadion BMW Masih Bermasalah
Bola Indonesia 27 Juni 2014, 19:30
LATEST UPDATE
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
-
Kylian Mbappe: Emangnya Cuma Kalian yang Bisa Main Kotor, Paraguay!
Piala Dunia 5 Juli 2026, 07:45
-
Lionel Messi dan Bayang-bayang Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:26
-
Man of the Match Paraguay vs Prancis: Orlando Gill
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:11
-
Man of the Match Kanada vs Maroko: Azzedine Ounahi
Piala Dunia 5 Juli 2026, 02:20
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis
Piala Dunia 5 Juli 2026, 01:12
-
Bursa Transfer Serie A: Como dan Inter Milan Berebut Trevoh Chalobah
Liga Italia 5 Juli 2026, 00:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR