
Bola.net - Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengambil langkah taktis nan krusial. Ia resmi menggandeng BPKP demi pengawasan anggaran yang ketat.
Kerja sama strategis ini ditandatangani langsung pada Selasa (18/11/2025) kemarin. Tujuannya jelas agar keuangan negara tidak salah sasaran.
Erick ingin memastikan transformasi birokrasi berjalan mulus tanpa hambatan berarti. Ia tak ingin ada celah kebocoran dalam dana pembinaan atlet.
Langkah ini diambil demi mendongkrak prestasi olahraga Indonesia di kancah dunia. Transformasi manajemen menjadi kunci utama keberhasilan tersebut.
Pangkas Ratusan Aturan Usang

Langkah berani diambil demi memangkas birokrasi yang berbelit-belit selama ini. Ratusan aturan lama dinilai sudah usang dan perlu dibuang.
Erick menyebut pihaknya telah menyederhanakan total 191 peraturan menteri yang ada. Kini hanya tersisa sekitar 5 hingga 20 aturan saja.
Salah satu yang direvisi adalah Permenpora Nomor 14 Tahun 2024. Regulasi ini sebelumnya sempat memicu perdebatan di kalangan pelaku olahraga.
Presiden RI pun menaruh harapan besar pada pembangunan karakter bangsa. Olahraga harus menjadi wajah kedigdayaan Indonesia di mata dunia.
"Saya dan Kepala BPKP bersepakat di mana saya meminta untuk BPKP mengawal menyeluruh program transformasi Kemenpora," ujar Erick Thohir.
"Selain juga memastikan bahwa yang namanya olahraga harus menjadi duta bangsa yang mencerminkan kedigdayaan," sambungnya.
Perlakuan Khusus 17 Cabor
Fokus utama transformasi ini adalah mendongkrak prestasi 17 cabang olahraga unggulan. Nama besar seperti bulutangkis dan angkat besi masuk daftar prioritas.
Selain itu, ada panahan, pencak silat, hingga panjat tebing yang diutamakan. Setiap cabor membutuhkan penanganan dan treatment yang sangat berbeda.
Erick memberi contoh perbedaan mencolok antara pembinaan bulutangkis dan renang. Keduanya tidak bisa dipukul rata dalam hal struktur pembiayaan.
Mekanisme pengiriman atlet dan pola latihan pun memiliki standar masing-masing. Hal ini memerlukan strategi anggaran yang detail dan akuntabel.
"Misalnya bulutangkis, atletnya ini banyak ke sistem sirkuit, pertandingan," terang pria yang juga Ketua PSSI itu.
"Tetapi kalau renang, atlet dikirim ke luar negeri pelatnas jangka panjang. Belum tentu antara bulu tangkis dan renang mendapatkan hasil yang sama dengan struktur pembiayaan yang berbeda," jelas Erick.
"Tentu kita akan selaraskan program yang ada di kementerian sebagai ujung tombak mencerminkan karakter anak muda ke depan," ucap Erick Thohir.
Fondasi Karakter Generasi Muda
Selain olahraga, sektor kepemudaan juga mendapatkan perhatian yang sangat serius. Pembangunan karakter pemuda menjadi fondasi penting bagi kemajuan bangsa.
Presiden memberi arahan khusus terkait peran vital Pramuka dan Karang Taruna. Kemenpora siap menyelaraskan program demi mencetak generasi emas masa depan.
Sementara itu, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menyambut positif sinergi ini. Pihaknya siap memberikan dukungan penuh alias all out.
Dukungan BPKP menjadi angin segar bagi tata kelola keuangan olahraga nasional. Transparansi kini menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.
"Intinya apa yang dibutuhkan kita siap dukung. Ini awal dari membangun komitmen, kami akan bantu semaksimal mungkin," tegas Muhammad Yusuf Ateh menutup pembicaraan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gebrakan Erick Thohir: Gandeng BPKP, Kemenpora Prioritaskan 17 Cabor Emas
Olahraga Lain-Lain 20 November 2025, 15:02
-
Sukses Besar MotoGP Mandalika 2025, Menpora Erick Thohir Ungkap Kunci Rahasia di Balik Layar
Otomotif 20 November 2025, 13:27
LATEST UPDATE
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR