
Bola.net - - Koleksi medali Indonesia di ajang Asian Para Games 2018 kembali bertambah, berkat Rizal Bagus Saktiyono yang merebut perak di cabang olahraga para atletik di nomor lari 200 meter putra T45/46/57 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Selasa (9/10)
Dalam perlombaan ini, Rizal mencatatkan waktu 22,36 detik, kalah cepat dari pelari China, Wang Hao, yang mengukir 21,71 detik. Sementara itu, peraih perunggu adalah Ahmad Ojaghlou dari Iran. Bagi Rizal, perak pun melebihi ekspektasinya. Sebelumnya, ia tak memasang target karena sadar lawan-lawannya jauh lebih hebat.
"Sebelumnya saya tidak mengharapkan target apa pun. Saya hanya berharap bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Apalagi, saya melihat musuh-musuh saya yang juara Asia. Tapi saya ada semangat tersendiri, saya bermain di kandang. Jadi, saya harus memberikan yang terbaik," ujar Rizal.
Raihan perak ini memang terasa spesial bagi pria berusia 23 tahun tersebut, mengingat ia baru saja jadi atlet selama tiga tahun belakangan. Sebelum jadi atlet, profesi Rizal pun hanya membantu ibunya, Puji Astuti, yang berjualan minyak kayu putih. Hal itu sudah dilakukannya sejak sang ayah, Suryanto, meninggal dunia sejak ia kelas 2 SD.
"Yang pertama tentu keluarga saya. Saya ingin memberikan kebahagiaan, kenyamanan untuk keluarga saya. Saya sudah terlahir dari susah dan saya akan berjuang untuk jadi orang yang berguna walau dengan keterbatasan saya. Sejak ditinggal bapak saya, saya merasakan gimana jadi orang yang tidak mampu," ungkapnya.
Karenanya, bonus yang didapat dari kesuksesan meraih perak akan digunakan Rizal untuk membantu keluarganya yang tinggal di Tasikmalaya. Ditambah, ia bakal memanfaatkan salah satu hadiah yang didapat dari kesuksesannya ini, yakni jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
"Saya sudah berjanji, jika saya diberi rezeki, saya akan gunakan untuk orang-orang yang membutuhkan. Terutama satu itu, orang tua, keluarga. Jadi, saya tidak ingin menggunakannya untuk hal-hal tak berguna. Saya sudah pernah merasakan bagaimana jadi orang susah," tutur Rizal.
Grab selaku official mobile platform partner juga mendukung Asian Para Games 2018
*Update terkini Asian Para Games 2018 mulai dari jadwal pertandingan, perolehan medali hingga informasi terbaru ada di sini.
Sumber: Bola.com
Baca Juga:
- Kontroversi Atlet Judo Tolak Lepas Hijab, Pelajaran Penting Bagi Indonesia
- Balap Sepeda Tambah Perunggu Indonesia di Asian Para Games 2018
- Jadwal Siaran Televisi Asian Para Games 2018 Hari Ini, 9 Oktober
- Medali Perak Asian Para Games 2018, Bukti Janji M Fadli pada Dokter
- Jadwal Live Streaming Asian Para Games 2018, Selasa 9 Oktober
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bolo Triyanto Ingin Masuk Final Cabor Menembak Asian Para Games 2018
Olahraga Lain-Lain 9 Oktober 2018, 23:20
-
Hore, Indonesia Tambah Dua Medali Lagi di Asian Para Games 2018!
Olahraga Lain-Lain 9 Oktober 2018, 21:03
-
Sapto Yogo Sumbang Emas Kedelapan untuk Indonesia di Asian Para Games 2018
Olahraga Lain-Lain 9 Oktober 2018, 19:20
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR